Meski Tiga Anaknya Memelas, Eh Sakur Tetap Nekad di Atas Tower

- Penulis

Kamis, 21 Februari 2019 - 02:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Suarindonesia – Meski Tiga Anaknya Memelas, Eh Sakur Tetap Nekad di Atas Tower

Sakur (27), nekad panjat Tower Telkom  di kawasan Tembus Mantuil Gang NikmatBanjarmasin Selatan, Rabu (20/2), sekitar pukul 12.00 WITA

Sakur diketahui telah berada di puncak tower setinggi 50 meter.

Namun hingga pukul 22.00 WITA, masih belum mau turun, meski dibujuk pihak kleluarga, dan mungkinsemua dilakukan akibat gaduh dengan sang istri.

Sukur diketahui asal Pasar dan juga tinggal di Jalan Tembus Mantuil Gang Nikmat Banjarmasin Selatan.

Ia tanpa menggunakan secuilpun alat bantu menerobos pagar besi tower.

Upaya membujuk hingga hadirkan tiga anaknya Irfan, Faisal dan Amin, yang ketika itu terus memanggil ayahnya, dan sempat mau turun usai sholat maghrib.

Berbagai ikhtiar sudah dilakukan petugas Badan SAR Nasional (Basarnas) dan aparat Polsek Banjarmasin Selatan, agar warga Anjir Pasar, Kabupaten Batola, mau menghentikan aksi nekadnya.

Aksi Sakur diduga stres karena gaduh dengan sang istri,

Dan ada pula keterangan karena tidak punya uang untuk melayat saudaranya di Berau, Kaltim, yang meninggal dunia sekitar setengah bulan yang lalu.

Baca Juga :   PENGUSAHA Singkawang Ditembak, Adik Diduga Jadi Inisiator

Menurut salah seorang petugas Badan SAR Nasional (Basarnas) Banjarmasin, Gery, sekitar pukul 16.00 WITA, Sakur sempat turun mengambil makanan yanag diantar petugas ke atas.

Namun, akur kembali memanjat naik ketika mendengar ada yang berteriak agar ia ditangkap.

“Membujuknya dengan menggunakan pengeras suara sudah juga dilakukan, namun tak digubris,” tambah Gery.

Dari hasil urun rembuk, sambung Gery, akan dikirim petugas naik ke atas untuk berdialog langsung dengan Sakur.

Selain membujuk, juga diupayakan mendatangkan istri Sakur dan putranya dari Anjir.

Sementara dari keterangan Wahyu (37), warga Kalimantan Utara, dimana saat itu para pegawai baru datang, dan melihat ada orang lari dan langsung baik ke tower itu. (DO)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

GRAND FINAL Nanang – Galuh Kalsel, Ini Deretan Sosok yang Dinobatkan
AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda
26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026
243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:51

PENYEMPROTAN Eco-Enzyme Tekan Polusi Udara

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:13

AKIBAT KARHUTLA, La Jemo Alami Luka Bakar dan Meninggal Dunia

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:16

INDEKS El Nino Kaltim Capai 3,44 Berintensitas Sangat Kuat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:43

KEMENHUB-KAI Matangkan Kajian Kereta Logistik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:39

PERSOALAN Tapal Batas Kutai Timur-Berau segera Masuk Meja Kemendagri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:41

KASUS TTPU: Rita Widyasari Diperiksa KPK 6 Jam Lebih

Rabu, 30 September 2026 - 20:38

WUJUDKAN Swasembada Pangan dan Air Melalui PM-AAS

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam penyaluran bantuan pangan di Desa Kwagean, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Minggu (25/10/2026).(Foto: Antara/Asmaul Chusna)

Nasional

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Minggu, 25 Okt 2026 - 20:16

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca