TARGET EKONOMI Tinggi Tapi Anggaran Minim, DPRD Kalsel Ingatkan Bappeda dan BPKAD

- Penulis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​SuarIndonesia – Komisi II DPRD Kalimantan Selatan mengingatkan Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Bappeda dan BPKAD agar lebih cermat serta realistis dalam menyusun program kerja dan mengalokasikan anggaran, khususnya bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) penghasil yang menjadi mitra kerja Komisi II.

​Peringatan ini dipicu adanya ketidakselarasan antara target pertumbuhan ekonomi daerah dalam RPJMD yang dipatok cukup tinggi yakni 5,8 persen pada 2026, naik hingga 6,5 persen pada 2027, dan ditargetkan mencapai 8,1 persen pada 2029 dengan alokasi anggaran SKPD pendongkrak ekonomi yang justru merosot drastis.

​Anggota Komisi II DPRD Kalsel, Firman Yusi, menilai penyesuaian anggaran yang diberikan BPKAD terkesan tidak realistis untuk mendukung pencapaian target RPJMD tersebut.

​”Kami hanya mengingatkan bahwa RPJMD mematok pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, sementara alokasi dana untuk SKPD di Komisi II minim,” ujar Firman usai rapat pembahasan Rencana Kerja (Renja) 2027 di Gedung DPRD Kalsel, Selasa (6/10/2026).

​Firman menjelaskan, meski secara persentase ada kenaikan dari bawah 3 persen menjadi 5 persen, secara nominal angka anggaran beberapa SKPD mitra justru turun drastis hingga di bawah 50 persen dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya, pemangkasan ini akan membebani pencapaian target investasi dan perdagangan.

​”Kalau SKPD kami anggarannya terus dikurangi dan pengurangannya tak realistis, maka apakah target pertumbuhan ekonomi 8,1 persen itu juga masih realistis? Jangan-jangan ini sudah tidak realistis lagi,” tegasnya.

Baca Juga :   DIPANGKAS Anggaran Pariwisata Kalsel 2027, Komisi II Minta Efisiensi dan Inovasi

​Komisi II juga menyoroti BPKAD yang dinilai kurang teliti dalam memetakan mandatory spending.

Firman mencermati ada beban sektor pendidikan yang berjalan di SKPD mitra ekonomi, seperti Balai Pelatihan Kayu dan Logam di Dinas Perindustrian, namun anggarannya malah dipangkas dan tidak dimasukkan dalam skema anggaran wajib tersebut.

​Menanggapi hal itu, Kepala BPKAD Provinsi Kalsel, M. Fathkhan, menjelaskan bahwa minimnya alokasi anggaran daerah dipicu oleh pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat sebesar Rp 2,179 triliun.

​”Sampai sekarang masih tertahan di pemerintah pusat. Mudah-mudahan TKD kita yang tertahan bisa direalisasikan pada saat on progress APBD 2027, sehingga bisa mengakomodir program kegiatan yang sebelumnya tidak ter-cover,” terang Fathkhan.

​Dirinya menambahkan, pihak pemprov saat ini masih menunggu kepastian terbitnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait alokasi dan penyaluran TKD tersebut secara transparan. (*/HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BPBD KALSEL Terus Upayakan Penanganan Karhutla di Tengah Kendala Anggaran
KASUS BERDARAH di Kawasan Gubernur Soebarjo Direkaulang dengan 20 Adegan
DPRD KALSEL Ubah Jadwal Kegiatan Oktober 2026
DIPANGKAS Anggaran Pariwisata Kalsel 2027, Komisi II Minta Efisiensi dan Inovasi
CARI SISA KORBAN, Basarnas Tunggu Bangkai Kapal Virgo Transport 8 Diangkat
69 KORBAN Kapal Virgo Transport 8 yang Sudah Teridentifikasi
KOBARAN API di Kawasan Simpang Belitung
KORBAN KM Virgo Transport 8: Enam Jenazah Teridentifikasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:36

FEBRIE ADRIANSYAH Didakwa Peras Saksi Jiwasraya Rp55 Miliar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:27

BPBD KALSEL Terus Upayakan Penanganan Karhutla di Tengah Kendala Anggaran

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:23

TARGET EKONOMI Tinggi Tapi Anggaran Minim, DPRD Kalsel Ingatkan Bappeda dan BPKAD

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:38

DPRD KALSEL Ubah Jadwal Kegiatan Oktober 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 01:39

DIPANGKAS Anggaran Pariwisata Kalsel 2027, Komisi II Minta Efisiensi dan Inovasi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:03

CARI SISA KORBAN, Basarnas Tunggu Bangkai Kapal Virgo Transport 8 Diangkat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:54

MK: Gugatan Ijazah Gibran tidak dapat Diterima

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:39

69 KORBAN Kapal Virgo Transport 8 yang Sudah Teridentifikasi

Berita Terbaru

Gubernur Kalbar Ria Norsan memantau jumlah titik api di Kalbar. (Foto: Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

KETAPANG Dominasi Hotspot Terbanyak

Rabu, 7 Okt 2026 - 21:42

Foto Ilustrasi - Jemaah haji melakukan tawaf ifadah mengelilingi Ka’bah di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. (Foto: HO-Antara)

Nasional

BIAYA HAJI 2027 Ditetapkan Sebesar Rp98,4 Juta

Rabu, 7 Okt 2026 - 21:16

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca