PBB: Tak Ada Tempat Aman di Gaza

- Penulis

Rabu, 6 Desember 2023 - 01:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Gaza di Khan Younis terpaksa pindah usai Israel kembali menyerang wilayah itu pasca gencatan senjata berakhir. (AFP/Mahmud Hams)

Warga Gaza di Khan Younis terpaksa pindah usai Israel kembali menyerang wilayah itu pasca gencatan senjata berakhir. (AFP/Mahmud Hams)

SuarIndonesia — Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut tak ada tempat aman di Gaza bagi warga Palestina, gegara gempuran Israel sejak Senin (4/12/2023) atau setelah gencatan senjata berakhir.

Juru bicara Sekjen PBB, Stephane Dujarric, menilai “tak ada tempat aman” bagi warga Palestina untuk mengungsi.

Militer Israel mengusir warga dari utara karena akan memperluas operasi di Gaza selatan.

Wilayah selatan padahal menjadi tujuan warga Gaza utara saat Israel mengusir mereka pada November lalu. Kini, kondisi Gaza utara hancur lebur.

Sejumlah pengamat bahkan ragu tempat itu bisa dihuni kembali oleh masyarakat.

Dujarric juga mengatakan PBB “sangat khawatir”dengan pertempuran terbaru Israel dan Hamas usai gencatan senjata berakhir.

Israel dan Hamas sempat sepakat gencatan senjata selama empat hari yang dimulai pada  Jumat (24/11/2023) lalu. Kesepakatan ini kemudian diperpanjang beberapa kali hingga berakhir Jumat (30/11/2023).

Usai berakhir, Israel langsung menggempur besar-besaran Gaza di utara dan selatan.

Baca Juga :   TAIPEI OPEN 2026: Leo/Daniel Juara Sikat Wakil Malaysia

Dujarric mengimbau agar Israel menghindari tindakan berlebih di Gaza, tanpa menyebut hentikan agresi mereka.

L”PBB terus menghimbau ke Pasukan Israel untuk menghindari tindakan lebih lanjut yang akan memperburuk situasi kemanusiaan yang sudah sangat buruk di Gaza,” kata dia, kutip CNNIndonesia dari Middle East Eye.

PBB, kata dia, juga khawatir dengan kekerasan yang meningkat di Tepi Barat.

Israel melancarkan agresi sejak Sabtu (7/10/2023) lalu. Selama operasi, mereka menyerang warga dan objek sipil. Hingga kini, total korban imbas serangan Israel mencapai 16.000 jiwa. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti
RACE MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Tempel Jorge Martin, Beda 2 Poin
RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!
MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca