Pengurangan JCH Kalsel Pada Kloter Pertama, Karena Satu Orang Meninggal dan 6 Lainnya Terkendala Kesehatan

- Penulis

Selasa, 9 Juli 2019 - 23:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia “Satu orang meninggal dan 6 lainnya terkendala kesehatan. Kursi yang ditinggalkan tujuh orang ini dibiarkan kosong.

6 orang yang masih sakit sementara ditangani dokter, jika sehat mereka nanti diberangkatkan bersama kloter lain,” kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kalsel, H Noor Fahmi.

Kelompok terbang (kloter) pertama Jemaah Calon Haji (JCH)  Embarkasi Banjarmasin terpaksa berkurang tujuh orang.

Semula, kloter yang diisi JCH asal Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Kota Banjarmasin ini berjumlah 325 orang jemaah dan pendamping, namun yang diberangkatkan hanya 318 orang.

Mudah-mudahan mereka sehat kembali dan bisa berangkat ke Tanah Suci Mekkah,” kata Fahmi lagi usai pelepasan JCH di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Selasa (9/7).

JCH Kalsel ini dilepas Gubernur H Sahbirin Noor. Pria yang akrab disapa Paman Birin itu berharap berharap semua jamaah asal banua bisa selamat sampai tujuan dan pulang menjadi haji yang mabrur serta membawa nama baik banua dengan menjaga persaudaraan antar jemaah.

“Kita berharap mereka selamat sampai tujuan, dan bisa jadi haji yang mabrur,” katanya.

Ia juga menitipkan pesan kepada JCH Kalsel untuk mengikuti semua petunjuk dan bimbingan petugas pendamping.  Selain itu, ia juga memesankan untuk melaksanakan ibadah wajib terlebih dahulu, tanpa harus memaksakan ibadah sunnah apabila tidak mampu.

“Mudah-mudahan melalui mereka membawa barokah bagi banua  dan masyarakat Kalsel semakin sejahtera,” doanya.

[]Tidak Mengganggu

Di sisi lain, GM Bandara Syamsudin Noor,  Indah Preastuti menambahkan,  pemberangkatan JCH tidak mengganggu penerbangan reguler.

Baca Juga :   TIM RELAWAN DAN WARGA Temukan Jasad Penyapu Jalanan Tersangkut "di Tunggul" Dasar Sungai

Dikatakan, meskipun pemeriksaan JCH tidak dilaksanakan di bandara, namun pemeriksaan terhadap penumpang dan barang bawaan tetap dilaksanakan sesuai dengan ketentuan tanpa ada pengurangan sedikitpun.

“Selama pelaksanaan pemberangkatan dan kedatangan jemaah haji, penerbangan reguler tetap berlangsung normal, harus dipastikan bahwa tidak ada operasional yang terganggu satu sama lain,” bebernya.

Sesuai jadwal, JCH diterbangkan pada pukul 12.20 WITA dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia Airbus nomor penerbangan GA 8101.

Namun karena pertimbangan teknis baru dapat diterbangkan pada pukul 13.58 WITA.

Jemaah diterbangkan menuju Madinah dengan transit selama satu jam di Bandara Kualanamu Medan.

Jumlah keseluruhan jemaah yang diberangkatkan pada kloter pertama sebanyak 318 orang Terdiri dari 150 laki-laki dan 168 perempuan dengan crew pesawat sebanyak 7 orang.

Adapun total bagasi yang diangkut seberat 5.786 kilogram.

Secara keseluruhan ada 17 kloter yang berasal dari Kalimantan Selatan termasuk juga jamaah haji berasal dari Kalimantan Tengah.

Pemberangkatan jamaah haji akan dilaksanakan hingga 3 Agustus 2019 mendatang.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SAT POLAIRUD Polresta Banjarmasin Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!
BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC
DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api
RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan
HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru
MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan
PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 17:36

SAT POLAIRUD Polresta Banjarmasin Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah

Kamis, 10 September 2026 - 21:58

DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Kamis, 10 September 2026 - 16:53

MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan

Kamis, 10 September 2026 - 16:49

PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel

Kamis, 10 September 2026 - 12:41

PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako

Rabu, 9 September 2026 - 23:38

WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Berita Terbaru

31 WNA Malaysia dan Taiwan ditangkap Imigrasi Pontianak, Kalbar. (Foto: Istimewa)

Kalbar

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:50

Karhutla mengancam habitat orang utan di TN Tanjung Puting Kalteng. (Foto: HO-Dok Balai TNTP)

Headline

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:46

Tim BKSDA dan YIARI Kalbar mengevakuasi Orang utan dari salah satu kebun warga di Kayong Utara. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

ENAM Orang Utan Diselamatkan dari Karhutla

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:17

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca