PAMPANGAN TERJANG Aliran Sungai Martapura, Kolong Dua Jembatan Tersumbat

- Penulis

Kamis, 21 Oktober 2021 - 00:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Sampah berupa potongan ranting dan batang pohon, bambu, eceng gondok hingga sampah rumah tangga, kini kembali menerjang aliran Sungai Martapura.

Alhasil tumpukan sampah yang biasa disebut dengan nama pampangan itu pun kembali membuat kolong Jembatan 9 November dan Jembatan Antasari tersumbat.

Dan bila terlambat dibereskan, maka tidak menutup kemungkinan bakal menghambat arus lalu lintas transportasi sungai.

Padahal Kota Banjarmasin sedang tengah mempersiapkan diri dalam menyambut kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rangka peresmian Jembatan Sungai Alalak

Dari data yang diperoleh awak media, pampangan paling parah terjadi di Jembatan 9 November atau yang biasa dikenal dengan Jembatan Pasar Lama.

Di sana tumpukan pampangan hampir menutup seluruh bagian kolong jembatan tersebut.

Sedangkan di Jembatan Antasari, pampangan hanya menutup sebagian kolong jembatan saja.

 

 

Salah seorang warga yang bermukim di kawasan Pasar Lama, Sampurna menjelaskan bahwa sepengetahuannya, pampangan muncul sekitar jam 4 subuh.

“Langganan. Tiap tahun selalu terjadi seperti ini,” ucapnya, Rabu (20/10/2021).

Baca Juga :   BUKA LELANG Jabatan Dua Kadis di Pemko Banjarmasin

Ia pun lantas menegaskan bahwa pampangan semakin membuat sungai menjadi tercemar dan membuat dirinya kesulitan beraktivitas. Seperti mencuci hingga mandi.

“Kalau airnya dipakai mandi, bisa bikin gatal-gatal,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan warga pengguna jalan, Ancah. Bahkan, ia mengaku kaget melihat kembali adanya penampakan pampangan kembali mencemari Sungai Martapura.

Ia pun juga menyayangkan, pampangan di Sungai Martapura itu muncul justru menjelang kedatangan Presiden RI Joko Widodo ke Banjarmasin.

“Seharusnya dinas terkait bisa cepat menangani, agar sungai kita bisa tampak bersih,” ucapnya.

Ia pun lantas berharap Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin bisa segera bertindak membersihkan pampangan itu agar tidak terlalu mengganggu aktivitas warga dan arus transportasi sungai.

Kepala Bidang Sungai di Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Hizbul Wathony saat dikonfirmasi belum berhasil. Namun, hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink
BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel
DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah
DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla
354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba
AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI
DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:15

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10

DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:06

DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:24

354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:38

AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:17

DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Berita Terbaru

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:30

Petugas melepasliarkan orangutan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. (Foto: Yayasan BOS)

Kalteng

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:23

BPDLH dan Tim Norwegia bersama Dishut Kalsel saat mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan program FOLU Net Sink 2030 di Desa Pasar Batu, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (18/6/2026). (Foto: Dishut Kalsel)

HST

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca