OMBUDSMAN KALSEL: Pelayanan Publik Wajib Miliki Program Jangka Panjang

- Penulis

Minggu, 12 Mei 2024 - 22:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hadi Rahman, Kepala Perwakilan Ombudsman Kalsel. [Foto: Ombudsman]

Hadi Rahman, Kepala Perwakilan Ombudsman Kalsel. [Foto: Ombudsman]

SuarIndonesia — Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Selatan mewajibkan seluruh penyelenggara layanan publik memiliki visi dan tujuan yang jelas serta program jangka panjang.

“Tidak boleh ada disorientasi arah atau pelayanan yang berfokus hanya pada waktu tertentu,” kata Kepala Ombudsman Provinsi Kalimantan Selatan Hadi Rahman saat dikonfirmasi di Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, dikutip AntaraNews, Minggu (12/5/2024).

Dia menjelaskan Ombudsman gencar menyosialisasikan teknis penilaian kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik di seluruh Kalsel sebagai strategis penilaian kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik dan pembangunan daerah.

Hadi menuturkan penyelenggaraan pelayanan publik wajib memiliki visi dan tujuan yang jelas, berjangka panjang, kerangka berpikir, serta pola tindakan harus mengikuti “kompas” yang memberikan arah dan panduan untuk pengorganisasian dan penggerakan seluruh sumber daya pelayanan publik.

Hadi menegaskan tidak boleh ada kebijakan melawan arah atau pelayanan yang berfokus hanya kepada waktu.

Oleh karena itu, Hadi menyebutkan penyelenggara perlu mengupayakan dan memastikan pelayanan yang berkualitas prima kepada masyarakat sebagai tujuan bersama.

Hadi menambahkan Ombudsman menilai kepatuhan sejak 2015 yang memiliki relevansi sangat strategis terhadap visi dan tujuan pelayanan publik tersebut.

Melalui penilaian tersebut, tambah Hadi, maka dapat mengetahui tingkat kepatuhan dan kualitas pelayanan publik dari kementerian, lembaga dan pemerintah daerah se-Indonesia, sehingga bisa menghasilkan suatu rekomendasi untuk perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pencegahan malaadministrasi melalui implementasi komponen standar pelayanan pada tiap unit pelayanan publik.

Baca Juga :   TERCATAT 29 Titik di Kawasan Handil Bakti, Kabel Fiber Optik Semrawut

Hadi menambahkan hasil penilaian tersebut juga akan dimanfaatkan secara optimal untuk memberikan Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD), Evaluasi Kinerja Pembangunan Daerah (EKPD) dan realisasi Sustainable Development Goals (SDGs).

Hadi mencontohkan Ombudsman sebagai lembaga negara yang terlibat pada penilaian terhadap prestasi Pemprov Kalsel pada ajang PPD 2024.

“Hasil penilaian kepatuhan 2023 tersebut sebagai salah satu sumber clearance data,” tutur Hadi.

Periode 2024, Hadi menyebutkan penilaian kepatuhan atau opini pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik dari Ombudsman RI berlanjut dengan menyasar 25 kementerian, 15 lembaga, dan 552 pemda di seluruh Indonesia.

Hadi mengamanatkan hal yang sudah baik pada penilaian tahun sebelumnya agar dipertahankan atau ditingkatkan, serta pencapaian hasil penilaian tersebut harus berdampak positif terhadap upaya pelayanan publik yang berkualitas prima.

“Jadi angka penilaian yang dihasilkan mampu memberi makna terhadap pekerjaan penyelenggara dan pelaksana pelayanan publik, menjadikan diri kita sebagai pembawa manfaat, kebaikan dan kebahagiaan bagi pengguna layanan khususnya dan masyarakat pada umumnya,” ungkap Hadi. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin
DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel
TERKAIT MORTIL, Dicek Gegana Brimob Polda Kalsel dan Dihancurkan
DITEMUKAN BAHAN PELEDAK Mortil “81 Tampella” Peninggalan Zaman Perang di Kampung Arab
TERUNGKAP P.elaku Percobaan Pemerkosaan di Rawasari, Korban Melawan
KALTENG-KALSEL Bersinergi Pacu Pembangunan Regional dan Nasional
IIMU RETRET AKMIL, Supian HK : Siap Terapkan di Kalsel !
LAKA LIBATKAN Dua Emak-emak di Banjarmasin, Respon Cepat 110 Polri Permasalahan Berakhir Damai
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 21:53

PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin

Jumat, 17 April 2026 - 21:52

4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga

Jumat, 17 April 2026 - 20:02

DELAPAN Penumpang Heli Jatuh Dievakuasi dalam Kondisi Meninggal

Kamis, 16 April 2026 - 22:51

TERKAIT MORTIL, Dicek Gegana Brimob Polda Kalsel dan Dihancurkan

Kamis, 16 April 2026 - 22:18

DITEMUKAN BAHAN PELEDAK Mortil “81 Tampella” Peninggalan Zaman Perang di Kampung Arab

Kamis, 16 April 2026 - 21:52

TERUNGKAP P.elaku Percobaan Pemerkosaan di Rawasari, Korban Melawan

Kamis, 16 April 2026 - 20:51

KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 19:32

RUPIAH Menguat Dipicu Ketegangan Geopolitik yang Mereda

Berita Terbaru

Kapal tanker berlayar di Teluk, dekat Selat Hormuz di tengah perang Iran vs AS-Israel. (REUTERS/Stringer)

Internasional

IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:18

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca