LUPAKAN GADGET, Bermain dengan Layang-layang

- Penulis

Kamis, 19 Agustus 2021 - 22:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Keseruan bermain permainan tradisional memang tak ada duanya. Salah satunya dengan bermain layang-layang di alam terbuka.

Tawa dan senyum sumringah terlihat dari wajah para anak-anak yang asyik ketika menerbangkan benda berbentuk kubus tersebut di lahan perumahan Kompleks Herlina Perkasa, Blok Cengkeh, Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara.

Mereka seakan lupa dengan gadget yang menjadikan anak-anak usia sekolah seakan terhipnotis sampai lupa dengan lingkungan sosialnya.

Tidak hanya anak-anak, para remaja dan orang tua di komplek tersebut juga turun ke lapangan ikut menerbangkan layangannya.

Ternyata tak sekadar menerbangkan layangan, mereka juga beradu ketangkasan dengan menerbangkan layang-layang. Di Banjarmasin adu ketangkasan layangan ini disebut dengan nama ‘Bategangan’.

Tak main-main, segala persiapan dilakukan, mulai dari layangan cadangan hingga benang gelasan khusus layangan adu.

Bahruddin salah satunya, ia sengaja membawa belasan lembar layang-layang dan benang gelasan yang harganya ratusan ribu untuk ikut berlaga dalam Bategangan itu.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut sering dilakukan guna menumbuhkan kecintaan terhadap permainan tradisional pada anak-anak.

“Daripada main game online, lebih baik anak-anak di sini diajak main layangan,” ucapnya saat dibincangi awak media sembari menyiapkan layangannya.

Menurutnya, selain mengurangi intensitas bermain gadget. Bermain layangan juga bisa pertemanan bagi anak-anak.

Baca Juga :   OKNUM Anggota DPRD Tanbu, Kembali Dilaporkan ke Dit Reskrimum Polda Kalsel

“Karena banyak hal yang terjadi saat kita mau menerbangkan layangan. Kerjasama kelompok misalnya,” ujar Bahrudin.

Benar saja. Beda dengan pemain layangan yang sudah pro. Bagi anak-anak atau pemula, memerlukan dua orang untuk bisa menerbangkan layangan.

Dijelaskan Bahrudin, setelah terbang di ketinggian, layangan akan beradu dengan layangan lainnya dengan teknik sisit (tarik) atau lumbar (lepas).

Namun sebelum beradu, kedua peserta harus menyepakati teknik mana yang dipakai. Dan bagaimana penilaian pemenang dari adu ketangkasan main layang-layang.

“Ada yang sepakat pemenang itu adalah layangan yang mampu bertahan di ketinggian. Jadi layangan yang robek atau jatuh dan putus itu dianggap kalah,” ujarnya.

Di samping itu, pria dengan sapaan akrab Paman Udin itu menjelaskan, meski ini merupakan adu ketangkasan layangan, namun mereka yang berlaga tidak ada kata marah dan kesal ketika kalah.

“Tujuan utama main layangan ini adalah silaturahmi dan menjalin komunikasi dengan sesama penikmat permainan tradisional. Yang pasti kami para tetua di sini sekalian nostalgia mengenang masa-masa kecil sewaktu bermain layangan,” pungkasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SEORANG WANITA Ingin Bunuh Terjun dari Jembatan
TERIDENTIFIKASI Korban Tenggelam di Sungai Martapura, yang Diguga Akibat Perkelahian
KOBARAN API Depan SPBU di Tabalong, Sebuah Mobil Terbakar
SATU PEMUDA TEWAS yang Diduga Berkelahi hingga Bercebur ke Sungai Martapura
DISELIDIKI Satpolairud Kapal TB Terbakar di Perairan Banjarmasin
WAGUB KALSEL, Haul Datu Kalampayan Bentuk Kecintaan Masyarakat kepada Ulama Besar
JEMAAH HAUL ke-220 Datu Kalampayan Padati Dalam Pagar Ulu, Kapolda Kalsel Mengapresiasi Kerjasama Hingga Berlangsung Tertib
AMUK API di Banjarmasin Dinihari Lalap Kantor YLK Kalsel dan Sejumlah Toko-Rumah

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:00

AS Kaji Pengerahan 10.000 Tentara Darat Tambahan

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:46

PRESIDEN Maduro Ditahan di Sel Khusus Penjara AS

Kamis, 26 Maret 2026 - 22:04

AKHIRI Perang, Pakistan jadi Perantara Komunikasi AS-Iran

Kamis, 26 Maret 2026 - 21:58

1.900 Kapal Masih Tertahan di Selat Hormuz

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:31

IAEA: AS dan Iran akan Berunding di Pakistan Akhir Pekan

Selasa, 24 Maret 2026 - 00:06

TERUS BOM IRAN Ini Ancaman Donald Trump jika Dialog Gagal, Singgung Perubahan Rezim

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:51

IRAN: 223 Perempuan dan 202 Anak-anak Tewas dalam Serangan AS-Israel

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:04

SANKSI Minyak Rusia Dicabut AS, Thailand Siap Negosiasi

Berita Terbaru

Headline

SEORANG WANITA Ingin Bunuh Terjun dari Jembatan

Sabtu, 28 Mar 2026 - 00:16

(thetimes.com)

Internasional

AS Kaji Pengerahan 10.000 Tentara Darat Tambahan

Jumat, 27 Mar 2026 - 20:00

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca