PEMPROV Kalbar Perbanyak Pembangunan Smelter Bauksit

- Penulis

Kamis, 13 Juni 2024 - 22:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Pj Gubernur Kalbar, Harisson. [ANTARA/Rendra Oxtora]

Pj Gubernur Kalbar, Harisson. [ANTARA/Rendra Oxtora]

SuarIndonesia — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui dukungan penuh terhadap investasi pembangunan smelter bauksit di provinsi itu.

“Dalam rapat koordinasi bersama Kementerian ATR/BPN baru-baru ini, kami menyampaikan bahwa Kalbar memiliki potensi besar dalam sektor pertambangan, khususnya bauksit, yang dapat menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Harisson di Pontianak, Kamis (13/6/2024).

Harisson menjelaskan bahwa Kalbar dan Kalimantan Tengah memiliki potensi bauksit sebesar 2,5 miliar ton. Saat ini, potensi ini sudah mulai digarap oleh perusahaan-perusahaan dari China dan swasta nasional dengan cadangan mencapai 570 ton bauksit.

“Kami melihat ini sebagai peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Investasi ini diperkirakan dapat menyerap tenaga kerja sebanyak 4.000 orang dan menghasilkan potensi pajak serta pendapatan lainnya sebesar Rp560 miliar per tahun,” tuturnya dikutip dari AntaraNews.

Lebih lanjut, Harisson mendukung rencana investasi pembangunan pabrik smelter alumina yang nilainya mencapai Rp50 triliun. Pabrik ini diharapkan dapat mengolah bauksit menjadi produk bernilai tambah tinggi yang akan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.

“Kami sangat mendukung agar investor dapat membangun pabrik smelter ini, yang mana tujuannya adalah untuk mensejahterakan masyarakat Kalimantan Barat. Pembangunan pabrik smelter ini akan menjadi langkah penting untuk memanfaatkan potensi sumber daya alam yang kita miliki,” katanya.

Harisson juga menyoroti bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kalbar saat ini merupakan yang terendah se-Pulau Kalimantan. Oleh karena itu, ia menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk menindaklanjuti masukan dari Kementerian dan lembaga terkait guna segera menetapkan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2024-2044.

Baca Juga :   KJRI KUCHING Tangani 4.000 WNI Nonprosedural

“Kami siap untuk menindaklanjuti masukan dari Kementerian dan lembaga forum ini agar segera menetapkan RTRW yang baru. Hal ini penting untuk mendukung pembangunan yang terencana dan berkelanjutan,” kata Harisson.

Sebagai informasi, saat ini sudah ada beberapa smelter bauksit yang sudah dibangun di Kalbar dan juga dalam tahap pembangunan seperti PT Borneo Alumina Indonesia di Mempawah, yang telah mencapai progres 23,67 persen.

PT Lan Mining di Ketapang, yang telah mencapai progres 32,39 persen, PT Quality Sukses Sejahtera di Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, yang sedang dalam tahap pembangunan dengan rencana investasi 484,3 juta US dolar.

PT Dinamika Sejahtera Mandiri di Keamatan. Toba, Kabupaten Sanggau, yang sedang dalam tahap pembangunan dengan rencana investasi US$ 1,2 miliar.

PT Persada Pratama Cemerlang di Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau yang sedang dalam tahap pembangunan dengan rencana investasi sebesar 474 juta US dolar. PT Sumber Bumi Marau di Kecamatan Marau dan Jelai Hulu, Kabupaten Ketapang, yang sedang dalam tahap pembangunan dengan rencana investasi sebesar 550 juta US dolar.

PT Kalbar Bumi Perkasa di Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Kalbar, yang sedang dalam tahap pembangunan dengan rencana investasi US$ 1,58 miliar. PT Laman Mining di Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang, Kalbar, yang sedang dalam tahap pembangunan dengan rencana investasi US$ 1,05 miliar dan PT Borneo Alumina Indonesia di Mempawah, Kalbar, yang sedang dalam tahap pembangunan dengan rencana investasi US$ 831,5 juta. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

150 JUTA Barel Minyak Rusia Diimpor Bertahap Hingga Akhir 2026
BANDARA Syamsudin Noor Beroperasi 24 Jam Layani Haji
MULAI Juli, B50 Diterapkan Serentak untuk Semua Sektor
HARGA LPG 12 Kg Naik jadi Rp228 Ribu per Tabung
MENTAN: Mulai 1 Juli Indonesia Stop Impor Solar, Mulai Terapkan B50
4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga
DELAPAN Penumpang Heli Jatuh Dievakuasi dalam Kondisi Meninggal
RUPIAH Menguat Dipicu Ketegangan Geopolitik yang Mereda

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 22:47

TECO, Pelatih Barito Putera : Tahan Imbang Persela, Masih Punya Satu Laga

Sabtu, 25 April 2026 - 22:37

GOL PENALTI Drama “Injury Time” Barito Putra Vs Persela

Sabtu, 25 April 2026 - 19:50

PENJARINGAN Calon Ketua KONI Kalsel, Dinilai H Bambang Kepemimpinan Depan Orang-orang Tangguh

Sabtu, 25 April 2026 - 18:04

PRIA MISTERIUS Tergeletak Tak Bernyawa di Emper Pertokoan Pasar Pagi Banjarmasin

Jumat, 24 April 2026 - 19:52

150 JUTA Barel Minyak Rusia Diimpor Bertahap Hingga Akhir 2026

Jumat, 24 April 2026 - 19:26

KINERJA POSITIF BTN-BSN Banjarmasin, Kepercayaan Masyarakat Terus Meningkat Tercermin Pertumbuhan DPK dan Sektor Perumahan

Jumat, 24 April 2026 - 18:34

KAKEK TUKANG PIJAT Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah Pohon dengan Wajah Berlumur Darah

Jumat, 24 April 2026 - 14:14

KALSEL WASPADA ! Tercatat Secara Nasional 3.609 Titik Panas, Kementerian LH Bentuk Satgas Pencegahan Karhutla

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca