KETUA Komisi IV DPRD Kalsel akan Pertanyakan ke Disdik Ada Sekolah Belum Layak

- Penulis

Rabu, 2 November 2022 - 00:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, HM Lutfi Saifuddin menyayangkan masih adanya bangunan sekolah yang belum layak namun digunakan untuk keberlangsungan aktivitas belajar mengajar.

Seperti di SMA Negeri 1 Pamukan Selatan desa gunung calung Kab. Kotabaru yang kondisinya cukup memprihatinkan, pasalnya bangunan sekolah ini hanya baratapkan terpal.

“Kita akan pertanyakan pada Disdik Provinsi, temuan dari komisi 2 mengenai sekolah beratapkan terpal itu, kenapa sampai kondisinya tidak layak masih juga digunakan,” ucapnya, Selasa (1/11/2022)

Lanjut Lutfi, Disdikbud Provinsi Kalsel sebagai yang berwenang harus bertanggung jawab memperbaiki sarana dan prasarana yang ada di sekolah itu.

“Kita minta tahun depan tidak ada lagi permasalahan sekolah seperti di SMAN 1 Pamukan Selatan desa gunung calung Kab. Kotabaru, itu harus sudah diperbaiki,” Tegasnya

Dirinya berharap kepada pemerintah kabupaten dan kota bilamana adanya sekolah yang kondisinya sangat memprihatinkan, bahkan membahayakan peserta didik yang termasuk kewenangan dari provinsi segera ke DPRD Kalsel.

“Segera laporkan dan temui kami komisi IV DPRD Kalsel,” imbuhnya

Sedikit informasi, SMAN 1 Pamukan Selatan, di Desa Gunung Calang, Kab. Kotabaru, sangat memprihatinkan, pasalnya bangunan sekolah hanya baratapkan terpal, beralas semen, kursi dan meja kayu seadanya.

Terlebih, pengadaan dua kelas baru merupakan hasil bantuan swadaya guru dan keikhlasan dari warga setempat.

Baca Juga :   PEJABAT PUPR HST Diduga Korupsi Proyek Jalan di Dua Desa

Hal ini diketahui Wakil Ketua Komisi 2 DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, saat melakukan reses.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Desa Gunung Calang, M Arafah, mengatakan, Pemerintah desa setempat telah menghibahkan lahan seluas 2 Hektar (Ha) untuk membangun baru lokasi dua SMA Negeri 1 Pamukan Selatan Kotabaru.

Lanjutnya menjelaskan, dua kelas dan satu ruang guru ini sebelumnya merupakan hasil swadaya puluhan tahun silam dari Pemerintah Desa Gunung Calang. Total yang dikeluarkan mereka kala itu sebesar Rp 180 juta.

“Kalau fasilitas ini dibangun sekitar tahun 90-an dan anggarannya murni dari APBDesa hasil dari retribusi tambang dan sisanya dari swadaya masyarakat. dari situ karena hajat keseluruhan untuk membangun sekolah,” paparnya.

Terkait keadaan ruang kelas XII Lokasi II SMA Negeri 1 Pamukan Selatan dengan bangunan yang terbuat dari terpal itu diperkirakan sudah berjalan sekitar lima tahunan lebih kondisinya terpaksa harus dinikmati seadanya.

“kami tak mampu memperbaikinya, semoga setelah paman Yani melihat kondisi, aspirasi kami mendapatkan hak pendidikan yang sama dapat terwujud termasuk pembenahan infrastrukturnya,” harapnya. (HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DISDIKBUD ‘Digeruduk’ Emak-emak
DIPERSIAPKAN Pemprov Kalsel Lima langkah Penguatan Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat
BURONAN PEMBUNUH Kakak Ipar Diringkus Polresta Banjarmasin di Pahandut Kalteng
POLICE EXPO 2026 Digelar Polda Kalsel Momentum Semakin Mendekatkan dengan Masyarakat
“KASUS BERDARAH” Tewaskan Seorang ABK di Rajawali Banjarmasin Selatan dengan 17 Adegan
KABAR DUKA, Mantan Anggota DPRD Balangan dari Fraksi Partai Golkar Tutup Usia
MANTAN RM BRI Kotabaru Raup 4,9 Miliar dan Sempat Kabur ke Luar Negeri, Kini Terduduk Lesu di Kursi Pengadilan Tipikor Banjarmasin
PERTEMUAN Menteri P2MI dengan Gubernur Kalsel, Disampaikan Banyak Anak Muda Potensi Bersaing di Dunia Kerja Internasional

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:30

BEJAT! Paman Cabuli Dua Keponakannya Lima Kali

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:20

DISDIKBUD ‘Digeruduk’ Emak-emak

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:12

3 PENCURI Meteran Air PDAM Diringkus

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:58

POLRI Rekrutmen Penyandang Disabilitas

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:20

BURONAN PEMBUNUH Kakak Ipar Diringkus Polresta Banjarmasin di Pahandut Kalteng

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:06

POLICE EXPO 2026 Digelar Polda Kalsel Momentum Semakin Mendekatkan dengan Masyarakat

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:41

“KASUS BERDARAH” Tewaskan Seorang ABK di Rajawali Banjarmasin Selatan dengan 17 Adegan

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:58

KABAR DUKA, Mantan Anggota DPRD Balangan dari Fraksi Partai Golkar Tutup Usia

Berita Terbaru

Timnas Brasil lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. (Foto: IMAGN IMAGES via Reuters/SAM NAVARRO)

Internasional

PIALA DUNIA 2026: Tim-Tim Raksasa Tunjukkan Dominasi

Kamis, 25 Jun 2026 - 22:52

Barang bukti kasus paman cabuli dua ponakan di Pontianak. (Foto: Ocsya Ade CP)

Hukum

BEJAT! Paman Cabuli Dua Keponakannya Lima Kali

Kamis, 25 Jun 2026 - 22:30

Emak-emak geruduk Disdikbud Kobar karena anak tak lolos sistem zonasi. (Foto: Istimewa)

Kalteng

DISDIKBUD ‘Digeruduk’ Emak-emak

Kamis, 25 Jun 2026 - 22:20

3 Pelaku pencurian meteran air PDAM berhasil diringkus. (Foto: Dok Polres Kapuas)

Hukum

3 PENCURI Meteran Air PDAM Diringkus

Kamis, 25 Jun 2026 - 22:12

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir (kedua dari kanan). (Foto: Divisi Humas Polri)

Hukum

POLRI Rekrutmen Penyandang Disabilitas

Kamis, 25 Jun 2026 - 21:58

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca