NU – MUHAMMADIYAH Serukan Pemilu 2024 Wujud Nyata Semangat Persatuan dan Keberagamaan

- Penulis

Senin, 12 Februari 2024 - 22:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oto
- Ketua Pimpinam.Wilayah NU Kalsel Dr H Muhammad Tambrin dan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalsel Prof H Ridhahani Fidzi pada konferensi pers Pemilu Damai di kantor PW Muhammadiyah di Banjarmasin, Senin (12/2/2024) (SuarIndonesia/SU)

oto - Ketua Pimpinam.Wilayah NU Kalsel Dr H Muhammad Tambrin dan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalsel Prof H Ridhahani Fidzi pada konferensi pers Pemilu Damai di kantor PW Muhammadiyah di Banjarmasin, Senin (12/2/2024) (SuarIndonesia/SU)

SuarIndonesia – Pimpinan Nahdlatul Ulama (NU) dan Pimpinan Muhammadiyah di Wilayah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menyerukan Pemilu Damai 2024.

Ini agar tercipta ketenangan selama proses pemilihan berlangsung dengan menjaga suasana yang kondusif, bagi setiap warga Banua sesuai dengan julukan Kalsel Babussalam.

Seruan disampaikan Krekater Ketua Pengurus Wilayah NU Kalsel, Dr H Muhammad Tambrin dan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalsel Prof H Ridhahani Fidzi pada konferensi pers Pemilu Damai di Kantor PW Muhammadiyah di Banjarmasin, Senin (12/2/2024).

Diawali pernyataan Ketua PWNU Kalsel, Dr H Muhammad Tambrin didampingi jajarannya
mengatakan, mendekati Pemilu yang merupakan pesta demokrasi yang memperlihatkan keberagaman suara rakyat Indonesia sebagai panggung utama dimana warga negara menyalurkan hak suaranya.

Pemilu adalah cermin dari keragaman pandangan, kepentingan aspirasi yang membangun Indonesia.

“Selaku ketua carataker PW NU Kalsel, saya mengimbau kepada saat pemilihan  14 Februari 2024, mari bersama-sama menjaga kedamaian, ketenangan dengan sikap penuh kesabaran dan dapat menjaga suasana yang kondusif,” ajaknya.

Babussalam, kata Tambrin adalah suasana yang damai, kondusif, harmonis sehingga pada saatnya kita mengikuti kegiatan Pemilu secara yang maksimal.

“Akhirnya dengan pentingnya kesadaran menjaga keberagamaan dalam pemilu, mari kita bangun pondasi yang kokoh, kemajuan Indonesia sebagai bangsa yang adil, inskulisif dan damai khususnya di Banua Kalsel,” ucapnya lagi.

Jadikan Pemilu wujud nyata semangat persatuan dan keberagamaan yang menjadi ciri khas kebangsaan.”Pemilu damai, bangsa berkah dan Kalsel Babussalam,” tandas Tamrin.

Sementara itu, Prof Dr H Ridhahani Fidzi juga didampingi jajarannya menyampaikan jelang Pemilu 2024 ada tiga hal yang perlu disampaikan.

Pertama, kata dia, mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kalsel, lebih khusus warga Muhammadiyah dan NU, mari gunakan hak konstitusi sebagai warga negara untuk menggunakan hak pilihnya di 14 Februari.

“Tentang kemana pilihannya terserah, kita organisasi berdua ini indipenden, terserah pilihannya.

Baca Juga :   FINALISASI Perpres Ojol 18 Agustus

Tapi, gunakan hak pilihnya yang hanya 5 tahun sekali dan jangan sampau diabaikan,” pesannnya.

Kedua, kata Ridhahani, mereka menindaklanjuti hasil pertemuan dua organisasi besar, pengurus NU dan pimpinan pusat Muhammadiyah yang sering beberapa kali bertemu.

Antara lain, pesan kedua organisasi ini jadikan Pilpres ini sebagai Pilres yang bermoral, politik yang bermoral, politik yang berkeadaban.

“Jadi Pilpres menghindari politik uang. Itu pesan yang disampaikan organisasi besar,” tandasnya.

Ditambahkan guru besar UIN Antasari Banjarmasin, pertemuan ini hanya membreak down apa yang sudah diputuskan atau dirembukkan organisasi besar, supaya jangan sampai terjadi pengalaman dua kali Pilpres 2014 dan 2019 membuat masyarakat terbelah sampai saat ini.

“Waktu itu ada cebong, ada kampret dan ada kadrun dan Pilres kali ini supaya jangan terulang lagi.

Suasana sejak kemarin kita sudah memasuki minggu tenang.

Mudah-mudahan tenang sampai hari pencoblosan dan berlanjut berlanjut dan terjaga,” katanya.

Pesan ketiga, lanjut Ridhahani, penyelenggara pemilu mereka berharap baik KPU dan Bawaslu bersama seluruh jajarannya hendaknya berkerja secara profesional dan proporsional

“Tentu menjaga intergritas sebagai penyelenggara Pemilu, supaya hasil Pilres dan Pileg kita betul-betul diakui masyarakat atau legimilitif. Jadi berakibat tidak ada perpanjangan,” tegasnya.

Dia berharap penyelenggara pemilu betul-betul menyelenggarakan Pemilu dengan cara jurdil dan luber. Kalau dilaksanakan terjaga, Insha Allah kondisitifitas mulai minggu tenang sampai  14. (*/SU)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DERBY BORNEO, Misi Bangkit Barito Putera v Persiba, Frans: ‘Haram’ Kalah di Kandang
TERSERANG ISPA: 47 Orang Utan Diterapi Nebulizer
OPERASI Salvage KM Virgo Transport 8, Tim Penyelam-Peralatan Tiba Sabtu ini
3 KORBAN KM Virgo Transport 8 Teridentifikasi, 10 Jenazah Masih dalam Proses
WAMENKO Pangan Matangkan Strategi Baru Tangani Karhutla
DOKUMEN TANAH RSUD H. Boejasin Disita Penyidik, Pemkab Tala Didesak Segera Bersikap
STRATEGI BARU Tangani Karhutla di Kalsel, Begini Langkah Wamenko Pangan
KASUS KORUPSI KPP Madya Banjarmasin: KPK Panggil Direktur Sungai Danau Jaya dan Binuang Mitra Bersama Prima
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:08

DERBY BORNEO, Misi Bangkit Barito Putera v Persiba, Frans: ‘Haram’ Kalah di Kandang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 00:24

KASUS KORUPSI KPP Madya Banjarmasin: KPK Panggil Direktur Sungai Danau Jaya dan Binuang Mitra Bersama Prima

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:31

WANTIMPRES Bentuk Rencana Enam Bidang Kerja

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:21

PRESIDEN Prabowo: “Saya Lihat Masa Depan Indonesia Cerah”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:41

KASUS TTPU: Rita Widyasari Diperiksa KPK 6 Jam Lebih

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:36

FEBRIE ADRIANSYAH Didakwa Peras Saksi Jiwasraya Rp55 Miliar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16

BIAYA HAJI 2027 Ditetapkan Sebesar Rp98,4 Juta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:54

MK: Gugatan Ijazah Gibran tidak dapat Diterima

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi orang utan di Nyaru Menteng, Palangka Raya. (Foto: Antara/Bayu Pratama S)

Headline

TERSERANG ISPA: 47 Orang Utan Diterapi Nebulizer

Jumat, 9 Okt 2026 - 21:38

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca