PASRAH Sandang Level 4, Walikota Banjarmasin: Tak Ada Ruang untuk Protes

- Penulis

Selasa, 7 September 2021 - 22:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pasca ditetapkan sebagai salah satu kota yang masih menyandang status PPKM Level 4, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin mengaku hanya bisa pasrah menerima kenyataan.

Bahkan, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina pun menyebut bahwa pihaknya tak bisa berbuat apa-apa atas keputusan Pemerintah Pusat yang diumumkan oleh Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto tadi malam.

“Ini tidak ada ruang untuk memprotes,” ungkapnya saat ditemui awak media di Balai Kota, Selasa (7/9/2021).

Tidak hahya itu, pengumuman tersebut juga mengejutkan pihakhya yang sebelumnya sudah sangat percaya diri bisa keluar dari status PPKM Level 4.

“Memang mengejutkan pas tahu kita (Kota Banjarmasin) masuk dalam daftar 23 kabupaten/kota di Indonesia yang bedada di level 4,” ujarnya.

Pihaknya juga tidak mengeluarkan surat edaran lagi terkait PPKM Level 4 yang dijalankan hingga tanggal 20 September 2021 tersebut.

“Surat edaran tetap sama seperti kemarin, walaupun statusnya level 4 tapi kita sudah ada pelonggaran di sektor ekonomi. Karena dari laporan yang saya terima kasus di Banjarmasin ini sudah sangat menurun,” ucapnya.

“Tapi PTM, tempat wisata, dan THM (Tempat Hiburan Malam) tetap belum boleh jalan,” tegasnya.

Lantas, apakah data yang di sampaikan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin kemarin berbeda dengan data milik Pemerintah Pusat?

Baca Juga :   JOB FAIR 2026 Sediakan 2.295 Loker Dalam-Luar Negeri

Terkait hal itu, Ibnu menegaskan bahwa data hasil evaluasi Satgas Covid-19 Kita Banjarmasin tersebut sama dengan milik Pemerihtah Pusat.

Ia hanya bisa berhusnudzon, mungkin pemerintah pusat beralasan menambah masa PPKM level 4 ini agar Kota Banjarmasin benar-benar bisa melandaikan kasusnya.

“Mungkin kita diberi kesempatan supaya kita tetap bisa meningkatkan disiplin protokol kesehatan agar berdampak dengan penurunan kasus. Ambil positifnya saja,” imbuhnya.

Selain itu, ia menilai keputusan pemerintah pusat masih menetapkan Kota Baiman ini berstatus level 4 lantaran masih tingginya mobilitas warga.

“Mungkin itu salah satu alasannya. Apalagi Banjarmasin ini dari mana-mana dan tingkat mobilitasnya pun pasti tinggi sekali,” tambahhya

“Walaupun seperti itu, tapi kita masih optimis bisa mempertahankan penurunan kasus ini. Tentu sambil dibarengi dengan peran dan kerjasama masyarakat dalam menjalankan disiplin protokol kesehatan,” pungkasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan
RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu
LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18