SuarIndonesia – Memaksimalkan partisipasi pemilih di Kalimantan Selatan pada 2024 mendatang terutama para pemilih muda, KPU Provinsi membentuk sejumlah kelas.
“Empat kelas yang dibentuk, yakni Kelas Da’i Pemilu, Pesantren Pemilu, Pelajar Pemilu dan RT Pemilu yang telah dilakukan. Baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” ucap Edy Ariansyah kepada sejumlah awak media, akhir pekan tadi.
Menurut Edy, hal ini ditujukan guna meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilu 2024 mendatang, baik untuk Pileg, Pilpres maupun Pilkada.
Kelas tersebut penguatan materi tentang pemilu akan diberikan kepada peserta, yang diharapkan akan lebih memahami segala hal yang berkaitan dengan gelaran pemilihan umum yang akan datang.
Diakuinya jika sasaran utama kelas tersebut adalah para pemilih yang berusia 17 tahun atau baru memiliki hak pilih.
Mengingat, pemilih pada rentang usia tersebut belum memiliki pengalaman dan harus diberikan pemahaman yang mendalam tentang pentingnya memberikan suara mereka dalam pemilu.
“bukan hanya memberikan hak suara di TPS sebagai pemilih, namun juga menumbuhkan kesadaran sejak dini bahwa proses demokrasi lewat pemilu penting bagi keberlangsungan jalannya pemerintahan,”Katanya
Edy juga mengatakan, sosialisasi pemilih tak hanya difokuskan di ibu kota provinsi atau kabupaten/kota saja, melainkan juga ke daerah-daerah pelosok yang akses teknologi informasinya terbatas lewat program Kemah Pemilu.
“kami selaku petugas KPU yang menyambangi warga untuk memberikan edukasi pemilu guna memastikan informasi sampai kepada mereka yang ada di pelosok,” bebernya.
Pihak KPU optimis lewat upaya ini, partisipasi pemilih pada pemilu 2024 akan meningkat, seperti tren peningkatan yang terjadi sejak Pemilu 2014 yang mencapai 79 persen dan Pemilu 2019 yang mencapai 80 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT). (HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















