PERCEPATAN Pembangunan Bendungan Riam Kiwa

- Penulis

Selasa, 1 Juni 2021 - 19:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Mempercepat dimulainya proses pembebasan lahan untuk kepentingan pembangunan bendungan pengendali banjir.

Maka pada Senin (31/5/2021) digelar rapat koordinasi dalam rangka proses pembebasan lahan untuk kepentingan pembangunan bendungan pengendali banjir, di Setdaprov Kalsel.

Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar, mengatakan dalam rakor telah disepakati bahwa wewenang menetapkan lokasi bendungan telah dilimpahkan ke Pemkab Banjar.

“Dalam Rakor kita juga merumuskan percepatan pembangunan Bendungan Riam Kiwa, termasuk mencari solusi bersama terkait kendala yang dihadapi agar pembangunan bendungan dapat segera direalisasikan,” katanya.

Di tempat yang sama, Sekda Kabupaten Banjar, M Hilman, menyampaikan Bupati Banjar nanti akan melakukan penetapan lokasi bendungan. Namun sebelumnya, dilakukan inventarisir serta konsultasi publik dengan masyarakat yang terdampak pembangunan Bendungan Riam Kiwa.

“Konsultasi publik bertujuan untuk mengomunikasikan pembangunan bendungan kepada masyarakat terdampak, apakah mereka bersedia lahan yang mereka miliki diperlukan untuk kepentingan umum,” ucapnya.

Baca Juga :   KEJATI KALSEL, Tahan Direktur PT ADCL Perkara Penyertaan Modal Rp 19 Miliar

Sementara itu, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) 3 Kalimantan, Fikri Abdurrachman, menuturkan bendungan Riam Kiwa nantinya memiliki panjang 490 meter dan tinggi 50 meter.

“Kapasitas daya tampung airnya mencapai 90 juta liter dengan luas bendungan 771 hektare,” ujarnya,

Dijelaskan, anggaran pembangunan bendungan mencapai Rp1,7 triliun yang bersumber pinjaman lunak dari pemerintah Cina.

Anggaran ini jauh lebih besar dibandingkan bendungan Tapin yang hanya menghabiskan hampir Rp1 triliun.

“Untuk anggaran pembebasan lahan belum ditetapkan,” katanya.

Ditambahkan, untuk proses pembangunan bendungan diprediksi selama empat hingga lima tahun.

“Prosesnya paralel saja. Pengadaan tanah dengan proses permohonan pinjaman uang ke pemerintah Cina, juga proses lelang.

Harapan kami di akhir tahun kita sudah bisa bergerak di lapangan,” ujarnya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TUAN GURU APRESIASI Pengungkapan Pembunuhan Terhadap Ustazah, Meski Tinggalkan Kesedihan Mendalam
AKSI UDARA Spektakuler Aerosport Modeling Indonesia dI HSU
TERUNGKAP MOTIF Pembunuhan Seorang Ustazah di Banjarbaru
JASAD ABK Camara Nusantara 6 Ditemukan Mengapung
SAR GABUNGAN Temukan Nelayan Terseret Arus di Muara Badak
DIAN RAHMAT TRIANTO Raih Women’s Inspiration Awards 2026
EMBARKASI Banjarmasin Siap Berangkatkan JCH Kloter 06 dari Kalteng
KOBARAN API di Gudang Milik PT SSTC Banjarmasin

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:12

TUAN GURU APRESIASI Pengungkapan Pembunuhan Terhadap Ustazah, Meski Tinggalkan Kesedihan Mendalam

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:21

TERUNGKAP MOTIF Pembunuhan Seorang Ustazah di Banjarbaru

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:38

EMBARKASI Banjarmasin Siap Berangkatkan JCH Kloter 06 dari Kalteng

Kamis, 30 April 2026 - 22:25

TIGA WNI Ditangkap di Makkah Kasus Penipuan Layanan Haji, Ditindaklanjuti Polri

Kamis, 30 April 2026 - 00:43

EMPAT Anggota TNI Didakwa Siram Andrie Yunus untuk Beri “Efek Jera”

Rabu, 29 April 2026 - 17:27

PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”

Selasa, 28 April 2026 - 23:57

KPU PALANGKA RAYA Digeledah Terkait Dana Hibah Pilkada 2023-2024

Selasa, 28 April 2026 - 23:24

PDU Palangka Raya Ubah Limbah Plastik jadi Paving Block

Berita Terbaru

Kalsel

JASAD ABK Camara Nusantara 6 Ditemukan Mengapung

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:17

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca