KPK Terus Lacak Bukti Baru, Kini Rumah Dinas Bupati HSU Digeledah

- Penulis

Minggu, 19 September 2021 - 23:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – KPK terus lacak bukti baru, dan sejak siang Minggu (19/9/2021), hingga malam penyidik KPK terus telusuri dan Rumdin (Rumah Dinas) Bupati HSU,  H Abdul Wahid,, digeledah.

Di mana pagar depan rumah nampak tertutup oleh plastik putih yang mengelilingi pagar bagian depan.

Sebagaimana diketahui usai OTT tim KPK pada Dinas PUPR Kabupaten HSU Provinsi Kalimantan Selatan , beberapa waktu lalu, kemudian berbuntut penggeledahan juga terhadap rumah dinas.

Dimulai sekitar pukul 14.00 WITA, dikediaman rumah dinas bupati dari luar pagar terlihat dua buah mobil Polres HSU berada di dalam.

Dan 4 buah mobil minibus yang kabarnya sedang berada di halaman.

Hingga pukul 21.30 WITA, dikediaman bupati masih pagar kondisi tertutup dan terlihat mobil keluar masuk dan ditutup lagi.

Infomasi lain, penggeledahan dibantu 8 personel Polres HSU untuk pengamanan

Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan SIk saat dikonfirmasi awak media mengatakan bahwa pihaknya memang diminta pimpinan KPK untuk melakukan pengamanan.

“Kami hanya melaksakan pengamanan, sesuai dengan permintaan di rumdin bupati,” bebernya.

Penelusuran itu, setelah sebelumnya ruang kerja kantor bupati di Jalan A Yani, Murung Sari, Amuntai Tengah, disegel penyidik KPK (Pemberantasan Korupsi (KPK).

Penggeledahan di kediaman bupati dikabarkan untuk mencari barang bukti, terkait telah menjerat tiga tersangka dalam kasus komitmen fee sebesar 15 persen dalam dua proyek irigasi senilai Rp 1,9 M (Miliar) dan Rp 1,5 M dari Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang dan Pertanahan (PUTRP).

Sebelumnya itu, Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, juga menyampaikan soal penetapan tersangka serta rentetan kasus.

Tiga tersangka yang dimaksud yakni Plt Kepala Dinas PUTRP HSU, MK, dan MRH selaku pihak swasta dari CV Hanamas, serta FH selaku pihak swasta dari CV Kalpataru.

Baca Juga :   KANTOR PLN UP3 Banjarmasin "Digeruduk" Massa Aliansi Pemuda

MK bersama MRH dan FH diduga kuat telah bersepakat soal commitment fee sebesar 15 persen.

Itu dari tiap proyek rehabilitasi irigasi di Kecamatan Amuntai Selatan dan Kecamatan Banjang, Kabupaten HSU yang dimenangkan oleh perusahaan masing-masing.

Diketahui, MRH melalui bersama CV Hanamas diketahui memenangkan lelang proyek di Desa Kayakah, Amuntai Selatan dengan nilai Rp 1,9 M.

Sementara, FH melalui CV Kalpataru memenangkan proyek irigasi di Desa Karias, Banjang dengan nilai Rp 1,5 M.

Jika ditotal keseluruhan dengan kesepakatan fee 15 persen, maka MK selaku kuasa pemegang anggaran ditengarai memperoleh fee sebesar Rp 345 juta.

“Sebelum lelang ditayangkan, MK diduga telah memberi persyaratan lelang kepada MRH dan FH sebagai calon pemenang kedua proyek.

Dengan termasuk kesepakatan memberi uang commitment fee sebelum 15 persen,” beber Alex.

Selain MK, MRH, dan FH, komisi antirusuah juga mengamankan KI (ASN), LI (Mantan Ajudan Bupati HSU), MB (ASN) dan MJ (Swasta). Namun, baru tiga tersangka yang ditetapkan atas kasusnya. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN di Komplek DPR Bandarmasih, “Renggut Nyawa” Seorang Anggota Pemadam Kebakaran
WARGA Komplek DPR Bandarmasih Digegerkan Kobaran Api
8 BANDARA Ditutup! 1.558 Penerbangan Ditunda
KARHUTLA KALSEL: TNI AU Maksimalkan Dukungan Operasi Udara
PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi
MOBIL SUV HITAM Dikejar, Diduga Tabrak Sejumlah Pengendara dan Kabur
KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam
SEORANG ANAK Tenggelam di Sungai Martapura

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 12:24

KEBAKARAN di Komplek DPR Bandarmasih, “Renggut Nyawa” Seorang Anggota Pemadam Kebakaran

Senin, 7 September 2026 - 12:10

WARGA Komplek DPR Bandarmasih Digegerkan Kobaran Api

Minggu, 6 September 2026 - 23:48

KARHUTLA KALSEL: TNI AU Maksimalkan Dukungan Operasi Udara

Minggu, 6 September 2026 - 22:11

PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi

Minggu, 6 September 2026 - 21:54

KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam

Minggu, 6 September 2026 - 21:48

SEORANG ANAK Tenggelam di Sungai Martapura

Minggu, 6 September 2026 - 20:27

RATUSAN APD dan Masker untuk Petugas Karhutla Kalsel

Minggu, 6 September 2026 - 20:20

14 PENERBANGAN di Bandara Syamsudin Noor Terdampak Erupsi Krakatau

Berita Terbaru

Bandara Soekarno Hatta ditutup sementara untuk seluruh aktivitas penerbangan karena ada indikasi sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. (Foto: Antara/M Iqbal)

Nasional

8 BANDARA Ditutup! 1.558 Penerbangan Ditunda

Senin, 7 Sep 2026 - 00:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca