SuarIndonesia – Dinilai membahayakan apa yang dilakukan, akhirnya enam anak ada yang masih duduk di bangku sekolah SMP dan SD, diamankan Polisi, Minggu (26/1/2020), sekitar pukul 09.30 WITA.
Anggota Satuan Polisi Perairan (Sat Polair) Polresta Banjarmasin yang mengamankan anak-anak yang dianggap meresahkan pengguna jasa perairan kelotok wisata.
Semua dibawa Markas Komando (Mako) Polairuntuk dilakukan pembinaan.
Apa dilakukan petugas, untuk memberikan peringatan kepada masyarakat lebih waspada lagi terhadap anak-anaknya dan tak mengulanginya.
Mereka diamankan ketika berada di Sungai Antasan dan Sungai Kuin Banjarmasin.
Ada lima orang yang duduk di Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan satu masih duduk di Sekolah Dasar (SD) di Banjarmasin.
Kasat Polair Polresta Banjarmasin, Kompol Jhon Louis Letedera SIk, saat dikonfirmasi membenarkan telah mengamankan sekitar enam orang anak.
Disi katanya, anggota hanya mengamankan, memberikan himbauan bahayanya melakukan seperti itu yaitu, menaiki kelotok dan terjun di atas kelotok.
“Anggota terus melakukan patroli, semua menghidari hal tak diinginkan,” tambahnya.
Sedangkan anak-anak, yang diamankan dipanggil orang tuanya agar dapat mengawasi anaknya.
Dan kemudian mendantangani surat pernyataan tak mengunglagi, baru dipulangkan. (DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















