MURNI KECELAKAAN, Dinyatakan Disperdagin Soal Kecelakaan yang Tewaskan Seorang Pedagang

- Penulis

Jumat, 14 Januari 2022 - 21:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin akhirnya angkat bicara terkait insiden runtuhnya pagar pembatas parkiran Pasar Sentra Antasari, Banjarmasin, subuh tadi.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar menjelaskan, bahwa insiden yang menewaskan seorang pedagang tersebut murni kecelakaan.

Bukan tanpa alasan, menurutnya kesimpulan tersebut merupakan hasil pengecekan langsung yang dilakukan pihaknya di lokasi kejadian.

“Karena di depan pagar beton yang runtuh itu sudah ada trotoar pembatas roda mobil. Tapi entah kenapa mobil ini malah melewati trotoar kecil itu,” ucapnya saat dihubungi awak media melalui sambungan telepon, Jumat (14/1/2022).

Lantas, apakah insiden yang terjadi sekitar pukul 4.00 WITA dan menewaskan seorang wanita pedagang daging ayam di sana ada hubungannya dengan usia bangunan?

Saat ditanya hal tersebut, pria dengan sapaan Tezar itu pun menekankan bahwa insiden runtuhnya pagar beton pembatas parkiran mobil itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan usia bangunan.

“Ini murni kecelakaan,” tekannya lagi.

 

DITABRAK MOBIL Pagar Pembatas, Seorang Pedagang Ayam Tewas (2)

 

Ia menduga, pengemudi mobil jenis pick-up berwarna hitam itu kehilangan kendali ketika ingin memutar balik. Dan kemungkinan si pengemudi salah injak pedal atau kelepasan pedal kopling.

“Makanya mobil yang menabrak ini sebagian melewati pagar,” ujarnya.

Saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan Polsek Banjarmasin Tengah untuk membersihkan sisa-sisa pecahan tembok beton yang masih berhamburan.

“Kami akan secepatnya berkoordinasi dengan pihak kepolisian apakah kami bisa membersihkan puing-puing beton. Khawatirnya masih digunakan sebagai olah TKP,” ungkapnya.

Baca Juga :   BALAP LIAR dan Knalpot Brong, 20 Pelanggar Ditindak

Kemudian, Tezar melanjutkan, Disperdagin akan menyurati pihak PT Giri selaku pengelola area Pasar Sentra Antasari untuk segera memperbaiki bagian pagar yang rusak akibat tertabrak.

“Karena selama masih ditangani oleh PT Giri maka kami tidak boleh mengeluarkan anggaran untuk pemeliharaan bangunan. Termasuk untuk memperbaiki kerusakan-kerusakan yang ada,” ungkapnya.

Karena itu, untuk mengantisipasi kejadian serupa tidak kembali terjadi, Disperdagin melalui UPTD 1 Sentra Antasari akan memagari pagar yang jebol dengan kayu.

“Sementara pagar yang hancur itu kita tutup dulu pakai kayu sambil menunggu hasil koordinasi dengan PT Giri, jadi area parkir masih tetap dibuka,” katanya.

Berdasarkan informasi yang didapatkannya ketika pengecekkan lapangan, Tezar menceritakan bahwa wanita muda yang berusia 20 tahun itu tertimpa runtuhan pagar saat sedang menyusun dagangannya di Pasar Subuh Antasari.

“Memang kalau pasar subuh itu pedagangnya sampai ke pinggir jalan. Dan kebetulan korban yang bernama Zahroh ini lagi menyusun dagangannya,” imbuhnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
ANCAMAN Asap Karhutla, Kapolsek Banjarmasin Tengah Turun Bagikan Masker
OPERASI PATUH INTAN 2026 Polresta Banjarmasin Kerahkan 85 Personel, ETLE Dioptimalkan
SERATUS PERSONEL BKO Perkuat Penanganan Karhutla di Kalsel, Diterima Kapolda

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca