KPU Kalsel Gelar Diskusi Membangun Kepercayaan Publik

KPU Kalsel Gelar Diskusi Membangun Kepercayaan Publik

Suarindonesia – Menepis isu negatif terkait pra pemilu 2019 yang akhir-akhir ini beredar di publik, KPU Provinsi Kalsel gelar diskusi publik membangun kepercayaan publik dalam pemilihan umum 2019 di Hotel Golden Tulip, Sabtu (12/1) sore.

Dalam acara tersebut hadir seluruh perwakilan KPU Daerah se Kalsel, Bawaslu Provinsi Kalsel, Bawaslu daerah Kalsel. Selain itu juga hadir Presidium JADI Kalsel Samahuddin, akademisi dari UL Mahyuni, tim kampanye dua belah pihak calon presiden 2019 Kalsel, Kepala Kesbangpol Provinsi Kalsel Drs H Adi Santoso, Polda Kalsel, Korem 1007 Antasari.

Ketua KPU Provinsi Kalsel, Edi Ariansyah, mengatakan, langkah strategis memberikan kepercayaan masyarakat yakni dengan kembali lagi menginformasikan yang sebenarnya.

Melalui forum ini diharapkan mampu menekan dan bahkan menepis isu-isu sekarang ini berkembang. Salah satunya seperi isu mulai dari kotak suara kardus yang satu sisinya transparan.

Kemudian isu tujuh kontainer surat suara yang sudah tercoblos dan kisi-kisi debat capres, kemudian isu-isu hoak lainnya terkait penyelenggaraan pemilu nanti.

Ini juga menjadi tudingan keberpihakan penyelenggara terhadap salah satu kontestan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI. Tudingan itu kemudian disertai dengan sejumlah variabel, yang dianggap mendukung.

“Isu hoak tersebut harus dicegah dengan kembali menyampaikan informasi yang benar, agar tercipta kepercayaan publik,” katanya.

Edi melanjutkan, memberikan kepercayaan kepada publik lagi, KPU menjalankan kerja sesuai dengan hukum dan perundang-undangan. Menyediakan keterbukaan informasi merupakan pelayanan pihaknya, kemudian menciptakan derajat kompetensi yang sehat adil dan partisipatif serta menciptakan derajat keterwakilan yang lebih tinggi dan demokratis.

Edi juga meminta kepada media mendukung menangkal isu yang dapat mengundang perpecahan itu. “Peran media sangat penting dalam menjaga kepercayaan itu. Mari kita berikan suasana pemilu yang kondusif dan berintegritas,” bebernya.

Presedium JADI Kalsel Samahuddin, mengapresiasi acara diskusi. Baginya, membangun kepercayaan publik dalam menghadapi Pemilu 2019 nanti adalah sangat penting. Masyarakat harus dibekali informasi dan diberi pemahaman terkait pemilu, di mana itu adalah proses demokrasi.

“Mudahan dengan diskusi ini dapat menjadikan kepercayaan masyarakat mengenai pentingnya Pemilu,” ujarnya. (SU)

 204 total views,  1 views today

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: