PERDA KALSEL Nomor 3 Tahun 2008 Layaknya “Macan Kertas” Tentang Larangan Angkutan Batu Bara Lintas Jalan Nasional

- Penulis

Rabu, 16 April 2025 - 14:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Peraturan Daerah Kalimantan Selatan (Perda Kalsel) Perda Nomor 3 Tahun, 2008, kemudian Perda Nomor 3 Tahun 2012,  tentang larangan angkutan batu bara melintas Jalan Nasional atau umum layaknya “macan kertas” (peraturan daerah yang tidak dapat dilaksanakan secara maksimal, bahkan tidak jalan).

Bahkan dalam penerapan di lapangan tak kontinu atau tak berkelanjutan.

Apalagi soal penidakaan dengan sanksi terhadap perusahaan-perusahaan, yang dinilai melanggar aturan tersebut. 

Setelah sekian lama “dikoarkan” soal ini, dan kini muncul lagi hingga aksi masa pada sejumlah kabupaten di Kalimatan Selatan.

Seperti Kabupaten Tabalong. Balangan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Hulu Sungai Selatan.

Bahkan dari  keterangan Rabu (16/4/2025) akan ada aksi massa ke DPRD Kalsel menyangkut soal ini, bebebrapa hari ke depan.

Sebelumnya sejumlah warga di semua kabupaten itu telah melakukan aksi di jalan raya menolak angutan batu bara melintas Jalan Nasional.

Bahkan beberapa waktu lalu dari Presiden Mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Darul Ulum Kandangan, HSS Ahmad Ridha mendesak penegakan Perda Kalsel yang melarang angkutan batu bara melewati jalan nasional atau umum

Warga teelah berulang kali mengungkapkan keresahan mereka, terkait keselamatan lalu lintas, kerusakan jalan, dan potensi pelanggaran terhadap aturan yang ada,” ucapnya.

Ia berharap koordinasi yang lebih baik lagi antara daerah pengirim, perlintasan, dan penerima, agar pengaturan operasional angkutan batu bara dapat dilakukan dengan jelas dan tidak mengganggu masyarakat.

Baca Juga :   KASUS PEMERKOSAAN Dipertanyakan Keluarga Korban Perkembangan Perkaranya, Begini Penegasan Polisi

Dulunya, H M Iqbal Yudiannoor, saat jadi anggota DPRD Kalsel, H M Iqbal Yudiannoor juga soroti.

“Perda nomor 3 tahun 2012 menyebutkan, setiap angkutan hasil tambang dan hasil perusahaan perkebunan dilarang melewati jalan umum. Bagi yang melanggar, diancam dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah,” ucapnya.

Baru-baru ini, aparat kepolisian di Tabalong turun  ke lapangan melakukan penertiban terhadap truk-truk yang melanggar aturan jalur operasional.

Trtuk di Jalan Nasional dihentikan dan diminta untuk putar balik ke jalur semestinya.

Penertiban ini dilakukan guna mengurangi kepadatan lalu lintas, mencegah kerusakan infrastruktur, serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Langkah cepat Polres Tabalong ini langsung mendapat apresiasi dari warga.

Penertiban ini diharapkan menjadi awal dari penegakan aturan lalu lintas yang lebih konsisten dan berkelanjutan, demi menciptakan ketertiban dan keselamatan bersama di jalan raya. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda
26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026
243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal
HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”
RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

TIGA Fokus Utama Penanganan Karhutla Kalteng

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:54

PANGKALAN BUN Diguyur Hujan, BMKG: Tetap Waspada!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:10

IRA Diselamatkan dari Area Karhutla Kotim

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Foto ilustrasi hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya pada tahun lalu. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:59

Barito Kuala

SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca