SuarIndonesia — Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan mengedukasi 20 pemuda mancanegara dan 30 generasi muda Indonesia tentang kearifan lokal, serta wisata bahari di Kampung Nelayan Desa Sarangtiung Kecamatan Pulau Laut Sigam.
Kegiatan tersebut bertajuk “Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) Indonesia Singapura Youth Leadership Programme” (SIYLEP) yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.
“Pertukaran pemuda Indonesia Singapura sebagai pengembangan Pertukaran Pemuda Antar Provinsi (PPAP),” kata Kepala Dinas Disparpora Kabupaten Kotabaru Sonny Tua Halomoan di Kotabaru, dikutip AntaraNews, Kamis (18/7/2024).
Sonny mengatakan Kabupaten Kotabaru terpilih menjadi tuan rumah karena pernah menggelar Pertukaran Pemuda Antar Provinsi (PPAP) pada 2023.
Kemudian, Kemenpora RI menunjuk Kotabaru menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) Indonesia Singapura dengan menggandeng PT Arutmin Indonesia NPLCT.
Ia menyebutkan 514 kabupaten/kota yang turut mendaftarkan diri, namun Kabupaten Kotabaru terpilih menjadi tuan rumah pada kegiatan tersebut yang berlangsung selama lima hari tersebut.
Sonny menuturkan peserta menerima materi tentang pengolahan limbah sawit dan pemanfaatan hasil laut pada hari pertama, kemudian konservasi terumbu karang yang berada di kampung nelayan bersama sahabat laut yang merupakan binaan PT Arutmin NPLCT pada hari kedua.
Sonny mengharapkan kegiatan ini memberikan pemahaman tentang budaya lokal dan pemahaman terhadap budaya serta interaksi antara sesama generasi muda terkait suku, berbeda bahasa, kultur dan lain-lain.
Generasi muda dari berbagai daerah dapat saling berinteraksi, berdialog, bertukar pemahaman budaya dan bekerja sama, serta memecahkan masalah bersama.
Kadisparpora Kotabaru berharap kehadiran pemuda dari perwakilan seluruh nusantara dan mancanegara akan memberikan dampak bagi sektor pariwisata dan meningkatkan kunjungan wisatawan di Kotabaru.
Admin & CDEA Superintendent PT Arutmin Indonesia NPLCT Eko Pribadi menyampaikan Kemenpora menunjuk Arutmin melalui Disparpora Kotabaru sebagai salah satu tujuan kegiatan tersebut untuk memperkenalkan produk binaan yang berada di kampung nelayan.
“Alhamdulillah, kita menjadi salah satu tempat tujuan mereka,” ucap Eko Pribadi.
Eko mengungkapkan program konservasi terumbu karang yang diperkenalkan kepada peserta PPAN tidak hanya tentang lingkungan, namun memiliki dampak ekonomi yang cukup baik dan dapat dirasakan masyarakat sekitar.
Ia menyebutkan peserta menerima pengenalan berupa kegiatan konservasi terumbu karang, pemberdayaan ekonomi pesisir yang berbasis lingkungan, serta memperkenalkan produk Kotabaru yang berbasis lingkungan, dan alam.
Singapura, kata Eko, menginginkan produk yang dikenalkan merupakan produk yang diperlukan dan dapat memberikan dampak bagi negara Singapura, seperti gula aren, minyak kelapa, Virgin Coconut Oil (VCO) serta produk kelautan. [*/UT]
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















