OSI 2025: 29 Tersangka Dibekuk Polres HSS

- Penulis

Selasa, 20 Mei 2025 - 22:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para tersangka yang diciduk saat Operasi Sikat Intan 2025 selama 14 hari yang digelar Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) saat konferensi pers di Kandangan, Kabupaten HSS, Kalimantan Selatan, Selasa (20/5/2025). (ANTARA/Fathurrahman)

Para tersangka yang diciduk saat Operasi Sikat Intan 2025 selama 14 hari yang digelar Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) saat konferensi pers di Kandangan, Kabupaten HSS, Kalimantan Selatan, Selasa (20/5/2025). (ANTARA/Fathurrahman)

SuarIndonesia — Petugas Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) jajaran Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) membekuk 29 tersangka saat Operasi Kepolisian Kewilayahan Sikat Intan 2025.

“Sebanyak 29 tersangka dari 25 kasus tindak pidana selama pelaksanaan Operasi Sikat Intan 2025 yang dilaksanakan selama dua pekan sejak 1-14 Mei,” kata Kapolres HSS AKBP Muhammad Yakin Rusdi di Kandangan Selasa (20/5/2025).

Dijelaskan dia, operasi kepolisian kewilayahan tersebut menyasar berbagai bentuk kejahatan, seperti premanisme, narkotika, kepemilikan senjata api dan senjata tajam.

Kemudian, minuman keras, perjudian, kejahatan lain, antara lain pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian biasa dan pencurian dengan kekerasan (curas), serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Yakin menuturkan dari 25 kasus yang diungkap selama Operasi Sikat Intan 2025, terdiri dari 14 kasus kepemilikan senjata tajam, enam kasus narkoba, serta masing-masing satu kasus pengeroyokan, penganiayaan berat, mabuk minuman keras, obat dan perusakan.

Menurut dia, terdapat 29 tersangka yang diringkus petugas, terdiri dari empat target operasi dan sisanya non target operasi (TO).

Dari hasil operasi tersebut, Polres HSS menyita berbagai barang bukti berupa 14 bilah senjata tajam, lima paket narkotika jenis sabu dengan berat 4,49 gram.

Selanjutnya, empat unit sepeda motor, tujuh unit handphone, uang tunai Rp2.501.000, satu dompet, pipet kaca, bong atau alat isap, dan korek api.

Baca Juga :   KASUS UMKM Mama Khas Banjar Hingga Resmi Tutup, Begini Penegasan Menteri UMKM Maman

“Ada juga delapan orang yang melakukan tindak pidana ringan (tipiring) tetapi kemudian dilakukan pembinaan,” tutur Yakin dilansir dari AntaraNewsKalsel.

Kapolres HSS pun menguraikan hasil analisa dan evaluasi pelaksanaan Operasi Sikat 2025 mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu.

“Pelaku meningkat 20 orang dari tahun lalu, dan kasus meningkat delapan kasus,” ujarnya.

Yakin menekankan seluruh elemen masyarakat agar menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, serta tidak melakukan tindak premanisme maupun main hakim sendiri.

Yakin pun mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menghilangkan kebiasaan membawa senjata tajam yang tidak sesuai tempatnya.

Selain itu, orang tua juga agar mengawasi anak-anak, supaya tidak terjerumus penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.

Warga juga diminta agar tidak segan atau takut melaporkan tindak premanisme sekecil apa pun kepada pihak kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

“Jangan takut untuk melaporkan, karena keamanan dan keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami,” tutur Yakin. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PENCURI 1,6 TON SAWIT Ketahuan! Gegara Tertidur Pulas Usai Beraksi
2 NAPI LAPAS Palangka Raya Dikirim ke Nusakambangan
PRIA R NGAMUK Bacok Ibu dan Anak
MAYAT MA Mengapung di Sungai Lok Tamu, Diduga Mau Cuci Baju
TERKUAKNYA DUGAAN KS di Ponpes Kukar, Korban Diam Bertahun-tahun
JASAD PEREMPUAN MEMBUSUK di Dalam Kamar, Sebelum Temuan Terdengar Pertengkaran
AKSI TAWURAN Kelompok Remaja di Tembus Mantuil, Pelaku Diamankan Polresta Banjarmasin
MENKO KUMHAM IMIPAS: Masih Banyak Pungli Dilakukan Jajaran Birokrasi

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:52

SAAT BERENANG, Bocah Jio Hilang Misterius di Sungai

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:36

MAYAT MA Mengapung di Sungai Lok Tamu, Diduga Mau Cuci Baju

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:20

TERKUAKNYA DUGAAN KS di Ponpes Kukar, Korban Diam Bertahun-tahun

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:56

JASAD PEREMPUAN MEMBUSUK di Dalam Kamar, Sebelum Temuan Terdengar Pertengkaran

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:21

AKSI TAWURAN Kelompok Remaja di Tembus Mantuil, Pelaku Diamankan Polresta Banjarmasin

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:53

102 SEKOLAH Hasil Revitalisasi Diresmikan

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:48

DUA PEMUDA HILANG di Hutan Bagugus Dievakuasi

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:25

HARI LINGKUNGAN HIDUP, Setwan Kalsel Bersihkan Got Tersumbat

Berita Terbaru

Proses pemindahan napi high risk Lapas Palangka Raya ke Nusakambangan. (Foto: dok Ditjenpas Kalteng)

Hukum

2 NAPI LAPAS Palangka Raya Dikirim ke Nusakambangan

Minggu, 7 Jun 2026 - 22:58

Lokasi bocah Jio Norahito (11) yang hilang di Sungai Kapuas, Desa Sei Hanyu, Kabupaten Kapuas, Kalteng. (Foto: dok SAR Palangka Raya)

Kalteng

SAAT BERENANG, Bocah Jio Hilang Misterius di Sungai

Minggu, 7 Jun 2026 - 22:52


Pelaku R pembacok ibu dan anak di Palangka Raya, Minggu (7/6/2026). (FotoL dok Polsek Pahandut)

Hukum

PRIA R NGAMUK Bacok Ibu dan Anak

Minggu, 7 Jun 2026 - 22:45

Mayat MA mengapung di sungai Desa Lok Tamu, Banjar. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

MAYAT MA Mengapung di Sungai Lok Tamu, Diduga Mau Cuci Baju

Minggu, 7 Jun 2026 - 22:36

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca