Pemilih Difabel Mental Ditentukan Hari `H’

Pemilih Difabel Mental Ditentukan Hari `H’

 

Suarindonesia – Seperti diketahui, pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang, masyarakat penyandang difabel mental juga diberikan hak pilih.

Penyandang difabel mental akan masuk pada daftar pemilih tambahan yang disiapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Ketua KPUD Kalsel, Edy Ariansyah, Kamis (6/12) menjelaskan, menentukan penyandang kebutuhan berbeda sebagai pemilih tentu ada penanganan khusus. Bagi mereka akan disiapkan tempat pemilihan suara (TPS) khusus, termasuk bagaimana pelayanannya.

Dikatakan Edy, secara umum putusan mahkamah konstitusi (MK) ada kategori difabel mental permanen dan temporer. “Bisa saja hari ini Meraka melakukan aktivitas sadar dan hari H kembali tak sadar, atau sebaliknya,” bebernya.
Edy menyebut pihaknya akan melakukan pendataan penyandang difabel. Dari pendataan itu akan diklasifikasi ke daftar pemilih.

Pelayanan yang diberikan kepada penyandang difabel berbeda, bahkan sesama difabel pun pelayanannya juga berbeda tergantung kebutuhan masing-masing.

Difabel mental, lanjut Edy, pelayanannya lebih khusus lagi. “Oleh karena itu mereka didata dulu setelah itu diklasifikasi.

“Gangguan mentalnya ringan, sedang, atau berat. Setelah diklasifikasi baru akan dilakukan pendekatan,” ucapnya.

Pendekatan yang dimaksud menurut Edy tidak bisa hanya dilakukan KPU saja.

Sebab, lanjutnya, KPU tidak memiliki kompetensi menangani difabel mental. KPU akan bekerjasama dengan lembaga atau rumah sakit yang khusus menangani difabel mental.

“Kami akan minta pendampingan organisasi dokter kejiwaan atau lembaga yang berwenang, bagaimana cara komunikasi dengan difabel mental. Nanti sosialisasi disesuaikan dengan gangguan mental,” urainya.

Ia menyebut, pada saat pencoblosan mendatang masing-masing penyandang difabel mental akan diberikan keterangan oleh dokter ahli.

Jika yang bersangkutan bisa memilih maka diberikan haknya, namun jika tidak dalam keadaan sadar maka tidak bisa memilih.

“Surat keterangan dokter dulu nanti yang diperlukan sebelum mereka memilih. Memilih tidaknya mereka ditentukan di hari H,” tegasnya.(RW)

 

 216 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: