MASIH PERTIMBANGAN, Pembelajaran Tatap Muka di Banjarmasin

MASIH PERTIMBANGAN, Pembelajaran Tatap Muka di Banjarmasin

SuarIndonesia – Rencana pelaksanaan pola Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang sempat terlempar rupanya masih dalam pertimbangan yang belum pasti hasilnya.

Walaupun hasil evaluasi Dinas Kesehatan (Dinkes) awal pekan lalu, Senin (30/08/2021), level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan ini sudah mengalami penurunan ke level 3.

Alhasil, Dinkes pun merekomendasikan sejumlah kelonggaran di kalangan masyarakat. Termasuk PTM secara terbatas.

Namun, saat dikonfirmasi awak media, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengaku masih belum mengeluarkan izin pelaksanaan PTM.

“Untuk PTM masih belum izinkan. Kelonggaran baru dari sektor ekonomi saja. Seperti mall dan restoran makan di tempat dengan kapasitas 25 persen,” ucapnya saat ditemui awak media di Balai Kota, Rabu (01/09/2021).

Selain itu, kegiatan lainnya yang juga mendapat kelonggaran adalah kegiatan agama di masjid dan sanggar olahraga dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

“Tetap dengan prokes. Jangan juga karena diberikan kelonggaran lalu tidak mengindahkan,” tekannya.

Sementara untuk PTM, Ibnu mengaku baru harus mempertimbangkannya dehgan melihat hasil evaluasi PPKM level 4 pada 6 September mendatang.

“Jangan sampai nanti bertabrakan dengan kebijakan Pemerintah Pusat. Semoga tanggal 6 September itu juga level PPKM Banjarmasin sudah turun ke level 3. Sehingga kita bisa mempertimbangkan PTM, khusus SD dan SMP,” harapnya.

Diwartakan sebelumnya, rencana PTM di kota Banjarmasin kembali mencuat, setelah mengacu hasil evaluasi mingguan Dinkes.

Di mana dari tiga indikator, sudah tidak ada lagi yang berada di level 4. Baik itu kasus mingguan, kasus perawatan mingguan maupun Bed Occupancy Rate (BOR) Covid-19 yang dihitung sejak tanggal 23 s/d 29 Agustus 2021.

Alhasil, beberapa rekomendasi kelonggaran dikeluarkan Dinkes. Termasuk PTM.

“Kita telah merekomendasikan kelonggaran kegiatan kepada Wali Kota. Termasuk PTM di zona hijau dan kuning, dengan kapasitas 25 persen,” ungkap Machli Riyadi, Kepala Dinkes Banjarmasin, Senin (30/08/2021) yang lalu.

Rencana dimulainya kembali PTM ini juga sudah terdengar oleh Kepala Dinas Pendidikan Banjarmasin, Totok Agus Daryanto dan sedang dipersiapkan.

Totok mengatakan, pihaknya tinggal berkoordinasi dengan sekolah-sekolah untuk menyesuaikan rekomendasi yang dikeluarkan oleh Dinkes. Karena menurutnya, sesuai peraturan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, PPKM level 3 bisa menggelar PTM.

“Kita juga sudah rapat Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD dan SMP. Saya pikir PTM juga bukan hal baru, karena sudah melaksanakan sebelumnya. Tapi tetap kita tunggu edaran resmi dari Wali Kota,” jelasnya singkat saat dihubungi melalui sambungan telepon. (SU)

 150 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: