SuarIndonesia – Adanya klarifikasi soal hembusan Aparatur Pemerintah di Kota Banjarbaru tak netral dalam pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru 2024, mendapat respons dari Tim Hanyar Banjarbaru
Tim merespons atas sikap Camat, Lurah, dan perwakilan Ketua RT di Banjarbaru yang membantah terlibat politik praktis PSU Pilkada Banjarbaru.
“Itu hak mereka, mari kita buktikan di MK,” lata Tim Hukum Hanyar, Muhamad Pazri.
Dimana semua hembusan ditanggapi Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Banjarbaru, Sirajoni.
Ia, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan klarifikasi langsung kepada para camat dan lurah.
Hasilnya, seluruh aparatur yang dikonfirmasi menyatakan tidak terlibat dalam politik praktis.
“Saya sudah konfirmasi dengan camat dan lurah. Mereka menyatakan tidak terlibat sama sekali dalam kegiatan politik,” ujarnya saat konferensi pers di Aula Gawi Sabarataan, Jumat (16/5/2025).
“Sekali lagi, itu hak mereka untuk mengklarifikasi, tapi salah satu parameter penilainya masyarakat yang sudah sangat banyak angkat bicara (speak up) secara langsung kepada kami Tim Hanyar, ada surat pernyataan saksi-saksi,” tambah Muhamad Pazri, Jumat (16/5/2025).
“Jadi bukti dan di komentar-komentar media sosial, itu juga jadi bukti, selain Group WA yang sudah ditampilkan di MK,” tegasnya.
Ia menilai, para Ketua RT dan RW se-Banjarbaru seharusnya dikumpulkan untuk membantah dalil Pemohon di Mahkamah Konstitusi, tidak benar.
“Tim Hanyar punya bukti kuat. Mari lebih lanjut kita buktikan bersama di MK,” ucapnya. (*/ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















