Pimpinan Komisi III DPR-RI yang terdiri dari Wakil Ketua Ahmad Syahroni (dua dari kiri) Wakil Ketua Pangeran Khairul Saleh (paling kanan) dan anggota Arteria Dahlan (paling kiri) menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada Sufmi Dasco Ahmad.(dua dari kiri) Koordinator Satgas Lawan COVID-19 DPR RI yang juga Wakil Ketua DPR RI.(Foto/Ist)
SuarIndonesia – Komisi III DPR-RI memberikan bantuan 2.600 paket sembako untuk masyarakat yang terdampak COVID-19. Penyerahan secara simbolis bantuan paket sembako dilakukan Pimpinan Komisi III DPR RI yang terdiri dari Wakil Ketua Ahmad Syahroni Wakil Ketua Pangeran Khairul Saleh dan anggota Arteria Dahlan kepada Dr. Ir. Sufmi Dasco Ahmad, SH., MH, Koordinator Satgas Lawan COVID-19 DPR-RI yang juga Wakil Ketua DPR-RI.
Kepada SuarIndonesia.com, Wakil Ketua Komisi III DPR-RI Pangeran Khairul Saleh mengungkapkan, bantuan 2.600 paket sembako ini merupakan bantuan dari Pimpinan Komisi III DPR RI yang akan disalurkan melalui Satgas Lawan COVID-19 DPR RI kepada masyarakat terdampak COVID-19 baik secara ekonomi maupun sosial. Terutama bagi masyarakat yang berada di zona merah dan sudah menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Sementara Dr. Ir. Sufmi Dasco Ahmad, SH., MH, Koordinator Satgas Lawan COVID-19 DPR RI l/Wakil Ketua DPR-RI mengatakan, “hari ini, saya menerima rekan-rekan dari Komisi III DPR-RI untuk penyerahan secara simbolis bantuan paket sembako yang akan disalurkan kepada masyarakat terdampak COVID-19.”
Menurut Sufmi Dasco, sejak awal, Satgas Lawan Covid-19 DPR RI dibentuk untuk membantu pemerintah dalam percepatan penanganan virus Corona di Indonesia.

“Satgas ini tidak menggunakan anggaran negara. Dalam tugasnya, Satgas Lawan Covid DPR RI berfungsi menjadi penghubung donatur dari publik untuk memberikan bantuan langsung ke rumah sakit dan warga terdampak,” katanya seraya menambahkan, bantuan diberikan langsung berupa alat kesehatan, obat-obatan dan logistik dan Satgas tidak menerima bantuan berupa uang.

Sufmi Dasco berharap, dengan semangat kebersamaan dan gotong royong ini, semoga masyarakat dapat melaksanakan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan baik dan disiplin. “Sehingga kita dapat memutus mata-rantai menyebaran COVID-19 dengan lebih efektif dan efisien,” katanya.(RA)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















