MULAI 2025, 100 Sekolah Rakyat Dibangun Permanen

- Penulis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 00:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Mensos Gus Ipul saat diwawancara awak media di Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (7/10/2025). (ANTARA/A Rifandi)

Mensos Gus Ipul saat diwawancara awak media di Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (7/10/2025). (ANTARA/A Rifandi)

SuarIndonesia — Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan bahwa sebanyak 100 titik Sekolah Rakyat (SR) dibangun secara permanen di seluruh Indonesia mulai tahun 2025 sebagai program prioritas untuk menjangkau anak-anak dari keluarga miskin.

“Kita ingin ada keterpaduan antarprogram daerah dengan di setiap kementerian dan lembaga, mengacu pada data yang sama yakni Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN),” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat kunjungan kerja di Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (7/10/2025).

Menurutnya, integrasi program yang mengacu pada data tunggal merupakan fondasi agar bantuan sosial dan program pemerintah lainnya menjadi tepat sasaran.

Presiden telah menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 yang memerintahkan seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk menggunakan data tunggal secara terpadu.

Mensos yang akrab disapa Gus Ipul mengakui data saat ini belum sepenuhnya akurat dan proses pemutakhirannya memerlukan partisipasi aktif dari perangkat daerah mulai dari tingkat RT, RW, desa, hingga provinsi.

“Melalui data yang terverifikasi dan tervalidasi dari bawah, pemerintah dapat lebih mudah menargetkan sasaran program, khususnya masyarakat yang berada pada desil satu dan dua atau kelompok paling rentan,” tutur Gus Ipul dilansir dari AntaraNews.

Salah satu intervensi utama bagi kelompok ini adalah melalui Sekolah Rakyat, yang dirancang untuk mengatasi masalah anak putus sekolah, tidak sekolah, atau berpotensi putus sekolah.

Baca Juga :   KAMIS, Revisi UU BUMN Disahkan

Gus Ipul mengatakan bahwa pemerintah menjamin menanggung seluruh biaya kebutuhan siswa di Sekolah Rakyat, yang diselenggarakan dengan konsep sekolah berasrama untuk menciptakan lingkungan belajar berkualitas.

Selain itu, sekolah ini akan menerapkan metode untuk memetakan talenta dan bakat siswa sejak dini, yang menjadi panduan bagi guru dalam proses pembimbingan.

Pembangunan fisik sekolah dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU), di mana setiap sekolah permanen dirancang untuk menampung 1.000 siswa secara terintegrasi dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.

“Fasilitas yang dibangun sangat lengkap, mencakup asrama siswa dan guru, ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, hingga sarana penunjang ekstrakurikuler dan olahraga,” ungkap Gus Ipul.

Ia menambahkan bahwa Kalimantan Timur menjadi salah satu provinsi prioritas dalam program ini, dengan Samarinda telah memiliki tiga titik rintisan yang segera dibangunkan fasilitas permanen.

Gus Ipul menambahkan, lulusan Sekolah Rakyat terus dikawal untuk memastikan mereka dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi atau memasuki dunia kerja. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus
PUNCAK HAJI: Pemerintah Siagakan Pos Kesehatan di Arafah dan Mina
KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi
KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara
KEMENHUT Tahan Tersangka Penyelundup 3 Ton Sisik Trenggiling
BGN Tangguhkan 1.152 SPPG Wujud tak Ada Kompromi untuk Standar MBG
JEMAAH Diimbau Siapkan Stamina Hadapi Rute Mina ke Jamarat
SEMBILAN WNI Korban Penahanan Israel Kembali ke Tanah Air

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:47

MOMENTUM BERSEJARAH Kesepakatan Hibah Pembangunan Rindam XXII/TB, Begini Penyataan Mayjen TNI Zainul Arifin

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca