Suarindonesia “Satu orang meninggal dan 6 lainnya terkendala kesehatan. Kursi yang ditinggalkan tujuh orang ini dibiarkan kosong.
6 orang yang masih sakit sementara ditangani dokter, jika sehat mereka nanti diberangkatkan bersama kloter lain,” kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kalsel, H Noor Fahmi.
Kelompok terbang (kloter) pertama Jemaah Calon Haji (JCH) Embarkasi Banjarmasin terpaksa berkurang tujuh orang.
Semula, kloter yang diisi JCH asal Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Kota Banjarmasin ini berjumlah 325 orang jemaah dan pendamping, namun yang diberangkatkan hanya 318 orang.

Mudah-mudahan mereka sehat kembali dan bisa berangkat ke Tanah Suci Mekkah,” kata Fahmi lagi usai pelepasan JCH di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Selasa (9/7).
JCH Kalsel ini dilepas Gubernur H Sahbirin Noor. Pria yang akrab disapa Paman Birin itu berharap berharap semua jamaah asal banua bisa selamat sampai tujuan dan pulang menjadi haji yang mabrur serta membawa nama baik banua dengan menjaga persaudaraan antar jemaah.
“Kita berharap mereka selamat sampai tujuan, dan bisa jadi haji yang mabrur,” katanya.
Ia juga menitipkan pesan kepada JCH Kalsel untuk mengikuti semua petunjuk dan bimbingan petugas pendamping. Selain itu, ia juga memesankan untuk melaksanakan ibadah wajib terlebih dahulu, tanpa harus memaksakan ibadah sunnah apabila tidak mampu.
“Mudah-mudahan melalui mereka membawa barokah bagi banua dan masyarakat Kalsel semakin sejahtera,” doanya.
[]Tidak Mengganggu
Di sisi lain, GM Bandara Syamsudin Noor, Indah Preastuti menambahkan, pemberangkatan JCH tidak mengganggu penerbangan reguler.
Dikatakan, meskipun pemeriksaan JCH tidak dilaksanakan di bandara, namun pemeriksaan terhadap penumpang dan barang bawaan tetap dilaksanakan sesuai dengan ketentuan tanpa ada pengurangan sedikitpun.
“Selama pelaksanaan pemberangkatan dan kedatangan jemaah haji, penerbangan reguler tetap berlangsung normal, harus dipastikan bahwa tidak ada operasional yang terganggu satu sama lain,” bebernya.
Sesuai jadwal, JCH diterbangkan pada pukul 12.20 WITA dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia Airbus nomor penerbangan GA 8101.
Namun karena pertimbangan teknis baru dapat diterbangkan pada pukul 13.58 WITA.
Jemaah diterbangkan menuju Madinah dengan transit selama satu jam di Bandara Kualanamu Medan.
Jumlah keseluruhan jemaah yang diberangkatkan pada kloter pertama sebanyak 318 orang Terdiri dari 150 laki-laki dan 168 perempuan dengan crew pesawat sebanyak 7 orang.
Adapun total bagasi yang diangkut seberat 5.786 kilogram.
Secara keseluruhan ada 17 kloter yang berasal dari Kalimantan Selatan termasuk juga jamaah haji berasal dari Kalimantan Tengah.
Pemberangkatan jamaah haji akan dilaksanakan hingga 3 Agustus 2019 mendatang.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















