PILKADES Serentak di Kotim Diundur karena Bersamaan Haul Guru Sekumpul

- Penulis

Selasa, 25 Februari 2020 - 20:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kotawaringin Timur Hawianan (tengah).(ANTARA/Norjani)

 

SuarIndonesia – Pemungutan suara pemilihan kepala desa atau pilkades serentak di Kabupaten Kotawaringin Timur KalimantanTengah diputuskan diundur, salah satu alasannya karena berbarengan dengan haul KH Zaini Abdul Ghani atau Guru Sekumpul di Kota Martapura Kalimantan Selatan.

“Ini aspirasi masyarakat dan secara aturan memang boleh kita undur. Alasannya masuk akal juga, apalagi kita menginginkan partisipasi pemilih tinggi,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kotawaringin Timur Hawianan usai memimpin rapat persiapan pilkades serentak di Sampit, belum lama ini, kutip ANTARA.

Pemungutan suara pilkades serentak 43 desa rencananya dilaksanakan pada 29 Februari 2020, namun akhirnya diputuskan diundur menjadi 14 Maret 2020. Pengunduran ini berdasarkan sejumlah pertimbangan, di antaranya karena waktunya berbarengan dengan haul Guru Sekumpul.

Haul ke-15 Guru Sekumpul akan dilaksanakan pada 29 Februari dan puncaknya pada 1 Maret 2020 di Martapura. Acara tahunan mengenang ulama besar itu biasanya diikuti ratusan ribu jamaah dari berbagai daerah, termasuk dari Kotawaringin Timur.

Saat rapat pembahasan pilkades serentak, sejumlah camat mengusulkan agar pemungutan suara pilkades serentak diundur karena berbarengan dengan haul Guru Sekumpul. Usulan di antaranya berasal dari Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Mentaya Hilir Utara, Teluk Sampit, Mentawa Baru Ketapang, Cempaga dan Cempaga Hulu.

Usulan itu menindaklanjuti aspirasi masyarakat di sejumlah desa. Alasannya karena banyak rombongan warga yang rencana berangkat ke Martapura menghadiri haul tersebut sehingga dikhawatirkan akan banyak pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya dan membuat partisipasi pemilih rendah.

Baca Juga :   KALTENG Komitmen Wujudkan Kesejahteraan Pekebun Sawit Rakyat

Hal itulah yang kemudian menjadi pembahasan dalam rapat. Mempertimbangkan cukup banyak usulan serupa, rapat akhirnya memutuskan untuk mengundur waktu pemungutan suara pilkades serentak menjadi 14 Maret 2020.

Pengunduran ini juga diharapkan membuat persiapan bisa lebih optimal. Harapannya agar Pilkades serentak berjalan sukses dengan partisipasi pemilih yang tinggi.

“Setelah diputuskan diundur ini, kini tinggal bagaimana panitia pilkades bekerja keras untuk menyukseskan pilkades. Jangan sampai setelah diundur, ternyata partisipasi pemilih masih rendah. Kami minta kita semua bekerja keras menyukseskan pilkades serentak ini,” harap Hawianan.

Saat ini masih ada dua desa yang melaksanakan tahapan penjaringan calon kepala desa yakni Desa Sei Ijum dan Pundu. Pilkades di SeiIjum masih tahap seleksi tertulis, sedangkanpilkades Desa Pundu perpanjangan waktu karena tujuh calon yang mendaftar masih ada kekurangan persyaratan.

Berdasarkan data, 44.824 pemilih yang akan menggunakan hak pilihnya melalui 210 tempat pemungutan suara. Hawianan memerintahkan seluruh panitia pilkades kembali meneliti daftar pemilih agar benar-benar valid.(RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PRESIDEN PRABOWO: Halangi Satgas PKH Berarti Hambat Presiden
SEMBILAN Anggota Ombudsman Dilantik
WFH ASN Setiap Jumat: Kinerja Diawasi Ketat!
KASUS SAMIN TAN: Kejagung Sita Bangunan, Batu Bara hingga Alat Berat dari Perusahaan Terafiliasi
TIM SAR Temukan Dua Korban Jatuh dari Kapal di Sungai Barito
TIM SAR Cari Satu Anggota Polri dan ABK Hilang di Sungai Barito
BURONAN RESIDIVIS Pembunuh di Surgi Mufti Banjarmasin Diringkus di Kalteng
DISERAHKAN SK PENETAPAN dari DPP untuk Kepengurusan DPD PAN se-Kalsel

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 23:21

PRESIDEN PRABOWO: Halangi Satgas PKH Berarti Hambat Presiden

Jumat, 10 April 2026 - 23:09

SEMBILAN Anggota Ombudsman Dilantik

Jumat, 10 April 2026 - 22:49

WFH ASN Setiap Jumat: Kinerja Diawasi Ketat!

Jumat, 10 April 2026 - 22:40

KOLABORASI OIKN-IPB Hasilkan Panen Padi Gogo 20 Hektare di Nusantara

Jumat, 10 April 2026 - 18:51

PATROLI KHUSUS di Kawasan Mulawarman Pencegahan Aksi Balap Liar

Kamis, 9 April 2026 - 23:26

DIKUKUHKAN GELAR DOKTER pada Kapolda Kalsel dan Istri bersama Ribuan Wisuda ULM

Kamis, 9 April 2026 - 22:23

MENTERI LH Titip Pesan Lingkungan di Banjarbaru

Kamis, 9 April 2026 - 22:01

KASUS KORUPSI PETRAL: Kejagung Tetapkan 7 Tersangka, Termasuk Riza Chalid

Berita Terbaru

Petugas karantina saat mengamankan kura-kura dilindungi yang disamarkan dalam bentuk paket di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. (Karantina Kalsel)

Kalsel

PENYELUNDUPAN 179 Ekor Kura-kura Digagalkan

Sabtu, 11 Apr 2026 - 00:44

Pembacaan sumpah/janji jabatan anggota Ombudsman RI 2026-2031 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (10/4/2026). (Antara/Maria C Galuh)

Nasional

SEMBILAN Anggota Ombudsman Dilantik

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:09

Rini Widyantini, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). (KemenPANRB)

Nasional

WFH ASN Setiap Jumat: Kinerja Diawasi Ketat!

Jumat, 10 Apr 2026 - 22:49

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca