SuarIndonesia – Mencuat kembali ke permukaan kasus dugaan pemalsuan dokumen yang dilaporkan anggota KPU Banjar, Kalsel, Abdul Muthalib.
Pasalnya dari keterangan diperoleh, , Senin (18/3/2024) Kordinator Forum Komunikasi Gabungan Lintas Ormas Kalsel, Abdurrahman telah mengunjungi Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Dit Reskrimum Polda Kalsel) untuk menanyakan tindak lanjut terkait adanya laporan tersebut.
“Sebagai Ormas, kita punya kewajiban dalam pengawasan terhadap kasus-kasus yang masih belum terselesaikan dengan tuntas, ” ucap Abdurrahman.
Sebelumnya, Komisioner KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Banjar, Abdul Muthalib melaporkan adanya dugaan pemalsuan dokumen yang ditunjukkan oleh saksi paslon nomor urut 02 pada saat Pilgub Kalsel pada tahun 2020 Denny Indrayana dan Difriadi.
Dokumen diduga palsu tersebut ditunjukkan saat persidangan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilgub Kalsel di MK (Mahkamah Konstitusi).
Adapun terhadap kasus dugaan pemalsuan dokumen yang dilaporkan anggota KPU Banjar, ini telah dinaikkan ke penyidikan (sidik) di Polda Kalseln pada Tahun 2021, namun hingga sekarang masih belum ada kepastian terhadap kasus tersebut.
“Saya mendatangi Ditreskrimum Polda Kalsel sebagai wujud pengawasan terhadap penegakkan hukum di Kalsel, dan dalam hal ini kita berharap agar kasus ini bisa ditindaklanjuti agar proses hukum bisa berjalan dengan baik,” ucap Abdurrahman yang kerap disapa Amang Igau ini.
Dokumen yang dimaksud dan menjadi akar persoalan adalah surat pernyataan yang menyebut adanya rekayasa perolehan suara pada Pilgub Kalsel Tahun 2020 di Kabupaten Banjar dan mencantumkan nama Abdul Muthalib sebagai anggota KPU Kabupaten Banjar.
Dokumen tersebut dibeberkan oleh salah satu saksi yang dihadirkan pasangan calon nomor urut 02 saat sidang MK pada agenda pembuktian.
MK terkait Pilgub Kalsel memutuskan pemungutan suara ulang pada tiga kabupaten dan kota di Kalsel pada 9 Juni 2021. (*/ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















