KURANGI 10 Ton Volume Sampah TPA, Bangunan Pusat Daur Ulang Banjarmasin

- Penulis

Senin, 27 Desember 2021 - 22:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Bangunan Pusat Daur Ulang (PDU) milik Pemerintah Kota (Pemko) Pemko Banjarmasin akhirnya selesai dibangun.

Dalam bangunan PDU, terdapat mesin pencacah plastik, daun, saringan, bak pengeringan hingga mesin pres. Di luar PDU, ada perangkap sampah sungai.

Karena itu, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina berharap agar fungsi PDU ini bisa berjalan maksimal dalam mengurangi volume sampah yang ada di Kota Banjarmasin. Khususnya, untuk sampah yang berada di aliran sungai.

Apalagi, menurutnya, posisi PDU yang pertama kali dibangun di Kota Seribu Sungai ini persis berada di pinggir Sungai Martapura. Tepatnya, di kawasan Banua Anyar.

Seperti diketahui. PDU dibangun dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp2,1 miliar yang dikucurkan oleh pemerintah pusat.

PDU ini sendiri merupakan apresiasi dari pemerintah pusat atas adanya Peraturan Wali Kota (Perwali) Banjarmasin, tentang pengurangan dan pelarangan pemakaian kantong plastik.

Selain untuk menanggulangi sampah di sungai, jika PDU ini dimanfaatkan sebaik-baiknya, sehingga bisa mengurangi beban Tempat Pembuangan Sampah (TPA) Basirih.

 

KURANGI 10 Ton Volume Sampah TPA, Bangunan Pusat Daur Ulang Banjarmasin (2)

 

“Paling tidak, di Kecamatan Banjarmasin Selatan ada TPA Basirih, di Kecamatan Banjarmasin Utara, ada PDU. Dan kami berkomitmen, di tahun 2025 mendatang, bisa mengurangi sampah hingga sampai 30 persen,” ucap Ibnu, saat meninjau PDU Senin (27/12/2021).

Benar saja, menurut orang nomor satu di Bumi Kayuh Baimbai ini, PDU yang baru saja selesai dibangun tersebut mampu mengurangi volume sampah sampai 10 ton per harinya.

Lantas, kapan PDU bisa dioperasionalkan? Sayangnya hal itu belum bisa dilakukan di tahun 2021 ini.

Baca Juga :   BPS KALSEL Percepat Transformasi Ekonomi Lewat Satu Data Indonesia

Terkait hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, Wahyu Hardi Cahyono menjelaskan bahwa masih diperlukan sejumlah pembenahan.

Di antaranya, merekrut pekerja dan menambah voltase listrik bangunan PDU.

Baca Juga :

GUNUNGAN SAMPAH Jadi Momok Besar untuk Penataan Kota Banjarmasin

“Kami mengira, alatnya menggunakan bahan bakar. Ternyata yang datang, sistemnya pakai listrik semua. Jadi, perlu membangun travo. Untuk itu, kami perlu menganggarkannya. Mungkin di anggaran perubahan,” imbuhnya.

Kendati demikian, Wahyu mengaku akan tetap mengupayakan operasional sesegera mungkin. Salah satunya, dengan menggunakan genset.

“Untuk operasional, perlu 10.000 volt. Yang kami pasang dibangunan ini cuma 1.300 volt. Jadi setidaknya perlu dua genset 5.000 volt. Kami upayakan bulan Februari atau Maret tahun 2022 sudah bisa beroperasi,” tekannya.

“Sedangkan untuk biaya perekrutan tenaga kerja, sudah kami anggarkan. Nantinya, akan ada tujuh orang pekerja dan satu orang pengawas. Pekerja, kami rekrut yang sudah memiliki keahlian memilah sampah, pembuatan kompos dan lain-lain,” lanjutnya.

Ya, seperti namanya. PDU berfungsi untuk memilah sampah menjadi nilai ekonomi.

Disinggung lebih jauh terkait kapasitas PDU, Wahyu menjelaskan perhari bisa menampung 10 ton sampah. Atau, sekitar lima truk besar.

“Sementara ini, difungsikan khusus untuk sampah sungai. Tapi, kami juga punya rencana mengambil sampah-sampah yang ada di TPS sekitar sini,” pungkasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PRAKTIK KENDARAAN Bermuatan Berlebih “Menjadi Momok”,. Ditlantas Polda Kalsel Perkuat Sinergi Stakeholder
SEILI, Terdakwa yang Habisi Nyawa Mahasiwi ULM Dituntut 14 Tahun Penjara
RENOVASI AKSES VITAL Jembatan 1 Juli Kelayan Digagas Polresta Banjarmasin bersama Pemko
WALI KOTA BANJARMASIN “Angkat Bicara” atas Penetapan Tersangka Kasus Sewa Sewa Komputer Jaringan
TIM PENELITI GEMOLOGI Internasional Memperdalam Pengetahuan tentang Intan Kalsel
SERING MENGUTIL SUSU, Pria Ini Tertangkap lagi di Minimarket Banjarmasin
DIKENALKAN Rakitan Teknologi Padi Apung di Lahan Rawa Lebak
ALPIYA RAKHMAN Sosialisasikan Nilai Pancasila

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 21:12

KEMENHAJ Minta JCH Melapor jika Ada Pungutan Biaya

Senin, 27 April 2026 - 21:05

RESHUFFLE KABINET, Enam Pejabat Baru Dilantik Presiden Prabowo

Senin, 27 April 2026 - 00:22

KEMENHAJ Siapkan Klinik Satelit Layani Jemaah Haji dengan Cepat

Minggu, 26 April 2026 - 00:36

SELURUH CJH RI Ditempatkan di Markaziyah Madinah

Jumat, 24 April 2026 - 19:37

PEMILU 2029, KPU Siapkan Dapil Khusus IKN

Jumat, 24 April 2026 - 00:02

CEGAH KORUPSI, KPK Usul Pembatasan Masa Jabatan Ketum Parpol

Kamis, 23 April 2026 - 23:50

BGN Tangguhkan 1.780 SPPG untuk Perbaiki Kualitas MBG

Kamis, 23 April 2026 - 23:45

KEMENHAJ: Hampir 6.000 JCH Indonesia Tiba di Madinah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca