NGAKU Terinfeksi Corona, Seorang Perempuan Lolos Pemerkosaan

- Penulis

Kamis, 6 Februari 2020 - 19:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Zaki Alfarabi/detikcom)

 

SuarIndonesia – Seorang perempuan di China lolos dari upaya pemerkosaan setelah mengaku-ngaku terinfeksi virus corona yang tengah mewabah. Padahal perempuan ini dalam kondisi sehat.

Kepolisian China menyatakan, tersangka pelaku yang oleh polisi hanya disebut sebagai Xiao, mendatangi rumah perempuan yang hanya disebut sebagai Yi itu. Saat kejadian, perempuan itu hanya seorang diri di rumahnya di Kota Jingshan, dekat Wuhan, pusat wabah corona. Kota Jingshan ditempuh dengan tiga jam berkendara dari Wuhan.

Seperti dilansir situs berita En24 News, Kamis (6/2/2020), pria berumur 25 tahun itu langsung menyerang perempuan itu dan mencoba memperkosanya. Yi pun mencoba melawan. Saat perlawanan itulah, perempuan itu pura-pura batuk dan mengatakan: “Saya baru pulang dari Wuhan dan saya telah terinfeksi, karena itulah saya dikarantina sendirian di rumah.”

Mendengar itu, pria tersebut lari tunggang-langgang. Namun sebelum kabur, pelaku sempat mencuri uang tunai sekitar 3 ribu yuan yang ada di meja.

Usai kejadian pada Jumat (31/1) malam waktu setempat itu, Yi melapor ke polisi. Selama penyelidikan untuk menemukan keberadaan Xiao, polisi mengaku mendapat kendala lantaran semua warga memakai masker untuk melindungi dari wabah virus corona.

Baca Juga :   TAIPEI OPEN 2026: Leo/Daniel Juara Sikat Wakil Malaysia

Namun Xiao akhirnya menyerahkan diri ke polisi dengan ditemani ayahnya pada Senin (3/2). Pria itu pun mengakui kesalahannya dan kini ditahan.

Keganasan virus corona hingga kini terus menelan korban jiwa. Sejauh ini, sudah 563 orang meninggal di China akibat virus novel coronavirus tersebut.

Menurut Komisi Kesehatan Nasional China dalam laporan hariannya seperti dilansir kantor berita China, Xinhua, Kamis (6/2/2020), terhitung hingga Rabu (5/2) tengah malam waktu setempat, total 563 orang telah meninggal dan ada 28.018 kasus coronavirus yang terkonfirmasi di 31 wilayah setingkat provinsi di China. (detik.com/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal
HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”
BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi
PEMUKIMAN di Jalan Batu Merah Sungai Andai Membara

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

TIGA Fokus Utama Penanganan Karhutla Kalteng

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:54

PANGKALAN BUN Diguyur Hujan, BMKG: Tetap Waspada!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:10

IRA Diselamatkan dari Area Karhutla Kotim

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca