PANSUS DPRD KALSEL Matangkan Perda Tambah Modal Bank Kalsel

- Penulis

Rabu, 15 Oktober 2025 - 21:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kunjungan kerja ke Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (ASBANDA) di Jakarta. Selasa, (14/10/2025) (SuarIndonesia/Ist)

kunjungan kerja ke Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (ASBANDA) di Jakarta. Selasa, (14/10/2025) (SuarIndonesia/Ist)

​SuarIndonesia – Panitia Khusus (Pansus) III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), terus bergerak aktif menyiapkan draf Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda).

Ini mengenai Penambahan Penyertaan Modal Pemerintah Provinsi Kalsel untuk Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (Bank Kalsel).

​Dalam upaya pengayaan materi, rombongan Pansus III yang dipimpin oleh Wakil Ketua Pansus III Nor Fajri dan didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Kalsel HM Alpiya Rakhman, melakukan kunjungan kerja ke Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (ASBANDA) di Jakarta. Selasa, (14/10/2025).

Kunjungan turut melibatkan mitra kerja terkait seperti Direktur Utama (Dirut) Bank Kalsel, Bappeda, Bapenda, Biro Perekonomian, Biro Hukum, dan DPKAD Pemprov Kalsel.
​Wakil Ketua Pansus III Nor Fajri dari Partai Gerindra menjelaskan bahwa konsultasi ke ASBANDA bertujuan untuk mengumpulkan informasi dan masukan yang komprehensif.

“Kunjungan kerja ini untuk konsultasi rencana pembuatan perda penambahan penyertaan modal Bank Kalsel.

Banyak hal berharga yang kami dapatkan dan perlu ditindaklanjuti,” ujarnya.

​Senada dengan itu, Dirut Bank Kalsel Fachrudin menyambut baik hasil diskusi tersebut. Dirinyaa berharap masukan dari ASBANDA dapat mempercepat proses penerbitan Perda, penganggaran, dan peningkatan kinerja bisnis Bank Kalsel di masa depan.

Baca Juga :   KALIMANTAN Butuh Perluasan Transportasi untuk Buka Konektivitas

“Mudah-mudahan bisa mempercepat proses penerbitan peraturan daerahnya, penganggarannya, dan beberapa hal terkait bisnis Bank Kalsel,” kata Fachrudin.

​Direktur Eksekutif ASBANDA, Wimran Ismaun, menyatakan dukungan penuh terhadap Ranperda ini.

Menurutnya, penambahan modal sangat strategis.

“Kami sangat mendukung. Satu rupiah pun keuntungan Bank Kalsel adalah PAD bagi provinsi Kalsel.

Sangat bagus ditambah modal, karena dengan tambahan modal, akselerasi bisnis Bank Kalsel akan lebih cepat,” tegas Wimran, sembari menawarkan fasilitasi informasi teknis dan bisnis kepada Pansus III DPRD Kalsel. (*/HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:00

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:19

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:19

KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:13

MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:09

PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027

Berita Terbaru