UNJUK RASA “Kalsel Lumpuh”, Beri Deadline Dua Pekan Tangani Karhutla

- Penulis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa aksi unjuk rasa bertajuk “Kalsel Lumpuh” di depan Kantor DPRD Kalsel, Kamis (20/8/2026). (SuarIndonesia/HM)

Massa aksi unjuk rasa bertajuk “Kalsel Lumpuh” di depan Kantor DPRD Kalsel, Kamis (20/8/2026). (SuarIndonesia/HM)

SuarIndonesia – Massa aksi unjuk rasa bertajuk “Kalsel Lumpuh” di depan Kantor DPRD Kalsel, Kamis (20/8/2026).

Dalam aksi tersebut,  massa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalsel mendesak pemerintah daerah segera mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kabut asap, kelangkaan BBM bersubsidi, hingga pemadaman listrik bergilir.

Mahasiswa memberikan tenggat waktu dua pekan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel untuk menuntaskan persoalan karhutla dan kabut asap.

Mereka juga menuntut Gubernur Kalsel mengundurkan diri apabila masalah tersebut tidak terselesaikan dalam batas waktu yang ditentukan.

Massa aksi yang bertahan sejak pukul 15.00 WITA hingga menjelang Magrib pukul 18.30 WITA tersebut ditemui langsung oleh Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK didampingi anggota DPRD H. Gt. Iskandar Sukma Alamsyah dan HM Syaripuddin serta sejumlah pejabat Pemprov Kalsel.

Supian HK menjelaskan ketidakhadiran Gubernur Kalsel disebabkan agenda kedinasan yang bertepatan dengan penutupan Jambore, sehingga diwakilkan oleh Tenaga Ahli Gubernur.

Menurutnya, pembagian tugas dilakukan agar roda pemerintahan tetap berjalan sementara DPRD menerima aspirasi publik.

Terkait tuntutan mahasiswa, Pemprov Kalsel menyatakan belum dapat memastikan masalah karhutla dan kabut asap rampung dalam dua pekan mengingat upaya pemadaman masih berlangsung di sejumlah titik.

Sementara itu, Anggota DPRD Kalsel sekaligus Ketua PMI Kalsel, H. Gt. Iskandar Sukma Alamsyah, mengungkapkan bahwa timnya telah sebulan berada di lapangan.

Baca Juga :   KARHUTLA Kubar Meluas, 415,51 Hektare Hutan dan Lahan Terbakar

Selain kondisi alam yang kering dan panas, ia menduga ada indikasi pembakaran secara sengaja yang perlu diusut tuntas oleh aparat penegak hukum.

Menanggapi tenggat waktu yang diberikan massa aksi, Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK meminta semua pihak tidak saling menyalahkan dan melihat kondisi riil di lapangan.

Ia mengimbau agar mahasiswa tidak memberikan ultimatum dengan durasi yang terlalu singkat.

“Jangan mudah menyalahkan atau menuduh sebelum memahami kondisi sebenarnya di lapangan.

Penyelesaian persoalan harus dilakukan melalui kerja bersama dan komunikasi dengan pihak terkait,” ujar Supian HK.

DPRD Kalsel berkomitmen mengawal seluruh aspirasi tersebut dan mendorong instansi teknis mengambil langkah konkret guna mengatasi persoalan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat Kalsel. (HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PEGADAIAN Championship 2026/2027: Barito Putera Tumbangkan Persiba 2-0
GUNUNG TITI Sasaran Kapolres HST “Long March” Peduli Lingkungan hingga Antisipasi Potensi Karhutla
30.190 KOLEKSI dan 20 Benda Budaya Bersejarah Dipulangkan dari Belanda
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
KECELAKAAN BERUNTUN di Kawasan Lingkar Utara Dipicu Kabut Asap
MISTERI Seorang Nelayan Tewas Berdarah Tergeletak di Rumah Warga Terus Diselidiki Polisi
ZIARAH MAKAM Memperingati 164 Tahun Wafatnya Pahlawan Nasional Pangeran Antasari
DUA TEMPAT TERBAKAR, Menara Fried Chicken dan Jegger

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:19

POLRI Mutasi 199 Personel, Termasuk Kakorlantas dan 3 Kapolda Serta 7 Wakapolda

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:07

PEGADAIAN Championship 2026/2027: Barito Putera Tumbangkan Persiba 2-0

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:59

GUNUNG TITI Sasaran Kapolres HST “Long March” Peduli Lingkungan hingga Antisipasi Potensi Karhutla

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:41

REALIZA ANTI CHAMAS dari Brasil Diujicobakan untuk Padamkan Karhutla

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:38

MISTERI Seorang Nelayan Tewas Berdarah Tergeletak di Rumah Warga Terus Diselidiki Polisi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:17

DUA TEMPAT TERBAKAR, Menara Fried Chicken dan Jegger

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:24

TERULANG KARHUTLA Melanda kawasan Golf Ujung Sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:54

MOTOGP Indonesia 2026 – Marc Marquez Menang Sprint Race

Berita Terbaru

BKSDA dan YIARI Kalbar melakukan translokasi terhadap delapan orang utan Kalimantan yang kehilangan habitat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

46 ORANG UTAN Diselamatkan Akibat Karhutla

Minggu, 11 Okt 2026 - 20:54

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca