KETUM Muhammadiyah: Idulfitri 2024 Mungkin Serempak dengan Pemerintah!

- Penulis

Jumat, 22 Maret 2024 - 00:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir menyebut waktu pelaksanaan lebaran tahun ini kemungkinan besar serempak antara pemerintah dan Muhammadiyah. [CNNIndonesia/Tunggul]

Ketum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir menyebut waktu pelaksanaan lebaran tahun ini kemungkinan besar serempak antara pemerintah dan Muhammadiyah. [CNNIndonesia/Tunggul]

SuarIndonesia — Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir mengungkap pelaksanaan Hari Raya Idulfitri 2024 atau 1 Syawal 1445 Hijriah kemungkinan besar serempak antara pemerintah dengan Muhammadiyah.

“Untuk Idulfitri dari hasil kajian dan pengumpulan informasi sama untuk yang Idulfitri. Jadi kemungkinan berbeda itu tipis,” kata Haedar ditemui di FIP UNY, Sleman, DIY, dilansir CNNIndonesia, Kamis (21/3/2024).

Akan tetapi, lebih penting bagi Haedar untuk tak memandang beda atau sama waktu pelaksanaan lebaran itu. Melainkan, fokus menjadikan ibadah puasa dan Hari Raya Idulfitri untuk mencerahkan serta mematangkan pribadi atau perilaku masing-masing.

“Mematangkan dan mencerahkan pribadi kita perilaku kita, sikap kita, pikiran kita, sehingga membawa pencerahan di dalam kehidupan umat dan negara,” ucapnya.

Haedar juga percaya Pemerintah Indonesia selalu mampu mengayomi masyarakatnya yang majemuk ini.

“Saya pikir masalah itu tidak akan jadi problematik ketika pemerintah sendiri ngayomi semua pihak baik ketika (waktu pelaksanaan lebaran) sama, lebih-lebih ketika berbeda,” tutupnya.

Sebelumnya, Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Astronomi pada Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof Thomas Djamaludin menyebut waktu pelaksanaan Idulfitri tahun ini akan seragam.

“Idulfitri Insya Allah akan seragam 10 April,” ujar Thomas dikutip dari detikNews, Jumat (8/3/2024).

Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1445 H akan jatuh pada 10 April 2024 menurut kriteria baru yang mengacu pada hasil kesepakatan Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS).

Baca Juga :   TIM MILBoard UI Juara Dunia di Unesco Youth Hackathon 2024

Thomas mengungkapkan, tinggi bulan di Jakarta pada 9 April 2024 adalah 6,3 derajat dengan elongasi 8,9 derajat. Artinya, ketinggian telah melebihi 3 derajat, sementara elongasi sudah lebih dari 6,4 derajat.

“Kalau dilihat dari peta garis tanggal wilayah Indonesia dan sebagian Australia itu sudah memenuhi kriteria MABIMS,” ujar Thomas dalam acara diskusi bertajuk Kriteria Baru MABIMS dalam Penentuan Awal Ramadan, di kantor BRIN Jakarta.

Menurutnya, data juga menunjukkan posisi bulan pada 9 April sudah berada di atas ufuk pada saat terbenam matahari. Maka dari itu, ormas Islam yang menggunakan kriteria wujudul hilal juga akan memutuskan 1 Syawal 1445 H jatuh pada 10 April 2024.

Adapun, awal bulan puasa 1 Ramadan 1445 menurut kriteria baru MABIMS akan jatuh pada tanggal 12 Maret 2024. Thomas menyampaikan pada akhir bulan Syaban 1445 H atau 10 Maret 2024 tinggi bulan di Indonesia kurang dari 1 derajat.

Sementara, Muhammadiyah jauh-jauh hari memutuskan awal Ramadan 2024 pada 11 Maret 2024 lantaran patokan bulan baru tak sebesar kriteria MABIMS. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel
TANGANI KBGO, Kemkomdigi Ketatkan Pengawasan Platform Digital
LULUSAN SR Dijanjikan Beasiwa dan Peluang Kerja
KERIBUTAN di Depan Tempat Gym, Seorang Pria Keluarkan “Pistol”
20 PERSONEL Tim SAR Dikerahkan Cari Helikopter Hilang di Sekadau
IIMU RETRET AKMIL, Supian HK : Siap Terapkan di Kalsel !
LAKA LIBATKAN Dua Emak-emak di Banjarmasin, Respon Cepat 110 Polri Permasalahan Berakhir Damai
MENHAJ: Kesiapan Layanan Haji Indonesia Sudah Hampir Selesai

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 21:50

IIMU RETRET AKMIL, Supian HK : Siap Terapkan di Kalsel !

Rabu, 15 April 2026 - 21:44

LAKA LIBATKAN Dua Emak-emak di Banjarmasin, Respon Cepat 110 Polri Permasalahan Berakhir Damai

Rabu, 15 April 2026 - 21:42

BANDARA Syamsudin Noor Siap Layani 6.758 Jemaah Haji

Rabu, 15 April 2026 - 21:36

PEMASUKAN Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan

Rabu, 15 April 2026 - 00:00

FAIRID: Tak Ada Pemberhentian PPPK

Selasa, 14 April 2026 - 23:51

PRODUKSI PADI Kalsel Capai 1,3 juta Ton

Selasa, 14 April 2026 - 22:33

ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli

Selasa, 14 April 2026 - 22:21

SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi

Berita Terbaru

Menteri Sosial Saifullah Yusuf memberikan arahan dalam Musrenbang Provinsi Nusa Tenggara Barat di Mataram, Kamis (16/4/2026). (Antara/Sugiharto P)

Nasional

LULUSAN SR Dijanjikan Beasiwa dan Peluang Kerja

Kamis, 16 Apr 2026 - 19:45

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca