PENGGUNAAN E-Voting Tingkatkan Efisiensi Proses Pemilihan

- Penulis

Kamis, 8 Mei 2025 - 20:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Foto Ilustrasi - Sistem pemilihan e-voting. (Foto: ANTARA/HO-DPMK)

Foto Ilustrasi - Sistem pemilihan e-voting. (Foto: ANTARA/HO-DPMK)

SuarIndonesia — Anggota Komisi II DPR RI Eka Widodo menilai penggunaan e-voting pada pemilu dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi celah manipulasi suara dalam proses pemilihan.

Sebab, kata dia, e-voting mengurangi waktu penghitungan suara dan meningkatkan transparansi dengan memberikan akses real-time kepada pemilih dan pengawas.

“Ini akan mengikis keruwetan dan praktik manipulasi suara yang menjadi problem pemilihan dari masa ke masa,” kata Eka,  dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (8/5/2025).

Dia menilai bahwa e-voting juga dapat mengurangi biaya pemilihan yang biasanya dikeluarkan untuk logistik dan penghitungan suara manual.

Sebab, lanjut dia, pemilu di Indonesia selama ini sangat boros dan ditemukan kebocoran. Misalnya, total anggaran Pemilu 2024 yang mencapai Rp71,3 triliun dan ditambah dana pemilihan pemungutan suara ulang (PSU) yang ditaksir menelan Rp1 triliun.

“Anggaran ini naik 57,3 persen dibanding pemilu serentak 2019 Rp45,3 triliun. Sebelumnya saya meminta BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) audit total namun belum menerima hasilnya,” tutur Eka Widodo, dilansir dari AntaraNews.

Selain itu, dia memandang e-voting menjadi mekanisme pemilihan umum yang lebih aman, efektif, dan adaptif di era perkembangan teknologi informasi dan komunikasi digital saat ini.

Hal itu merupakan bagian dari keberhasilan program Making Indonesia 4.0 yang berorientasi pada pengembangan infrastruktur digital serta literasi digital yang dicanangkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 17 Tahun 2018.

“Dalam rangka menghadapi revolusi industri 4.0, berbagai sektor pemerintahan, termasuk penyelenggaraan pemilu harus adaptif berbasis digital,” ucapnya.

Untuk itu, dia menyambut baik wacana penggunaan e-voting pada Pemilu 2029 mendatang, sebagaimana yang disampaikan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI, Senin (5/5).

Baca Juga :   DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa

Dia pun berharap penggunaan e-voting dapat meningkatkan partisipasi pemilih, terutama di kalangan generasi muda yang lebih paham dengan teknologi digital.

Dia menekankan agar penggunaan e-voting pada pemilu 2029 tidak boleh lagi ditawar-tawar.

“Kita bisa belajar kepada negara-negara yang sukses menggelar pemilu dengan cara e-voting seperti Amerika Serikat, Australia, India, Brasil, dan Estonia yang dikenal sebagai salah satu negara yang paling maju dalam penggunaan teknologi digital dalam pemerintahan, termasuk e-voting,” katanya.

Dia pun memastikan DPR RI akan turut mengawal perekrutan keanggotaan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang baru pada pemilu mendatang dengan standar profesionalisme di bidang teknologi informasi.

“Kita akan kawal para penyelenggara pemilu mendatang adalah sosok-sosok yang menguasai beberapa aspek penting seperti keamanan sistem, privasi pemilih, dan aksesibilitas bagi semua pemilih, termasuk mereka yang berada di daerah terpencil atau tidak familiar dengan teknologi,” kata dia. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PEMDA DIMINTA PERKUAT Pencegahan Karhutla hingga Tingkat Desa
BNN PERKETAT PENGAWASAN Jalur Masuk Penyelundupan Narkotika
DIALOG DAERAH Pembahasan Ranperda Prioritas Tahun 2027
MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi
DIGRATISKAN 19 LAYANAN Pencatatan Hak Cipta
BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:48

PEMDA DIMINTA PERKUAT Pencegahan Karhutla hingga Tingkat Desa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:03

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56

RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:44

MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:25

HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:14

DIGRATISKAN 19 LAYANAN Pencatatan Hak Cipta

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Berita Terbaru

Petugas satgas gabungan berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalteng beberapa waktu lalu. (Foto: HO-Antara)

Kalteng

STATUS TANGGAP DARURAT Karhutla Diperpanjang Sebulan

Rabu, 28 Okt 2026 - 22:25

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan meninjau penanganan karhutla di Simpang Kandan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa (27/10/2026). (Foto: Dokpri)

Kalteng

PERSONEL BKO DIKERAHKAN Perkuat Penanganan Karhutla

Rabu, 28 Okt 2026 - 21:57