SuarIndonesia- Pipa milik Badan Pengelolaan Air Minum (BPAM) Banjarbakula mengalami kebocoran. Saat ini dilakukan perbaikan. Distribusi air ke PDAM dipastikan tak terganggu.
Kepala BPAM Banjarbakula, Muhammad Berty Nakir, mengatakan perbaikan pipa yang bocor masuk tahap penggalian, penyambungan dan pemasangan aksesoris pipa jenis GRP serta harus mendatangkan tenaga ahli (teknisi) dari luar Kalsel.
“Perbaikan sudah kita lakukan dan harus mendatangkan teknisi dari Surabaya. Dipastikan paling lambat tanggal 12 Januari selesai dan pendistribusian air akan kembali normal” kata Berty, Rabu (10/1/2024).
Berty mengakui, kebocoran pipa Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Banjarbakula tidak mempengaruhi pasokan pendistribusian air baku ke masyarakat. Hanya menghambat sekitar 30 sampai 50 persen.
Agar tetap memberikan pelayanan kepada pelanggan, BPAM Banjarbakula bersama PTAM Intan Banjar berinisiatif membuka kembali pintu intake air baku milik PTAM Intan Banjar yang mengakses dari jaringan irigasi Riam Kanan.
“BPAM Banjarbakula telah bersurat kepada Balai Wilayah Sungai Kalimantan III sebagai regulator pemanfaatan air permukaan termasuk air irigasi yang melingkupi jaringan bendungan Riam Kanan,” ujarnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















