PENYEKATAN PPKM Level 4 di Banjarmasin, Warga Pertanyakan Kenapa Mendadak?

- Penulis

Kamis, 19 Agustus 2021 - 22:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Keputusan Satgas Covid-19 Kota Banjarmasin yang menetapkan dilakukannya penyekatan di beberapa titik termasuk batas kota menjadi pertanyaan warga.

Padahal, status PPKM Level 4 sudah hampir sebulan disandang oleh Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan ini. Alhasil tak sedikit warga yang menyesalkan keputusan dadakan tersebut.

Salah satunya Zahratun Nisa, warga Kabupaten Banjar yang bekerja di salah satu gerai minimarket di Kota Banjarmasin ini mengaku kaget ketika tiba-tiba ada penutupan alur masuk di batas Kota Banjarmasin.

“Kenapa baru saja dan tidak dari awal sejak penerapan PPKM level 4,” tanyanya, saat dibincangi awak media di tengah kemacetan arus lalu linta akibat penyekatan di Jalan A Yani Km 6 tersebut Rabu (18/08) malam.

Ia juga menganggap, penyekatan yang dilakukan petugas di perbatasan terkesan mendadak, tanpa adanya sosialisasi terlebih dulu.

“Baru tahu. Makanya habis pulang kerja bingung mau lewat mana,” ucap gadis berusia 19 tahun itu.

Hal senada juga diungkapkan Aditya, Warga Banjarmasin yang berprofesi sebagai ojek online. Ia mengaku kurang menyetujui dengan adanya penyekatan.

Pasalnya kepadatan arus lalu lintas yang menjadi dampak penerapan penyekatan itu sangat berpengaruh dengan profesinya.

“Kurang setuju sih. Meskipun sebenarnya semua persyaratan untuk bisa masuk ke Banjarmasin ada saja. seperti KTP dan surat keterangan bekerja,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan pun turut angkat bicara, terhadap anggapan warga yang terkesan terlambat.

“Sebenarnya ingin menerapkan di awal-awal. Tapi kasus belum begitu naik tinggi. Karena kita ini dibatasi dengan aglomerasi,” imbuhnya.

Namun, pria yang juga sebagai Wakil Ketua I Satgas Covid-19 Banjarmasin itu melihat contoh seperti Jakarta, Surabaya dan Semarang walaupun aglomerasi, jalanan tetap bisa sepi.

“Nah kenapa tidak juga kita terapkan di sini. Untuk masyarakat sendiri kita imbau bahwa Banjarmasin ini tempat mobilisasi yang cukup tinggi kita berlakukan penyekatan. Kita harap pengendara bisa memaklumi,” tutupnya.

Baca Juga :   PETAKAN TITIK RAWAN Balap Liar, Polresta Gandeng Polres Wilayah Sekitar Perkuat Pencegahan

Sebelumnya diwartakan. Setelah tiga kali mengalami perpanjangan PPKM level IV, Tim Satgas Covid-19 baru merubah pola pelaksanaanya.

Jika pada awalnya Tim Satgas hanya menempatkan pos-pos pemeriksaan, sekarang berubah menjadi pos penyekatan.

Selain itu jam malam juga turut diberlakukan, dengan mematikan seluruh lampu Penerang Jalan Umum (PJU) di sepanjang A. Yani mulai dari pukul 8 malam.

Pengetatan secara ekstra akan dilakukan selama tiga hari ke depan, terhitung sejak tanggal 18 s/d 20 Agustus mendatang. Namun jika dalam kurun waktu tersebut tidak ada perubahan angka kasus penyebaran Covid-19, maka penyekatan akan dilakukan sampai dengan 23 Agustus mendatang.

Setidaknya ada enam pos penyekatan, yaitu di perbatasan Jalan A. Yani KM 6, Kayutangi, Basirih, Sungai Lulut. Kemudian yang dari awal Trisakti dan Sakakajang. Kemudian ada juga pos terpadu di pasar Sudimampir dan Duta Mall.

Adapun tiga utama syarat yang harus dipenuhi oleh warga untuk bisa masuk ke Banjarmasin. Pertama warga Banjarmasin dengan menunjukan KTP atau domisili tempat tinggal.

Lalu kedua bekerja di Banjarmasin dengan menunjukan surat keterangan bekerja. Dan terakhir adalah dalam keadaan darurat.

Apabila tiga hal di atas tidak terpenuhi warga harus menunjukan bukti vaksin, minimal vaksin pertama. Lalu negatif Covid-19 surat PCR atau Antigen minimal 2 kali 24 jam. Yang utama wajib memakai masker. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC
DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api
RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan
HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru
MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan
PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel
PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako
WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:06

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Kamis, 10 September 2026 - 16:53

MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan

Kamis, 10 September 2026 - 16:49

PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel

Kamis, 10 September 2026 - 12:41

PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako

Rabu, 9 September 2026 - 23:38

WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 22:35

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Berita Terbaru

31 WNA Malaysia dan Taiwan ditangkap Imigrasi Pontianak, Kalbar. (Foto: Istimewa)

Kalbar

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:50

Karhutla mengancam habitat orang utan di TN Tanjung Puting Kalteng. (Foto: HO-Dok Balai TNTP)

Headline

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:46

Tim BKSDA dan YIARI Kalbar mengevakuasi Orang utan dari salah satu kebun warga di Kayong Utara. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

ENAM Orang Utan Diselamatkan dari Karhutla

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:17

Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto menyampaikan laporan terkini penanggulangan karhutla kepada Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat rapat koordinasi di Pos Pantau Karhutla di Guntung Damar Banjarbaru, Kamis (10/9/2026). (Foto: HO-Antara)

Kalsel

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca