LONGSOR CISARUA: 53 Kantong Jenazah Dievakuasi Tim SAR Gabungan

- Penulis

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. (Foto: Diskominfo Garut)

Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. (Foto: Diskominfo Garut)

SuarIndonesia — Tim SAR gabungan menyatakan sebanyak 53 kantong jenazah korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, berhasil dievakuasi hingga hari ke lima operasi pencarian.

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian mengatakan pada hari ke lima pencarian, Tim SAR gabungan menemukan dua kantong jenazah yang kemudian diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat untuk dilakukan proses identifikasi.

“Hingga pukul 16.00 WIB total korban yang berhasil dievakuasi berjumlah 53 kantong jenazah dan yang telah berhasil diidentifikasi oleh tim DVI sebanyak 38 korban,” ujar Ade di Bandung Barat, Rabu (28/1/2026).

Ia menyampaikan, berdasarkan pembaruan data dari penanggung jawab penanganan bencana, jumlah warga terdampak longsor bertambah menjadi 155 jiwa, dengan rincian 75 orang selamat dan 80 orang dilaporkan hilang sejak peristiwa terjadi.

Dari total warga yang dilaporkan hilang tersebut, lanjut Ade, sebanyak 53 orang telah ditemukan oleh Tim SAR gabungan, sehingga masih terdapat 27 orang yang hingga kini dalam proses pencarian.

“Dengan demikian, total penemuan pada hari kelima adalah dua kantong jenazah yang seluruhnya berasal dari sektor A2,” katanya.

Ade menjelaskan, operasi pencarian sempat terhambat akibat hujan dengan intensitas sedang yang mengguyur wilayah Cisarua dan sekitarnya sejak pagi hari.

Selain itu, Tim SAR gabungan juga memperluas wilayah pencarian dengan menggeser sebagian personel dari sektor A2 ke sektor B2 setelah evaluasi lapangan menunjukkan adanya potensi keberadaan korban di area tersebut.

Ia menambahkan pelaksanaan operasi pencarian akan terus dilakukan hingga 14 hari ke depan sesuai dengan keputusan penetapan status tanggap darurat bencana.

Baca Juga :   BELANJA DAERAH Diproyeksi Melonjak 10,504 Triliun, DPRD Kalsel Kawal APBD Perubahan 2026

“Sesuai dengan keputusan pemerintah terkait tanggap darurat bencana, operasi SAR direncanakan akan terus dilakukan hingga 14 hari ke depan dan akan dievaluasi pada hari ketujuh,” kata Ade.

Hentikan sementara pencarian korban

Sementara itu, dilansir dari AntaraNews, Tim SAR gabungan menghentikan sementara proses pencarian korban longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, akibat cuaca buruk yang membahayakan keselamatan personel di lapangan.

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian di Bandung Barat, Rabu (28/1/2026), mengatakan hujan disertai angin kencang membuat kondisi tanah semakin labil, sehingga berpotensi memicu longsor susulan.

“Keselamatan personel menjadi prioritas. Dengan kondisi tanah yang labil dan cuaca yang terus memburuk, pencarian tidak memungkinkan untuk dilanjutkan,” kata Ade.

Ia menjelaskan material lumpur yang tebal juga menyulitkan proses evakuasi korban yang diduga masih tertimbun di lokasi bencana.

Ade menambahkan pencarian akan kembali dilanjutkan setelah cuaca membaik dan kondisi di lokasi dinyatakan aman bagi seluruh petugas.

Ia menyampaikan tim SAR gabungan juga memperoleh dukungan kesehatan berupa vaksinasi dan pemberian vitamin dari Kementerian Kesehatan serta Dinas Kesehatan setempat.

“Kami mendapat bantuan vaksin dan vitamin untuk menjaga kondisi tim pencari. Ini sangat berarti mengingat risiko di lapangan,” ujarnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HUJAN di Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang dan Angin Kencang
BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1
AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca