PEMBELAJARAN TATAP MUKA Tunggu PPKM dan Penanganan Banjir Selesai

- Penulis

Kamis, 28 Januari 2021 - 00:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Kejelasan sistem Pembelajaran Tatap Muka (TPM) di Kota Banjarmasin masih belum terlihat kapan akan segera dimulai.

Pasalnya, saat ini Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan itu tengah berfokus dalam menjalankan dua hal penting, yakni penanganan banjir dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto mengatakan, pihaknya masih menunggu dua hal tersebut selesai dijalankan.

“Kita menunggu PPKM dan penanganan Banjir ini selesai dulu,” ucapnya pada awak media melalui sambungan telepon, Rabu (27/01/2021) siang.

Menurutnya, walaupun PPKM selesai, namun banjir yang menggenangi beberapa kawasan di Banjarmasin masih belum surut. Sekolah juga tidak bisa melaksanakan pembelajaran dengan maksimal.

“Ya intinya kota selesaikan dulu semuanya sampai sekolah itu siap melaksanakan pembelajaran, siap kondisi lingkungannya dan siap dengan kondisi Covid di lingkungannya. Baru nanti kita canangkan untuk menggelar PTM,” imbuhnya.

Dengan demikian, PTM yang sebelumnya direncanakan akan dilakukan pada akhir Januari 2021 kini masih abu-abu atau belum pasti bisa terlaksana.

Baca Juga :   "KONFLIK" Melibatkan Massa dari Masing-masing Pendukung Calon di Pilkada

Menurut Totok, target PTM di bulan ini pun terpaksa dikesampingkan terlebih dahulu. Meskipun rata-rata sekolah awalnya sudah mempersiapkan segala sesuatunya baik dari segi sarana dan prasarananya.

Terlebih hampir semua sekolah juga terdampak banjir, dan banyak dijadikan sebagai lokasi pengungsian warga.

“Target PTM tidak penting ketika ada bencana datang. Kita tunggu kondisi Banjarmasin sampai benar-benar memungkinkan,” tandasnya.

Sekadar diketahui, hampir seluruh fasilitas pendidikan di Banjarmasin terdampak banjir. Mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak – kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

VIRAL! Emak-emak Diikat dan Dianiaya Massa
BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung
KEBERANGKATAN UMRAH TERTUNDA, Syakira Tour Tawarkan Reschedule atau Refund kepada Jemaah di Kalsel
POLEMIK BBM di Kobar, Pengelola SPBU Ungkap Modus Barcode Ganda
BUAYA 4,5 Meter Diamankan TRC Balai PK
AMBAPERS Tunggu Restu Kemenhub Naikkan Tarif Alur Sungai Barito
DIPANGGIL Gubernur Muhidin Jajaran PLN Daerah dan Pusat
DISITA Rokok Ilegal dan MMEA di Kalsel, Selamatkan Kerugian Negara 15 MIliar Lebih

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:52

VIRAL! Emak-emak Diikat dan Dianiaya Massa

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:49

PELAKU DAN PENADAH Penggelapan Motor Diringkus Team Reskrim Polsek KPL Banjarmasin

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:45

BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:34

GEISZ CHALIFAH Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Mantan Bupati Kukar

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:33

KEBERANGKATAN UMRAH TERTUNDA, Syakira Tour Tawarkan Reschedule atau Refund kepada Jemaah di Kalsel

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:07

BUAYA 4,5 Meter Diamankan TRC Balai PK

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:04

AMBAPERS Tunggu Restu Kemenhub Naikkan Tarif Alur Sungai Barito

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:58

MASYARAKAT tidak Boleh Main Hakim Sendiri

Berita Terbaru


Foto Ilustrasi. (SI/UT/@Gemini.AI)

Kaltim

VIRAL! Emak-emak Diikat dan Dianiaya Massa

Rabu, 29 Jul 2026 - 22:52

Ketua TRC PPA Kaltim, Rina Zainun (kiri). (Foto: detikKalimantan/M Budi K)

Hukum

BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung

Rabu, 29 Jul 2026 - 22:45

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca