Suarindonesia – Meski Tiga Anaknya Memelas, Eh Sakur Tetap Nekad di Atas Tower
Sakur (27), nekad panjat Tower Telkom di kawasan Tembus Mantuil Gang NikmatBanjarmasin Selatan, Rabu (20/2), sekitar pukul 12.00 WITA
Sakur diketahui telah berada di puncak tower setinggi 50 meter.
Namun hingga pukul 22.00 WITA, masih belum mau turun, meski dibujuk pihak kleluarga, dan mungkinsemua dilakukan akibat gaduh dengan sang istri.
Sukur diketahui asal Pasar dan juga tinggal di Jalan Tembus Mantuil Gang Nikmat Banjarmasin Selatan.
Ia tanpa menggunakan secuilpun alat bantu menerobos pagar besi tower.

Upaya membujuk hingga hadirkan tiga anaknya Irfan, Faisal dan Amin, yang ketika itu terus memanggil ayahnya, dan sempat mau turun usai sholat maghrib.
Berbagai ikhtiar sudah dilakukan petugas Badan SAR Nasional (Basarnas) dan aparat Polsek Banjarmasin Selatan, agar warga Anjir Pasar, Kabupaten Batola, mau menghentikan aksi nekadnya.
Aksi Sakur diduga stres karena gaduh dengan sang istri,
Dan ada pula keterangan karena tidak punya uang untuk melayat saudaranya di Berau, Kaltim, yang meninggal dunia sekitar setengah bulan yang lalu.
Menurut salah seorang petugas Badan SAR Nasional (Basarnas) Banjarmasin, Gery, sekitar pukul 16.00 WITA, Sakur sempat turun mengambil makanan yanag diantar petugas ke atas.
Namun, akur kembali memanjat naik ketika mendengar ada yang berteriak agar ia ditangkap.
“Membujuknya dengan menggunakan pengeras suara sudah juga dilakukan, namun tak digubris,” tambah Gery.
Dari hasil urun rembuk, sambung Gery, akan dikirim petugas naik ke atas untuk berdialog langsung dengan Sakur.
Selain membujuk, juga diupayakan mendatangkan istri Sakur dan putranya dari Anjir.
Sementara dari keterangan Wahyu (37), warga Kalimantan Utara, dimana saat itu para pegawai baru datang, dan melihat ada orang lari dan langsung baik ke tower itu. (DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















