MERASA KECEWA, BEM SEKA Suarakan Sumpah Duka Pemuda Indonesia

- Penulis

Kamis, 29 Oktober 2020 - 21:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Aksi Lanjutkan penolakan Undang-Undang Omnibus Law kembali dilakukan pada 28 Oktober 2020. Aksi yang diikuti oleh puluhan mahasiswa lintas perguruan tinggi di Kalimantan Selatan itu bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda.

Melalui orasi yang disampaikannya, Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se Kalimantan Selatan, Ahdiyat Zairullah mengatakan, bahwa saat ini di hari peringatan Sumpah Pemuda sesungguhnya Indonesia masih dalam kondisi terjajah,

“Para penjahat HAM masih merajalela, kebebasan pendapat dibungkam, demokrasi menghilang, oligarki makin disayang, pandemi makin parah Omnibus Law malah sah,” ungkapnya.

Menurutnya, sejarah pemuda merupakan unsur yang menarik dan esensial dalam suatu gerakan perubahan. Karena di dalam jiwa pemuda terdapat kerelaan berkorban demi cita-cita dan terdapat api idealisme yang tidak menuntut balasan, baik berupa uang atau kedudukan,

“Yang pasti, di dalam jiwa pemuda terdapat semangat yang selalu membara, bersama pemuda kita menentang segala kekuasaan yang tirani,” teriaknya.

Kemudian, Ketua BEM Universitas Lambung Mangkurat (ULM) ini melanjutkan, bersama pemuda kapal yang bernama Indonesia akan ditentukan maju, diam atau tenggelam.

Ia menjelaskan, peran pemuda sebagai generasi penerus bangsa sebenarnya memiliki beberapa peranan yang seharusnya dapat dilakukan oleh para pemuda Indonesia.

“Beberapa peranan tersebut, di antaranya seperti Agen of Change, Agent of Development, Social Control Agency,” tukasnya.

Di samping itu, jika dihubungkan dengan kondisi Indonesia saat ini, menurut Ahdiyat, Omnibus Law masih menjadi isu hangat di Indonesia sampai dengan hari ini.

Baca Juga :   TERCATAT 29 Titik di Kawasan Handil Bakti, Kabel Fiber Optik Semrawut

“Undang-Undang yang ditetapkan oleh DPR RI ini sangat banyak menuai kritik. Bukan hanya dari para buruh bahkan juga termasuk dari para pemaham dan pakar politik hingga aktivis-aktivis terkemuka,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa hal ini banyak dipermasalahkan karena salah satunya adalah proses pembuatannya hingga isi pokok didalam Undang-Undangnya sendiri.

Dan bukan hanya itu saja, BEM SEKA yang telah mengadakan berbagai macam aksi dan beberapa kali dengan tuntutan-tuntutan yang keberpihakannya kepada rakyat kecil. Namun tetap masih belum membuahkan hasil apapun dan tanpa mengetahui perkembangan dari setiap tuntutan yang telah diberikan

Oleh karena itu kita akan membacakan Sumpah Pemuda yang relevan dengan keadaan sekarang ini, inilah bentuk kekecewaan para mahasiswa sebagai pemuda dalam bentuk Sumpah Duka Pemuda Indonesia yang Berbunyi :

Pertama :
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berduka yang satu, duka terhadap negara Indonesia.

Kedua :
Kami putra dan Putri Indonesia, mengaku kecewa yang satu, kecewa terhadap pemerintah Indonesia.

Ketiga :
Kami putra dan putri Indonesia mengaku, sangat membenci kaum elit oligarki.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEMENSOS Evaluasi Ratusan Penerima Bansos di Banjarmasin
SEORANG PEJABAT di Lingkup Pemprov Kalsel Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kronologisnya
DIMENSI PEMAHAMAN Jadi Sorotan, Potensi Radikalisme di Kalsel Meningkat
POLISI BUBARKAN Sekelompok Pemuda Aksi “Cosplay Tuyul” di Jalan Raya
LAKA MAUT di A Yani Km 5 Banjarmasin Tewaskan Seorang Pria asal Palolo
3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla
SEMBILAN WNI Korban Penahanan Israel Kembali ke Tanah Air
PERKELAHIAN Sekelompok Remaja di Depan Hotel Jalan A. Yani Km 2,5 Banjarmasin

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:47

MOMENTUM BERSEJARAH Kesepakatan Hibah Pembangunan Rindam XXII/TB, Begini Penyataan Mayjen TNI Zainul Arifin

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca