MENINGKAT Nilai Investasi Triwulan I Pertama di Kalsel Dibanding Tahun Lalu

- Penulis

Jumat, 7 Mei 2021 - 22:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Nilai investasi triwuan pertama 2021 di Kalsel sebesar Rp1,98 triliun, sedangkan triwulan pertama 2020 berada di angka Rp1,5 triliun. Pada tahun 2021 target investasi di Kalsel dipatok sebesar Rp12 triluan.

“ Alhamdulillah triwulan pertama sudah menunjukkan hal positif,’’ jelas Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalse, Ir. Nafarin, Jumat (7/5/2021).

Nafarin menjelaskan, capaian triwulan pertama meluputi 814 proyek yang bersumber dari 99 penanam modal asing (PMA) dan selebihnya dari penanam modal dalam negeri (PMDN).

Dari segi nilai rupiah investasi pada triwulan pertama PMDN sebesar Rp1,72 triliun dan PMA masih sedikit di angka Rp357,4 miliar. “Artinya jika diprosentase PMDN 89,99 persen dan untuk PMA, 13 persen,” kata dia.

Dia menyampaikan, dari PMDN sektor investasi paling banyak pertambangan dengan realisasi Rp16, 4,5 miliar.

Sedangkan terbanyak kedua, sektor transportasi, gudang dan telekomunikasi di mana realisasinya Rp586, 7 miliar, dan iikuti jasa perdagangan dan reparasi, sekitar Rp145, 3 miliar.

Berdasarkan daerah Nafarin menyebut PMDN paling besar di Kabupaten Tabalong dengan realisasi Rp681, 4 triliun, disusul Banjarmasin Rp463, 5 miliar, dan Tanah Laut Rp159, 5 miliar.

Baca Juga :   PROPAM Ops Gaktiplin Terhadap Personel Polresta Banjarmasin dan Polsek

Beralih ke PMA, dia menuturkan, investasi paling banyak dari sektor makanan dengan realisasi sekitar Rp171, 9 miliar dan disusul pertambangan. Sektor pertambangan realisasinya Rp43,1 miliar.

“Terbesar ketiga tanaman pangan dan perkebunan dengan realisasi Rp26, 0 miliar,” tuturnya.

Lanjutnya, jika dilihat dari negara asal, PMA paling banyak pada triwulan pertama 2021 dari British Virgin Island dengan nilai Rp185,9 miliar, disusul Singapura Rp30, 9 miliar, dan Jerman, Rp26, 9 miliar.

Nafarin berharap, tahun ini investasi kembali bergairah walaupun pandemi masih belum usai.

“Semestinya Kdi 2021 ini ditarget 14 triliun total hingga akhir, amun karena pandemi dapat koreksi target hingga Rp 12 triliun,” sebutnya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KCP BANK KALSEL Hadir di Halong, Layanan Perbankan Makin Mudah
KONTES Kambing jadi Ajang Kenalkan Potensi Peternakan Desa Sumber Rejeki
TP-PKK Balangan Raih Lima Juara di Jambore PKK Kalsel 2026
DPRD KALSEL, Paripurna Tanggapan Eksekutif soal RAPBD 2027
EVALUASI TOTAL Keselamatan Pelayaran, Begini Penegasan Ketua DPRD Kalsel
25 MEREK Beras Fortifikasi tidak Sesuai Standar Dihentikan Produksi dan Ditarik
IZIN 26 Perusahaan Dibekukan Terkait Karhutla
SATGAS Udara Karhutla Siagakan Tiga Helikopter

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:11

PESAN TERAKHIR Pasutri Samuda, Kasih Tahu saat Kapal Virgo Mulai Miring

Rabu, 16 September 2026 - 20:53

KABUT ASAP Palangka Raya Paksa Sekolah Kembali PJJ

Selasa, 15 September 2026 - 21:02

KARHUTLA Kalteng Capai 9.440 Ha, Status Darurat Hingga Akhir September

Selasa, 15 September 2026 - 20:32

799.440 Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan

Senin, 14 September 2026 - 21:12

API Karhutla Diburu Pakai X-Fire

Senin, 14 September 2026 - 21:04

TRAGEDI Kapal Virgo Transport 8: 2 Warga Asal Sampit Masih Hilang

Senin, 14 September 2026 - 20:56

KARHUTLA Kobar: Ada Satu Tersangka dan 8 Diperiksa

Minggu, 13 September 2026 - 21:46

ASAP Karhutla Selubungi Jalur Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca