PENAMBANGAN Diduga Ilegal Masuk Wilayah Adaro Indonesia di Balangan

- Penulis

Jumat, 15 Maret 2024 - 21:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Adaro Indonesia yang langsung melakukan pengecekan ke lokasi di Desa Lingsir, Kecamatan Paringin Selatan. (SuarIndonesia/RJ)

PT Adaro Indonesia yang langsung melakukan pengecekan ke lokasi di Desa Lingsir, Kecamatan Paringin Selatan. (SuarIndonesia/RJ)

SuarIndonesia- Aktivitas dugaan penambangan ilegal mulai memasuki wilayah areal PT Adaro Indonesia di Paringin, Kabupaten Balangan.

Hal ini terungkap setelah adanya laporan ke pihak PT Adaro Indonesia yang langsung melakukan pengecekan ke lokasi di Desa Lingsir, Kecamatan Paringin Selatan.

Tak hanya itu pihak Polres Balangan turun ke lokasi dan melakukan pemasangan garis polisi di lokasi.

Diketahui praktik pertambangan ilegal masuk pada wilayah penunjang PT Adaro yang memiliki Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).

Community Relations dan Media Department Head PT Adaro Indonesia Djoko Susilo mengatakan kepada Banjarmasin Post adanya praktik tambang ilegal diketahui dari adanya laporan yang kemudian dipastikan melalui pengecekan darat langsung dan melalui drone.

“Dan benar ada aktifitas penambangan di wilayah penunjang PT Adaro, kami mengirimkan surat kepada Kementerian ESDM dan juga Kapolda Kalsel mengenai hal ini,” ujarnya, Kamis (14/3/2024).

Setelah adanya perubahan status dari Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) area wilayah penunjang PT Adaro menjadi berkurang, karenanya pihaknya membentuk tim pengawasan untuk menjaga wilayah ini.

PT Adaro Indonesia telah melakukan perpanjangan IUPK selama 2 kali 10 tahun.

“Wilayah penunjang yang ada disekitar pemukiman memang tidak akan dijadikan area produksi kami, namun jika dibutuhkan nanti bisa dijadikan daerah operasional.

Kami tidak akan mungkin menambang di sekitar rumah warga,” ujarnya.

Djoko Susilo juga menyayangkan dengan adanya tambang ilegal yang dekat dengan pemukiman karena mengganggu masyarakat, bahkan memiliki resiko kerusakan alam yang tinggi dan berdampak langsung kepada masyarakat.

Baca Juga :   DILAPORKAN ke Bawaslu, Aulia Oktaviandi Dugaan Manfaatkan Program Pemerintah Daerah

Terkait kerugian secara materi masih belum dilakukan pendalaman mengenai hal tersebut.

“Ini kali pertama adanya kasus tambang ilegal yang masuk ke wilayah penunjang Adaro, dan kami berharap tidak ada lagi kasus serupa dikemudian hari,” ungkapnya.

Terpisah, Kapolres Balangan AKBP Riza Muttaqin mengatakan telah melakukan upaya penegakan hukum dengan mendatangi langsung ke lokasi namun masih belum ada mengamankan pihak yang melakukan dugaan penambangan ilegal.

“Kami hanya sempat mengamankan beberapa wakar atau penjaga malam untuk mempertanyakan kegiatan penambangan di area tersebut,” ujarnya.

Saat ini anggota di Polsek dan Samapta juga diminta untuk melakukan patroli di lokasi yang diduga ilegal mining

Belum lama ini Polres Balangan bersama PT DKP A5 yang menangani pengamanan Adaro Group melakukan pemasangan spanduk dan police line untuk tidak lagi melakukan aktifitas tambang, seperti di Desa Lingsir Kecamatan Paringin.

Selain desa Lingsir penutupan juga dilakukan di tujuh titik lain yang masih masuk di Kecamatan Paringin Selatan dan Batumandi.

Hasil dari peninjauan langsung ke lapangan memang adanya galian dan pihaknya telah memasang police line.

“Kami juga tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut, mengumpulkan informasi pihak mana saja yang terlibat, kami juga sudah meminta keterangan dari pemilik lahan,” ujarnya.(RJ)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin
4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga
DELAPAN Penumpang Heli Jatuh Dievakuasi dalam Kondisi Meninggal
DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel
TERKAIT MORTIL, Dicek Gegana Brimob Polda Kalsel dan Dihancurkan
DITEMUKAN BAHAN PELEDAK Mortil “81 Tampella” Peninggalan Zaman Perang di Kampung Arab
TERUNGKAP P.elaku Percobaan Pemerkosaan di Rawasari, Korban Melawan
KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 21:53

PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin

Jumat, 17 April 2026 - 21:52

4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga

Jumat, 17 April 2026 - 20:02

DELAPAN Penumpang Heli Jatuh Dievakuasi dalam Kondisi Meninggal

Kamis, 16 April 2026 - 22:51

TERKAIT MORTIL, Dicek Gegana Brimob Polda Kalsel dan Dihancurkan

Kamis, 16 April 2026 - 22:18

DITEMUKAN BAHAN PELEDAK Mortil “81 Tampella” Peninggalan Zaman Perang di Kampung Arab

Kamis, 16 April 2026 - 21:52

TERUNGKAP P.elaku Percobaan Pemerkosaan di Rawasari, Korban Melawan

Kamis, 16 April 2026 - 20:51

KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 19:32

RUPIAH Menguat Dipicu Ketegangan Geopolitik yang Mereda

Berita Terbaru

Kapal tanker berlayar di Teluk, dekat Selat Hormuz di tengah perang Iran vs AS-Israel. (REUTERS/Stringer)

Internasional

IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:18

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca