KOMISI III DPR-RI, Pangeran Khairul Saleh Bersama Nama-nama Tersohor Menempatinya

- Penulis

Selasa, 29 Oktober 2019 - 22:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – DPR RI secara resmi menetapkan susunan para anggota yang tersebar di 11 komisi dan lima alat kelengkapan dewan (AKD) masa bakti 2019-2024 pada Rapat Paripurna Selasa (29/10).

Pangeran Kharul Saleh asal Kalsel dari Fraksi PAN duduk di Komisi III. Dia bersama nama-nama tersohor yang masih bertahan komisi tersebut.

Misalnya, nama Politikus PDIP, Arteria Dahlan masih bertahan dan kembali menempati Komisi III DPR. Pada DPR periode 2014-2019 lalu, Arteria juga ditempatkan di komisi yang berfokus di isu hukum, hak asasi manusia, dan keamanan itu.

Tak hanya Arteria, Fraksi PDIP lain yang menempati sebagai anggota Komisi III di antaranya adalah Masinton Pasaribu, Idham Samawi hingga Herman Hery. Nama terakhir Herman Hery ini yang jadi Ketua Komisi III.

Sementara Fraksi Partai Golkar kembali menempatkan nama Aziz Syamsudin hingga Bambang Soesatyo dan enam kader lainnya. Sementara itu, Partai Gerindra kembali menempatkan Desmond J Mahesa dan Muhammad Syafi’i bersama enam anggota lainnya di komisi tersebut.

Fraksi Partai Nasdem sendiri menempatkan nama Taufik Basari hingga Hillary Brigitta Lasut beserta 4 kader lainnya di Komisi III. Fraksi PKB sendiri menempatkan Cucun Ahmad Syamsurijal hingga Jazilul Fawaid. Lalu, Fraksi Demokrat menempatkan Hinca Panjaitan hingga Benny K Harman.

Selain itu, Fraksi PKS kembali menempatkan nama Aboe Bakar Alhabsyi hingga Muhammad Nasir Djamil. Lalu Fraksi PAN menempatkan Mulfachri Harahap, Pangeran Khairul Saleg hingga Sarifudin Sudding. Terakhir, Fraksi PPP kembali menempatkan Arsul Sani di komisi tersebut.

Peran Mulan Jameela

Selain Arteria, terdapat nama pesohor lain seperti R.Wulansari atau yang dikenal dengan nama Mulan Jameela kini ditempatkan Partai Gerindra di Komisi VII DPR. Komisi ini menangani bidang energi, riset, dan teknologi. Dalam laman resmi DPR mitra kerja Komisi VII ada 15 lembaga dan kementerian.

Baca Juga :   IM57+ CEMAS! Kasus Gubernur Kalsel Sahbirin jadi Harun Masiku Jilid II

Selain Mulan, Fraksi Gerindra turut menugaskan nama Gus Irawan Pasaribu, Moreno Soeprapto dan empat anggota lainnya di Komisi VII.

Sementara PDIP menugaskan nama Bambang Wuryanto, Adriana Dondokambey dan 10 orang lainnya di komisi tersebut. Golkar sendiri telah menugaskan Alex Nurdin, Maman Abdurahman dan enam nama lainnya. PKB turut menugaskan Syaikhul Islam, Abdul Wahid dan tiga orang lainnya.

Sementara Nasdem menugaskan Sugeng Suparwoto, Charles Mekyansyah dan tiga nama.lainnya di Komisi VII. Demokrat menugaskan nama Sartono Hutomo, Zulfikar H dan tiga kader lainnya.

Sementara PKS menugaskan Tifatul Sembiring, Rofik Hananto dan dua kader lainnya. Fraksi PAN menugaskan Abraham Lunggana atau Haji Lulung, Eddy Soeparno dan dua orang lain. Sementara PPP menugaskan nama Anwar Idris sendirian di Komisi VII.

Selain itu, Komisi I DPR banyak ditempati oleh nama-nama lama yang kembali duduk di komisi yang membidangi persoalan pertahanan, luar negeri, komunikasi dan informatika, dan intelijen tersebut.

Dari Fraksi PDIP, nama Puan Maharani, TB Hasanuddin, Adian Napitupulu dan 9 nama lainnya ditugaskan di komisi tersebut. Sementara Golkar menugaskan Meutya Hafid, Dave Laksono, Lodewijk Paulus dan 5 kadernya menempati posisi tersebut.

Fraksi Gerindra sendiri kembali menugaskan nama-nama seperti Fadli Zon, Andika Pandu Purgabaya dan lima orang lainnya. Sementara PKB menugaskan Muhaimin Iskandar, Helmy Faishal Zaini dan tiga orang lainnya di Komisi I.

PKS sendiri kembali menugaskan Mantan Ketua Komisi I DPR periode 2014-2019 Abdul Kharis Almasyhari, Jazuli Juwaini, Sukamta dan dua orang lainnya di posisi tersebut. (CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS PRIA TENTENG PISTOL Depan Arena Gym, Polresta Banjarmasin Minta Keterangan Saksi dan Korban
TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura
SEORANG REMAJA Diduga Epelipsi Hilang di Sungai Martapura
DUEL SENGIT Barito Putera Vs Persiba Sama Kuat 3-3
4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga
PRESIDEN Terbitkan Tiga Regulasi Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
KASUS PROYEK di Disdik Banjarmasin Ternyata Total Anggaran 6,5 Miliar, Segera Tetapkan Tersangka
DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 23:41

GADIS di Martapura Ditemukan Tewas, dalam Mulutnya Ada Sikat Cuci Baju

Minggu, 19 April 2026 - 15:57

PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi

Minggu, 19 April 2026 - 15:18

KASUS PRIA TENTENG PISTOL Depan Arena Gym, Polresta Banjarmasin Minta Keterangan Saksi dan Korban

Sabtu, 18 April 2026 - 23:27

SEORANG REMAJA Diduga Epelipsi Hilang di Sungai Martapura

Sabtu, 18 April 2026 - 17:58

DUEL SENGIT Barito Putera Vs Persiba Sama Kuat 3-3

Jumat, 17 April 2026 - 21:53

PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin

Jumat, 17 April 2026 - 21:52

4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga

Jumat, 17 April 2026 - 20:09

PRESIDEN Terbitkan Tiga Regulasi Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terbaru

Pekerja menyusun tabung gas LPG yang kosong untuk dimasukkan ke dalam kontainer di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, Maluku Utara, Selasa (30/12/2025). (Dok Antara)

Bisnis

HARGA LPG 12 Kg Naik jadi Rp228 Ribu per Tabung

Minggu, 19 Apr 2026 - 23:12

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca