Suarindonesia – Sampai akhir bulan Agustus 2019, capaian pajak yang dihimpun Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Banjarmasin wilayah Banjarmasin Selatan yang membawai Kecamatan Banjarmasin Timur, Selatan dan Tengah saat ini sudah tembus 65 persen dari target Rp2 ,5 triliun.
Jumlah pajak yang dihimpun tersebut didapat dari 55 ribu dari 119 ribu wajib pajak yang aktif sehingga dan melaporkan rutin pajaknya dan pembayarannya, kata Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Banjarmasin Sudarman Haris Hartadi kepada awak media, dalam acara Gathering di Rattan Poll Cafe, Rabu (28/08/2019) malam.
Di hadapan para wartawan dan pejabat Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Banjarmasin, Sudarman mengatakan kegiatan silaturahmi dengan awak media yang dilakukan juga merupakan bentuk sosialisasi dan lebih mendekatkan diri pada media, karena selama ini petugas Pajak masih menjadi momok di masyarakat.
Ia juga memaparkan bahwa capaian pajak di tahun 2018 sejak dipisahkan antara Banjarmasin Selatan dan Banjarmasin Utara Rp850 miliar atau 107 persen dari target yang ditetapkan.
Karena itulah, dengan capaian yang membaik diharapkan tahun 2019 ini bisa melampaui target yang ditetapkan, mengingat sekarang sudah mencapai 65 persen.
Acara semakin hangat manakala pemandu acara silih berganti antara awak media dengan Petugas Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Banjarmasin melakukan diolag termasuk meminta saran dan pendapan serta masukan bagaimana melakukan pemungutan pajak bukan menjadi beban tetapi sebuah kebutuhan.
Pada pertemuan tersebut, dipastkan secara kontiyu dan terus menerus menjalin silaturahmi dengan berbagai organisasi profesi. Setelah menggelar Dialog Pajak dengan Isan pers, pihak Pajak juga akan mengintesifkan dan memperluas dialog hingga ke wajib pajak potensial.
Selain kegiatan ramah dialog yang digelar secara santai yang ber tajuk `Media Gathering’ diawali dengan sambutan dari Kepala KPP Pratama Banjarmasin Sudarman Haris Hartadi, kemudian dilanjutkan dialog dari masing-masing bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat hingga yang lainnya.
Dalam sambutannya, menyampaikan kunci berhasil atau tidaknya dalam meningkatkan kepatuhan para wajib pajak sekaligus harapannya setelah adanya dialog pajak ini. “Acara ini diharapkan dapat menjembatani par a wajib pajak dan mendekatkan media dalam membantu edukasi para wajib pajak,” ujarnya.
Selanjutnya, dari media secara bergantian menyampaikan beberapa hal dalam kesempatan ini.
Menurutnya, wajib pajak pada umunya sadar akan kewajiaban membayar pajak dan sebagai bukti capean pajak dari target bisa diraih meski harus bekerja keras.
Hal ini membuktikan kesadaran wajib pajak warga Bajarmasin cukup membaik.
Karena itu, acara seperti ini harus dilaksanakan secara rutin, karena menjalin sinergi antara petugas pajak sangatlah penting. Sinergi ini diperlukan karena selain untuk bersama-sama mengedukasi wajib pajak dan mendorong pemikiran untuk dapat mengubah mindset wajib pajak yang semula takut pada petugas pajak.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















