PENGAKUAN Perampok Ditembak, Belajar Rakit Senpi dari YouTube dan Dua Lagi Diburu

- Penulis

Sabtu, 26 Juni 2021 - 23:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia -Pengakuan perampok, yang ditembak gabungan petugas Dit Reskrimum Polda Kalsel dan Polres Kotabaru, belaja merakit senpi (senjata api) dari YouTube.

Dan dua pelaku lagi masih diburu. Untuk tiga pelaku sebelumnya diringkus dan ditembak seperti disampaukan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalsel, Kombes Pol Hendri Budiman melalui Kasubdit III Jatanras, AKBP Andy R.

Aksi perampokan sadis di Desa Lintang Jaya, Kecamatan Pamukan Utara, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalsel pada Jumat (11/6/2021).

Tiga tersangka tersebut ditangkap di tiga lokasi berbeda oleh Tim Gabungan dari Tim 2 Unit Opsnal Jatanras (Macan Kalsel) Dit Reskrimum Polda Kalsel, Unit Jatanras Polres Kotabaru dan Unit Reskrim Polsek Pamukan Utara dipimpin Iptu Endris Ary Dinindra.

Tersangka berinisial  Ad (53), Ik (37) dan Mn (40). Semua disergap pada lokasi terpisah, hingga semuanya diamankan, Jumat malam (25/6/2021).

Pelaku pertama Ik, warga Desa Keladan, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser, Provinsi Kaltim ditangkap di rumahnya.

Yang kedua Mn, warga Matang Lurus, Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan, Provinsi Kalsel ditangkap di Desa Jaruju, Kecamatan Pamukan Utara, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalsel.

Dan ketiga, berinisial Ad  warga Desa Lintang Jaya, Kecamatan Pamukan Utara, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalsel juga ditangkap di rumahnya.

Saat akan diamankan oleh petugas, para tersangka pelaku nekat ingin melawan menggunakan senjata api laras panjang rakitan milik mereka.

Karena tindakannya makin membahayakan, petugas pun mengambil langkah tegas terukur terhadap ketiganya.

Dijelaskan AKBP Andy, para tersangka pelaku melakukan aksinya secara berkelompok sebanyak lima orang.

Selain tiga orang tersangka pelaku yang diamankan, dua orang tersangka lagi yang identitasnya sudah dikantongi saat ini masih dalam pemburuan.

Dari hasil penyelidikan dan interogasi awal terhadap ketiga tersangka pelaku yang diamankan, masing-masing anggota kelompok perampok sadis ini memiliki perannya sendiri dalam melancarkan aksinya.

Baca Juga :   PLN Nyatakan Kelistrikan Kalselteng Masih Siaga

Tersangka berinisial Ad bertugas mencari informasi tentang orang yang akan dijadikan korban perampokan.

Tersangka berinisial Ik memiliki keahlian untuk membuat dan merakit senjata api rakitan yang diakui I dipelajarinya dari menonton YouTube.

Lalu tersangka I, Mn dan bersama kedua tersangka lainnya yang saat ini masih diburu berperan sebagai eksekutor dalam melakukan perampokan.

Dalam aksinya, mereka tak ragu melakukan kekerasan kepada korbannya yang mencoba melawan.

Seperti yang terjadi pada korban perampokan di Kabupaten Kotabaru, Suparno (52) mengalami luka berat pada bagian kepala dan tubuhnya terkena sabetan parang dari para pelaku.

Kepada Polisi, Isteri korban menceritakan bahwa saat kejadian, para pelaku yang bersenjata api rakitan dan parang masuk ke rumahnya melalui pintu belakang dan langsung menyekap dirinya dan anak.

Sang suami yang coba melawan tak berdaya menghadapi sabetan parang yang membabi buta dari para pelaku.

Tak hanya mengalami luka parah, korban juga mengalami kerugian berupa uang tunai Rp 100 juta dan perhiasan emas seberat 22,5 gram senilai kurang lebih Rp 16 juta.

Saat mengamankan ketiga orang tersangka pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti di antaranya 2 pucuk senjata api rakitan laras panjang, 6 butir peluru kaliber 5,56 mm, 3 butir peluru kaliber 9 mm, 1 pucuk senjata air soft gun modifikasi, 2 pucuk senapan angin, 1 batang kayu dan 1 bilah senjata tajam jenis mandau. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUKA CITA Penyerahan Jenazah Korban KM Virgo pada Pihak Keluarga, Jasa Raharja Pastikan Pemenuhan Hak Santunan
KEBAKARAN di Cempaka XI Banjarmasin Tengah Diduga Usur Kesengajaan, Seorang Diamankan Polisi
TERIDENTIFIKASI Tiga Jenazah Korban KM Virgo, Adalah Pasutri dan Sang Paman
RADIKALISME di Medsos Incar Anak Muda, FKPT Kalsel Perkuat Pencegahan Dini
KM SAR KAMAJAYA Tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Membawa Tiga Jenazah KM Virgo
KEJARI Seruyan Bongkar Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp 13,8 M Diskan
PENCARIAN Korban Kapal Virgo Transport 8 Maksimalkan Kamera Robot Bawah Air
SEJUMLAH Keluarga Korban KM Virgo Mendengarkan Ceramah dari H Mulkani Al-Banjari

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 23:43

KEJARI Seruyan Bongkar Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp 13,8 M Diskan

Kamis, 17 September 2026 - 21:50

SABU Tiga Kilogram dari Kalteng Gagal Masuk Banjarmasin

Kamis, 17 September 2026 - 21:42

PERAIRAN KALTENG: Waspada! Angin Kencang-Gelombang Tinggi

Kamis, 17 September 2026 - 21:32

KARHUTLA Kalteng: 28 Orang Jadi Tersangka

Rabu, 16 September 2026 - 21:17

AKIBAT Karhutla, ISPU Kapuas Tembus 722

Rabu, 16 September 2026 - 21:11

PESAN TERAKHIR Pasutri Samuda, Kasih Tahu saat Kapal Virgo Mulai Miring

Rabu, 16 September 2026 - 20:53

KABUT ASAP Palangka Raya Paksa Sekolah Kembali PJJ

Selasa, 15 September 2026 - 21:02

KARHUTLA Kalteng Capai 9.440 Ha, Status Darurat Hingga Akhir September

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca