LAPORAN Realisasi Refocusing APBD Dipertanyakan, Plh Sekda Janji Hadirkan Kepala SKPD

- Penulis

Rabu, 19 Mei 2021 - 00:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Penyampaian laporan realisasi refocusing Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Banjarmasin tahun 2020 untuk penanganan Covid-19 dipertanyakan oleh sejumlah anggota DPRD Banjarmasin.

Pasalnya, realisasi penggunaan anggaran yang disampaikan oleh jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin hanya dalam bentuk secara umum, tanpa penjelasan lebih rinci.

Sekadar diketahui, Pemko Banjarmasin mengalokasikan anggaran sekitar Rp111 M pada tahun 2020 lalu untuk penanganan Covid-19. Dari dana itu hanya terserap sekitar Rp99 M. Sehingga terdapat sisa anggaran sekitar Rp12 M.

Sayangnya, dalam rapat itu, penggunaan anggaran tidak disampaikan secara terperinci baik itu di bidang kesehatan maupun pemulihan ekonomi dampak dari pandemi Covid-19.

Salah satunya pertanyaan datang dari Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Banjarmasin, Sukhrowardi. Ia menyoroti banyaknya anggaran yang tidak terpakai.

“Kami ingin tahu rincian dan sejauh mana progres penanganan Covid-19. Apalagi ini ada cukup banyak dana yang tidak terpakai. Di Dinas Kesehatan misalnya. Apa penyebabnya? Kami ingin tahu,” ungkapnya dalam rapat tersebut, Selasa (18/05/2021) pagi.

Menanggapi hal itu, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Banjarmasin, Mukhyar pun berjanji, akan mendatangkan seluruh pimpinan SKPD teknis tersebut pada agenda rapat penyampaian laporan berikutnya.

Bahkan jika ada yang membangkang, Mukhyar mengancam akan memberi sanksi berupa penundaan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi pejabat bersangkutan.

“Kita akan perintahkan mereka semua berhadir pada agenda yang diminta oleh DPRD nantinya. Baik itu Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Agar semuanya jelas dan terang benderang,” tandasnya, saat dikonfirmasi awak media di sela rapat tersebut.

Menanggapi pernyataan tersebut, Ketua Banggar DPRD Banjarmasin, Matnor Ali, sangat mengapresiasi ketegasan dri Plh Sekda. Apalagi posisinya di Pemerintah Kota, memang sangat pantas untuk memberikan ketegasan kepada pimpinan SKPD.

Baca Juga :   RATUSAN PEMILIH di Banjarmasin Simulasikan Pencoblosan Pilkada, Seluruh Kalsel Disiapkan 7.344 TPS

“Beliau kan pimpinan dari seluruh SKPD. Maka itu mestinya bisa ditaati. Lebih-lebih, yang kami inginkan penjelasan terperinci dari pengguna anggaran di SKPD teknis. Maka dari itu kami sangat mengapresiasi,” pungkasnya.

Selain Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda), Mukyar, rapat tersebut hanya dihadiri oleh Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda), Subhan Nor Yaumil, Plt Inspektorat, Taufik Rivani, Asisten 2 Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Doyo Pujadi, Plt Asisten 1 Bidang Pemerintahan, Dolly Syahbana dan Plt Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Edy Wibowo,

Selain itu juga ada Kepala Barenlitbangda Sugito, Kabag Hukum Sekdako, Lukman Fadlun.

Sedangkan pimpinan SKPD terkait yang mempunyai andil besar andil dalam penanganan Covid-19 di Ibukota Provinsi ini yakni Machli Riyadi selaku Kepala Dinkes Kota Banjarmasin terlihat batang hidungnya.

Saat dikonfirmasi soal ketidakhadirannya itu, mantan Wadir Administrasi dan Keuangan RSJ Sambang Lihum itu membenarkan bahwa pihaknya memang tidak hadir di rumah wakil rakyat tersebut.

“Memang tidak hadir. Karena tidak ada undangan untuk kami hadir ke sana,” cetusnya.

Disamping itu, Machli juga menekankan pihaknya siap berhadir ke ruang paripurna DPRD Kota Banjarmasin untuk menjelaskan secara rinci mengenai refocusing anggaran dalam penanganan Covid-19 tersebut.

“Sepanjang ada undangannya kami siap hadir, tidak ada masalah,” tutupnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MENTERI P2MI Mukhtarudin Besok Resmikan Migran Center ULM, Kuliah Umum dan MoU
JEMAAH HAJI Kloter 12 Debarkasi Banjarmasin Tiba
BEKANTAN Pulau Curiak Lahirkan Anak Kembar
BERGEMA SENI BUDAYA Dilantunkan Ratusan Peserta di Banjarbaru, Kapolda Kalsel : Ini Komitmen Nyata Polri Menjaga Kearifan Lokal
MEMBARA Rumah Tingkat Dua di Kawasan Jafri Zam-zam Banjarmasin
TIGA PRIA Diamuk Warga, Diduga Ingin Curi Kabel Telkom di Banua Anyar
BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink
BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:10

ROY SURYO-TIFA Segera Dipindahkan ke Rutan Polda Metro Jaya

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:41

4 TITIK PANAS Muncul, BMKG Ingatkan Ancaman Karhutla Meningkat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:17

TERBONGKAR “Bendahara” Frans Antony, Ratusan Kali Transfer Uang Miliaran Rupiah ke Gembong Fredy Pratama

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:23

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:06

PENANGKAPAN Roy Suryo dan dr Tifa karena Berkasnya P-21

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:10

KASUS MBG: Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Jadi Tersangka

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:04

KASUS MBG, KPK: Sementara tidak Dilanjutkan Penyelidikan

Berita Terbaru

Kedatangan jamaah haji Kloter 12 asal Hulu Sungai Selatan di asrama haji Debarkasi Banjarmasin di Kota Banjarbaru, Minggu (21/6/2026). (Foto: PPIH Debarkasi Banjarmasin)

HSS

JEMAAH HAJI Kloter 12 Debarkasi Banjarmasin Tiba

Minggu, 21 Jun 2026 - 23:00

Bekantan. (Foto: detikcom/Pradita Utama)

Kalsel

BEKANTAN Pulau Curiak Lahirkan Anak Kembar

Minggu, 21 Jun 2026 - 22:54

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca