KIRIMAN DAN PASANG Air Sungai Perparah Banjir di Banjarmasin

- Penulis

Selasa, 19 Januari 2021 - 11:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SuarIndonesia – Kecamatan Banjarmasin Timur dan Selatan menjadi daerah terparah yang dilanda banjir.

Bahkan di Kecamatan Banjarmasin Timur, hampir sepekan wilayah tersebut termasuk jalan raya sudah digenangi banjir.

“Lima hari kami memantau, kondisi paling parah daerah Timur dan Selatan. Sebagian Utara,” ucap Ibnu Sina, Wali Kota Banjarmasin, saat ditemui awak media di lobby Balai Kota Banjarmasin, Senin (18/01/2021).

Menurutnya, ada beberapa faktor yang membuat banjir di daerah Kecamatan Banjarmasin Timur sampai sekarang tidak kunjung surut.

“Pertama, Sungai Martapura yang belum surut hingga menyebabkan air tidak bisa mengalir,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kondisi tersebut diperparah karena posisi Banjarmasin Timur yang berhadapan langsung dengan Kabupaten Banjar, yang membawa kiriman air.

“Ini adalah kiriman dari daerah atas. Itulah membuat sungai-sungai kita juga penuh dan tidak bisa menampung debit air untuk dialirkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Windiasti Kartika mengakui bahwa banjir yang tak kunjung surut di kawasan tersebut disebabkan kondisi Sungai Martapura yang masih pasang.

Baca Juga :   BANJARMASIN Waspada DBD!

Bahkan saat posisi sungai Martapura sudah surut, tinggi air ternyata masih lebih dari pada biasanya. Hingga akhirnya tidak bisa mengalir.

“Karena limpahan dari hulu yang banyak membuat air tinggi. Bahkan air dari Sungai Martapura masuk ke Sungai Veteran. Seharusnya tidak,” ucap Windi.

Untuk menanggulanginya, Windi mengklaim, akan segera melakukan sistem pompanisasi membuang air dari daerah tertinggi, bekerjasama dengan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK).

Cara lainnya lanjut Windi, adalah dengan melakukan pengerukan sungai-sungai yang menjadi outlet. Seperti sungai Kelayan dan Veteran.

“Kita belum menghitung efektivitasnya. Kita harap bisa mengurangi ketinggian muka air yang ada lahan permukiman,” tutupnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink
BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel
DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah
DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla
354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba
AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI
DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:15

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10

DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:06

DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:24

354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:38

AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:17

DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Berita Terbaru

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:30

Petugas melepasliarkan orangutan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. (Foto: Yayasan BOS)

Kalteng

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:23

BPDLH dan Tim Norwegia bersama Dishut Kalsel saat mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan program FOLU Net Sink 2030 di Desa Pasar Batu, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (18/6/2026). (Foto: Dishut Kalsel)

HST

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca