MENKO PMK Muhadjir Kaget, Walikota Banjarmasin Ingin Beli Alat PCR Sendiri

- Penulis

Sabtu, 20 Juni 2020 - 21:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Menteri Koordinator (Menko) Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI, Muhadjir Effendy kaget mendengar Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina ingin beli alat PCR sendiri, saat Rapat Kesiapan Wilayah Perkotaan Menyambut Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19 yang dilakukan melalui video teleconference, Jumat (19/06/2020).

Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, memberikan laporan bahwa jumlah masyarakat kota berjuluk seribu sungai yang terpapar Virus -19 masih cukup tinggi

Diakui H Ibnu Sina, beberapa waktu lalu pemerintah pusat telah memberikan bantuan dua unit PCR ke Pemprov Kalsel.

Namun, mengingat masih tingginya angka masyarakat yang terpapar virus tersebut, maka keberadaan dua alat PCR itu dirasakan belum maksimal untuk Kota Banjarmasin.

Menurut Ibnu, pembelian alat PCR bertujuan untuk mempercepat proses pemeriksaan hasil swab untuk warga kota.

“Untuk hasil yang test PCR berapa hari Pak Wali?” tanya menteri, yang dijawab Ibnu Sina 10 hari.

Dan ia pun langsung buru-buru menyatakan 10 hari untuk sebuah hasil test PCR itu adalah waktu yang cukup lama.

Makanya, ia kemudian memastikan apa yang telah disampaikan H Ibnu Sina itu akan menjadi catatan tim gugus dan dari beberapa kementerian.

“Nanti saya kira ada beberapa catatan dari Pak Ketua Tim Gugus Tugas. Dari pendidikan ada Mendikbud, Menteri Agama untuk madrasah. Semua nanti memberikan catatan, termasuk Pak Menkominfo, Wakil Menteri Keuangan dan Menteri Menkopolhukam,” ujarnya.

Baca Juga :   POLDA KALSEL Ajak Buruh dan Ojek Online, Ratusan Perwakilan Komitmen Menjaga Situasi Kondusif

Dalam kesempatan itu, H Ibnu Sina juga menegaskan bahwa Pemko Banjarmasin sangat serius menangani penyebaran virus tersebut.

Saat bulan Ramadhan lalu, terangnya, Kota Banjarmasin telah melakukan PSBB tahap pertama, yang kemudian dilanjutkan dengan PSBB tahap kedua dan ketiga.

“Pasca pelaksanaan PSBB, kami melanjutkannya dengan merapkan status Tanggap Darurat, tetapi kami tetap khawatir masyarakat merasa sudah terbebas, padahal kurva masih naik tajam. Jadi kami berinovasi membentuk PSBK di Kelurahan, Komplek dan Kampung,” jelasnya.

PSBK, terangnya lagi, merupakan ikhtiar bersama masyarakat yang bahu-membahu dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas, Lurah, dan juga tokoh-tokoh masyarakat, untuk membentengi wilayahnya masing-masing.

Dengan pelaksanaan PSBK, katanya, masyarakat dapat berkontribusi menjaga wilayahnya.

“Dalam PSBk ada 4 atau 5 RT yang menjadi satu dalam Posko, tapi ada pula yang hanya 1 RT saja yang membuat Posko. Jadi ini dilakukan dalam rangka persiapan ke Normalan Baru itu,” katanya.

Dalam gerakan PSBK, waktu pelaksanaannya selama 14 hari, dan yang menjadi inisiator terdepan adalah TNI. “Kita melaksanakan 14 hari dan hari ini masih berlangsung dalam bentuk Gaplin (Penegakan Disiplin) terhadap protokol kesehatan. Jadi ini untuk memastikan masyarakat taat terhadap protokol kesehatan,” pungkasnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”
AKSI SOLIDARITAS dan Seruan Hapus Outsourcing, Warnai May Day di Mapolresta Banjarmasin
KECELAKAAN KRL BEKASI TIMUR: 10 Jenazah Korban Teridentifikasi
PRAKTIK KENDARAAN Bermuatan Berlebih “Menjadi Momok”,. Ditlantas Polda Kalsel Perkuat Sinergi Stakeholder
SEILI, Terdakwa yang Habisi Nyawa Mahasiswi ULM Dituntut 14 Tahun Penjara
RENOVASI AKSES VITAL Jembatan 1 Juli Kelayan Digagas Polresta Banjarmasin bersama Pemko
WALI KOTA BANJARMASIN “Angkat Bicara” atas Penetapan Tersangka Kasus Sewa Sewa Komputer Jaringan
TIM PENELITI GEMOLOGI Internasional Memperdalam Pengetahuan tentang Intan Kalsel

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 17:27

PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”

Rabu, 29 April 2026 - 16:53

AKSI SOLIDARITAS dan Seruan Hapus Outsourcing, Warnai May Day di Mapolresta Banjarmasin

Selasa, 28 April 2026 - 23:11

KALSEL Kembangkan Porang 127 Hektare untuk Diversifikasi Pangan

Selasa, 28 April 2026 - 17:24

PRAKTIK KENDARAAN Bermuatan Berlebih “Menjadi Momok”,. Ditlantas Polda Kalsel Perkuat Sinergi Stakeholder

Selasa, 28 April 2026 - 17:11

DIPRIORITASKAN Legislator Balangan Infrastruktur Juai dan Halong

Selasa, 28 April 2026 - 17:11

SEILI, Terdakwa yang Habisi Nyawa Mahasiswi ULM Dituntut 14 Tahun Penjara

Selasa, 28 April 2026 - 16:50

RENOVASI AKSES VITAL Jembatan 1 Juli Kelayan Digagas Polresta Banjarmasin bersama Pemko

Selasa, 28 April 2026 - 01:01

WALI KOTA BANJARMASIN “Angkat Bicara” atas Penetapan Tersangka Kasus Sewa Sewa Komputer Jaringan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca