SuarIndonesia — Tiga korban KM Virgo Transport 8 kembali teridentifikasi oleh tim DVI. Identitas ketiga korban diumumkan pada Jumat (9/10/2026) dan akan dijemput oleh keluarga menuju kampung halamannya.
Berikut identitas tiga korban KM Virgo yang telah teridentifikasi:
1. Muhammad Anwaril Ma’arif (18), laki-laki asal Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan.
2. Mochamad Supardi (70), laki-laki asal Surabaya, Jawa Timur.
3. Supiani (45), laki-laki asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Moch Sofwan mengatakan bahwa pata korban ada yang teridentifikasi melalui ciri medis dan properti, namun juga ada yang melalui DNA.
Sofwan mengatakan ketiga jenazah tersebut baru teridentifikasi pada Kamis (8/10/2026). Saat ini tim DVI masih melakukan proses penyerahan kepada pihak keluarga.
“Para korban ini ada yang teridentifikasi melalui DNA, ada juga dengan ciri medis dan properti,” tutur Sofwan, Jumat (9/10/2026).
Terbantu ciri khusus korban yang sulit dikenali
Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol Much Sofwan mengaku tim DVI yang dipimpinnya terbantu adanya ciri khusus ketika mengidentifikasi korban tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang kondisinya sudah sulit dikenali.
“Kondisi jasad korban yang ditemukan sudah tidak utuh, bahkan membusuk, dengan wajah sudah tidak bisa dikenali,” kata Sofwan, Jumat (9/10/2026).
Oleh karena itu dia berharap keluarga bisa memberikan informasi sekecil apapun secara detail terkait ciri khas korban, sehingga sangat membantu dalam proses identifikasi.
Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Nur Khamid berharap seluruh korban yang telah ditemukan bisa segera selesai teridentifikasi. Ia juga menegaskan Polda Kalsel memberikan pendampingan bagi keluarga korban yang masih menunggu kejelasan identitas keluarganya.
Nur Khamid menerangkan bahwa Proses penyidikan telah dilimpahkan ke Mabes Polri, dan sebagaimana rilis yang disampaikan oleh Mabes Polri dan Dir Reskrimsus Polda Kalsel bahwasanya telah ada 4 orang yang diamankan dan ditahan.
Hingga hari ke-27 operasi pencarian, ada 53 orang korban yang masih dalam proses pencarian oleh tim Basarnas bersama tim gabungan yang terus menyisir lokasi kejadian (LKP) serta kawasan pesisir Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.
Dengan penambahan ini, dari total 82 jenazah yang diterima oleh Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin, sebanyak 72 korban telah berhasil teridentifikasi, sementara 10 jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi.
Sementara itu, pihak Jasa Raharja mengonfirmasi telah menyalurkan santunan kepada 69 ahli waris korban teridentifikasi dan saat ini tengah memverifikasi berkas untuk tiga jenazah yang baru teridentifikasi. Pihak owner kapal Virgo Transport 8 juga menegaskan komitmennya untuk menanggung seluruh biaya penanganan dan pengiriman jenazah hingga sampai ke rumah duka. (*/ut)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















