MANTAN Pimpinan KPK Susun Masukan Antikorupsi untuk Presiden

- Penulis

Senin, 28 Oktober 2024 - 20:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi 2015–2019 Basaria Panjaitan (kiri) dan Thony Saut Situmorang berikan keterangan kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (28/10/2024) sore. (ANTARA/Fianda Sjojan Rassat)

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi 2015–2019 Basaria Panjaitan (kiri) dan Thony Saut Situmorang berikan keterangan kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (28/10/2024) sore. (ANTARA/Fianda Sjojan Rassat)

SuarIndonesia — Sejumlah mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengadakan pertemuan dengan pimpinan KPK saat ini dalam rangka menyusun masukan soal pemberantasan korupsi untuk disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi 2015–2019 Basaria Panjaitan usai bertemu dengan pimpinan KPK pada Senin (28/10/2024) sore.

“Ini dalam rangka masukan-masukan penguatan, bagaimana penguatan KPK masa depan,” kata Basaria di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Basaria juga menilai Prabowo sebagai presiden yang sangat peduli dengan isu pemberantasan korupsi. Menurutnya hal itu terlihat dari berbagai pernyataan Prabowo sejak awal menjabat hingga saat ini.

“Di samping itu juga kalau kita ikuti presiden kita sekarang, beliau kelihatannya sangat peduli tentang korupsi mulai dari beliau dilantik sampai dengan hari ini, setiap hari hampir mengatakan berbicara tentang pemberantasan korupsi,” ujarnya dilansir dari AntaraNews.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Indonesia 2015–2019 Thony Saut Situmorang optimistis Presiden Prabowo Subianto akan membawa perubahan-perubahan yang positif dalam penguatan pemberantasan korupsi di Indonesia.

Baca Juga :   KPK: RUU Perampasan Aset Penting bagi Indonesia

“Ya sampai hari ini kami masih optimis besar ya, karena saya bilang tadi pasti ada strategi, struktur, skill, style yang berbeda, pasti style beda kan, gayanya pasti beda,” kata Saut.

Saut mengatakan, sebagai pemimpin dengan latar belakang militer, Prabowo tentunya akan menghadirkan karakter yang berbeda dalam pemberantasan korupsi.

Menurutnya hal itu membuat Prabowo bisa bergerak lebih cepat dan efisien dalam menerapkan strategi pemberantasan korupsi yang lebih efektif dan efisien.

“Ada orang bilang kasih waktu 100 hari ya, itu terserah itu pakai teori apa. Kalau teori Harvard 100 hari, kalau teori militer enggak perlu lama-lama sebenarnya. Hari ini juga bisa diubah strateginya,” ujarnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MENTERI P2MI Mukhtarudin Besok Resmikan Migran Center ULM, Kuliah Umum dan MoU
ROY SURYO-TIFA Segera Dipindahkan ke Rutan Polda Metro Jaya
SENDI RAMADAN, Pembakar Mantan Istri Jalani Pemeriksaan Intensif
TERBONGKAR “Bendahara” Frans Antony, Ratusan Kali Transfer Uang Miliaran Rupiah ke Gembong Fredy Pratama
BURONAN Penipu Bisnis Batu Bara Senilai 7 Miliar Ditangkap, Diserahkan ke Kejari Banjarmasin
PENANGKAPAN Roy Suryo dan dr Tifa karena Berkasnya P-21
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla
KASUS MBG: Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Jadi Tersangka

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:10

ROY SURYO-TIFA Segera Dipindahkan ke Rutan Polda Metro Jaya

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:41

4 TITIK PANAS Muncul, BMKG Ingatkan Ancaman Karhutla Meningkat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:17

TERBONGKAR “Bendahara” Frans Antony, Ratusan Kali Transfer Uang Miliaran Rupiah ke Gembong Fredy Pratama

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:23

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:06

PENANGKAPAN Roy Suryo dan dr Tifa karena Berkasnya P-21

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:10

KASUS MBG: Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Jadi Tersangka

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:04

KASUS MBG, KPK: Sementara tidak Dilanjutkan Penyelidikan

Berita Terbaru

Kedatangan jamaah haji Kloter 12 asal Hulu Sungai Selatan di asrama haji Debarkasi Banjarmasin di Kota Banjarbaru, Minggu (21/6/2026). (Foto: PPIH Debarkasi Banjarmasin)

HSS

JEMAAH HAJI Kloter 12 Debarkasi Banjarmasin Tiba

Minggu, 21 Jun 2026 - 23:00

Bekantan. (Foto: detikcom/Pradita Utama)

Kalsel

BEKANTAN Pulau Curiak Lahirkan Anak Kembar

Minggu, 21 Jun 2026 - 22:54

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca