Usai pemakaman, Pangeran Khairul Saleh (keempat dari kiri) didampingi Ustadz Ahmadi H Masaid (ketiga dari kiri) dan
H Khairuddin, mantan Kadis PU Banjarmasin (kelima dari kiri) dijamu makan bersama.(foto/ist)
Suarindonesia – Sultan Banjar Pangeran Khairul Saleh selalu dekat dan empati dengan semua orang, segala lapisan dan suku apa pun yang ada di Kalimantan umumnya, khususnya di Kalimantan Selatan. Terbukti saat mendengar H Asnawi Thomas, Tokoh Madura di Kalsel tutup usia, Pangeran Khairul Saleh melayat atau tazkiah ke kediaman almarhum di Veteran Banjarmasin.
Setelah ikut menghadiri Haul ke 213 Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, Senin (10/06/2019) lalu, sekitar pukul 17.00 WITA, Pangeran Khairul Saleh yang digadang-gadang ikut maju sebagai bakal calon Gubernur Kalsel 2020 tersebut meluangkan waktu melayat Ketua Ikatan Madura Kalsel itu.

Pangeran Khairul Saleh menyatakan hormat terhadap ketokohan H Asnawi Thomas semasa hidup. H Asnawi Thomas pernah menjabat Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Ketua Wilayah PPP Reformasi, dan Ketua Wilayah PBR.
“Kita semua adalah bersaudara. Almarhum H Asnawi Thomas merupakah tokoh yang harus kita hormati. Insya Allah beliau husnul khatimah, semoga beliau mendapat tempat yang paling mulia di sisi Allah SWT, ” kata Pangeran Khairul Saleh mendoakan.
Prosesi pemakaman yang tidak jauh dari rumah kediaman almarhum di Jl Veteran Komplek Al Anshar No 3 RT 29 Kelurahan Sungai Bilu Banjarmasin Timur (TK NU Al Anshar) dipimpin Ustadz Ahmadi H Masaid. Selesai baca doa dijamu makan bersama lesehan dengan para tokoh madura lainnya serta masyarakat umum.
Pangeran Khairul Saleh pun tidak rikuh menikmati hidangan bersama yang lain walaupun hanya beralaskan tanah. Tak heran, para pelayat mengagumi sifat kesederhanaan Sultan Banjar itu.(RA)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















