PEMERINTAH Lacak Contact Tracing, Klaster Gowa Jadi Perhatian Khusus

- Penulis

Selasa, 21 April 2020 - 14:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kesehatan melakukan rapid test untuk mengetahui risiko terinfeksi virus corona. (ANTARA FOTO/ANIS EFIZUDIN)

SuarIndonesia – Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan telah melakukan pelacakan kontak langsung (contact tracing) secara menyeluruh untuk melacak penyebaran virus corona (Covid-19) yang berasal dari Klaster Gowa.

Klaster Gowa dipakai untuk penyebutan penyebaran corona dalam acara Ijtima Dunia 2020 di Gowa, Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu. Meski batal, namun ribuan orang sudah terlanjur berdatangan di lokasi acara. Peserta datang dari berbagai wilayah di Indonesia bahkan sejumlah negara tetangga.

Yurianto menegaskan sejak awal pihaknya beserta Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di tiap daerah telah melakukan tracing sejak kepulangan para peserta ijtima dunia tersebut.

“Sudah sejak Maret dilakukan contact tracing terkait dengan klaster Gowa, semua prosedur sudah dilakukan baik oleh Dinkes di daerah maupun gugus tugas,” ujar Yurianto saat dihubungi , Selasa (21/4), dikutip dari CNNIndonesia.com.

Untuk diketahui penyebaran kasus Covid-19 dari klaster Gowa terus meningkat di berbagai daerah. Kasus terbanyak asal klaster Gowa ada di Nusa Tenggara Barat (NTB), tercatat 61 kasus positif per tanggal 20 April 2020.

Selain NTB, klaster Gowa juga tersebar di Sulawesi Selatan sebanyak 31 kasus, 49 kasus tersebar di Kalimantan, 50 kasus di Jawa Tengah, dan tercatatat 6 kasus di Surabaya serta masing-masing 1 kasus meninggal dunia di Lampung dan Jambi.

Baca Juga :   LANJUTKAN Perjuangan Pahlawan, Begini Pesan Ketua DPRD Kalsel

Angka tersebut kemungkinan akan terus meningkat sebab contract tracing masih terus dilakukan oleh dinas kesehatan di setiap daerah.

“Setiap daerah sudah ditugaskan untuk melakukan tracing dari berbagai klaster, oleh karena itu angkanya meningkat,” kata Yurianto.

Yurianto menjelaskan, pemerintah pusat tidak hanya mengkhususkan perhatian pada penyebaran klaster Gowa, tapi juga klaster pertemuan di Bogor.

“Sudah diawasi orangnya satu-satu, baik klaster Gowa juga klaster pertemuan di Bogor,” ujarnya.

Sebelumnya acara Ijtima Ulama Zona Asia 2020 bertempat di Gowa, Sulawesi Selatan dibatalkan karena pencegahan virus corona. Acara tersebut direncanakan berlangsung pada 22 Maret lalu. Meskipun telah dibatalkan, sedikitnya 6.000 peserta sudah tiba di Gowa. Para peserta tersebut tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia, tapi juga beberapa tempat dari seluruh dunia.

Menurut data per Senin, 20 April 2020, kasus virus corona di Indonesia mencapai 6.760, jumlah kasus sembuh sebanyak 747 kasus, dan kasus meninggal dunia sebanyak 590 kasus.(CNNIndonesia.com/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HARI PERTAMA UTBK-SNBT, Ditemukan Sejumlah Praktik Curang
6.000 ARMADA BUS Disiapkan untuk Angkut JCH Indonesia
MEMICU KONTROVERSI Rencana HUT RSUD Ulin Digelar di Jakarta
DIGREBEK MENTERI LH, Hanif Faisol Dua Pasar di Martapura Kabupaten Banjar
KORBAN TENGGELAM Mengenakan Pakaian Ayahnya, Terseret Radius 10 Kilometer dari Lokasi Awal Kampung Sasirangan
JASAD REMAJA Tenggelam di Sungai Martapura Ditemukan
HARI JADI ke-27 Banjarbaru, Ketua DPRD Kalsel Ajak Perkuat Sinergi
KETUA DPRD Kalsel Dorong Sinergi BPK dan Stakeholder demi Percepatan Pembangunan

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 21:31

HARI PERTAMA UTBK-SNBT, Ditemukan Sejumlah Praktik Curang

Senin, 20 April 2026 - 18:24

DIGREBEK MENTERI LH, Hanif Faisol Dua Pasar di Martapura Kabupaten Banjar

Minggu, 19 April 2026 - 00:21

TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura

Jumat, 17 April 2026 - 21:52

4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga

Jumat, 17 April 2026 - 20:09

PRESIDEN Terbitkan Tiga Regulasi Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Kamis, 16 April 2026 - 20:51

KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 20:41

TANGANI KBGO, Kemkomdigi Ketatkan Pengawasan Platform Digital

Kamis, 16 April 2026 - 19:45

LULUSAN SR Dijanjikan Beasiwa dan Peluang Kerja

Berita Terbaru

Massa aksi 21 April tiba di Kantor Gubernur Kaltim. (Foto: detikKalimantan/Riani Rahayu)

Headline

GUBERNUR Rudy Mas’ud Didesak Mundur!

Selasa, 21 Apr 2026 - 22:21

Kendaraan yang digunakan untuk uji jalan B50 yang terparkir di Stasiun Blending dan Pengisian Bahan Bakar Uji Jalan B50 Lembang, Jawa Barat, Selasa (21/4/2026). (Antara/Putu I Savitri)

Bisnis

MULAI Juli, B50 Diterapkan Serentak untuk Semua Sektor

Selasa, 21 Apr 2026 - 21:37

Ketua Umum Tim SNPMB 2026 Eduart Wolok (kanan) dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (kiri) saat meninjau pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) hari pertama di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Selasa (21/4/2026). (UNJ)

Nasional

HARI PERTAMA UTBK-SNBT, Ditemukan Sejumlah Praktik Curang

Selasa, 21 Apr 2026 - 21:31

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca